Tetanggaku ... Mantanku

Tetanggaku ... Mantanku
Bab 13. Drama Saat Makan Siang


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 13


Saat mata Bella melihat ke arah pintu masuk terlihat ada Candra dan Citra masuk ke restoran ini. Ada rasa kesal, marah, dan ingin berteriak keras kepada mantannya itu.


Bram melihat ekspresi wajah Bella berubah. Dia pun memalingkan mukanya ke arah yang dituju oleh sang istri. Terlihat ada dua orang yang dikenalnya sedang berjalan ke arah mereka.


Bab 13


Bram pun memegang tangan Bella mencoba memberi ketenangan pada istrinya itu. Laki-laki itu tersenyum lembut.


"Tenang. Jangan panik, kamu bersihkanlah biasa saja. Seolah-olah mereka adalah orang lain tidak kamu kenal. Jika kamu menunjukkan perasaan saat ini, itu malah akan membuat mantan kekasih merasa senang. Karena itu menunjukkan bahwa kamu masih sangat mencintai dirinya," bisik Bram kepada Bella.


Perempuan itu pun mengangguk dan membalas genggaman tangan Bram. Bahkan dia pindah duduk menjadi bersisian.


Saat Candra masuk ke dalam restoran, dia melihat ada Bella di sana sedang duduk saling berhadapan dengan suaminya. Hati dia pun terasa panas dia ingin sekali mantan kekasihnya itu dari sana. Entah kenapa hati kecilnya masih tidak rela, kalau Bella bersanding dengan laki-laki lain.


Laki-laki itu pun sengaja duduk di samping meja yang ditempati oleh Bella. dia ingin melihat dan mendengar apa yang akan mereka lakukan. Meski dia harus menahan gejolak dalam hatinya.


Netra Candra dan Bella sering bersirobok hanya beberapa detik. Dalam hati mereka masih ada desiran yang bisa mereka rasakan. Bohong jika mereka bilang sudah tidak saling mencintai. Sebab, nyatanya mereka masih menyimpan perasaan itu meski hanya saling diam.


Hal ini juga bisa dirasakan oleh Bram. Dia melihat kedua orang itu masih saling mencintai terlihat jelas dari pancaran mata mereka. Namun, keadaan saat ini membuat kehidupannya tidak bisa bersama karena sudah punya pasangan masing-masing.


Keadaan restoran semakin panas saat kedatangan pasangan Adelia dan Andra. Pasangan yang sedang gemar sekali memperlihatkan adegan mesra di hadapan pasangan masing-masing itu, kini duduk di dekat meja mereka. Kedua orang itu sengaja duduk mengarah kepada para mantan dan pasangannya. Tentu saja agar bisa nanti bisa memperlihatkan adegan romantis yang akan mereka buat. Serta melihat ekspresi wajah para mantan yang pastinya kebakaran jenggot.


"Sayang duduknya di sini." Andra menarik kursi untuk Adelia dan dia pun duduk di sampingnya. 

__ADS_1


Seorang pelayan pun datang menghampiri kedua pasangan ini. Diserahkannya dua buku menu masing-masing kepada Andra dan Adelia. Pelayan itu matanya terus menetap ke arah Andra dan Adelia bisa merasakan kalau kalau pelayan itu tertarik pada laki-laki yang duduk di sampingnya.


"Suamiku, kamu mau pesan apa?" tanya Adelia dengan suara manjanya sambil merangkul lengan Andra.


"Aku ingin makan cumi asam pedas dan minuman air mineral saja," jawab Andra.


"Tidak mau memesan ayam kecap manis pedas?" tanya Adelia masih dengan suaranya dibuat semenja mungkin.


"Kalau-ayam kecap manis pedas paling enak itu buatan kamu, Sayang. Itu untuk kita makan malam nanti, ya? Karena aku masih tidak bosan, makan masakan buatan kamu," puji Andra kepada Adelia sambil membelai pipi mulus itu dengan lembut.


"A~h, Suamiku. Kamu pintar sekali memuji aku. Aku 'kan jadi malu, dipuji terus oleh laki-laki tampan seperti kamu," balas Adelia, lalu mencium pipi Andra.


Ada tiga pasang Mata yang terbelalak melihat tingkah Adelia baru kepada Andra. Yaitu, Bram, Citra, dan pelayan yang berdiri di samping Adelia. Mata mereka bertiga semakin besar seakan keluar dari tempatnya saat Andra mencium lembut bibir istrinya.


'Adelia di mana rasa malu kamu sekarang? Ke mana perginya gadis polos dan baik hati tidak suka mengumbar kemesraan dihadapan umum?' (Bram)


'Ini semua pasti gara-gara laki-laki itu! Sudah mengubah kepribadian Adelia yang polos menjadi orang yang tidak tahu malu.' (Bram)


'Lihat saja, akan aku pastikan kalau kamu tidak akan bisa berpaling dariku.' (Citra)


'Kenapa dengan Bram? Dia terlihat aneh. Apa sudah terjadi sesuatu padanya?' (Bella)


Bella pun menggenggam tangan Bram yang ukurannya lebih besar. Lalu, tepuk-tepuk menggunakan tangan sebelahnya lagi.


Laki-laki itu pun tersenyum kepada sang istri yang sudah memberikan dukungan padanya. Bram tahu kalau dia juga harus bisa move on dari Adelia meski sangat sulit. Bahkan dia tidak yakin bisa melupakan gadis cinta pertamanya ini.


Makanan yang dipesan oleh mereka, kini sudah tersaji di meja mereka masing-masing. setiap pasangan punya cara masing-masing menikmati acara makan siang itu.


Pasangan Citra dan Chandra makan dengan diam, tidak ada percakapan sama sekali di antara mereka. Terkesan kaku dan tidak mempedulikan satu sama lain.

__ADS_1


Pasangan Bram dan Bella makan dengan tenang dan sekali mereka mengomentari makanan yang sedang mereka makan. Meski makanan kesukaan mereka berbeda, keduanya saling mencoba makanan itu.


"Kamu coba makan udang asam pedas ini enak sekali, loh!" Bella menyodorkan sendoknya ke arah mulut Bram.


Awalnya Bram merasa ragu-ragu untuk menerima suapan dari sang istri. Namun, saat melihat Adelia sedang menyuapi Andra, dia pun langsung mengharap udang pedas itu.


"Bagaimana rasanya enak, 'kan?" tanya Bella sambil menyunggingkan senyum manisnya.


"Iya, enak sekali. Apa kamu mau aku memasakkan makanan ini untukmu?" balas Bram dengan menatap wajah Bella yang terlihat ceria.


"Kamu bisa membuat makanan seperti ini?" tanya Bella tidak percaya.


"Bisa," jawab Bram sambil mengangguk dan tersenyum tipis.


"Mau ... mau ... aku mau dibuatkan makanan kesukaanku ini," balas Bella dengan penuh semangat dan senyum lebar menghias wajahnya.


Di meja samping terlihat Chandra melotot karena melihat Bella menyuapi suaminya. Padahal dulu dirinya 'lah yang selalu disuapi oleh wanita itu.


'Apa maksudnya itu Bella? Apa kamu sengaja melakukan itu untuk memanasi diriku.' (Candra)


Hal yang sangat juga dirasakan oleh Citra. Wanita itu sangat marah melihat Andra bermesraan dengan istrinya. Pasangan itu saling menyuapi dan melempar senyum. Keduanya begitu menikmati acara makan siang bersama layaknya pengantin baru yang sedang mesra-mesranya.


'Lihat saja Andra aku akan membuat kamu bertekuk lutut kembali di hadapan aku!' (Citra)


Sementara itu, pasangan Adelia dan Andra tertawa puas dalam hati. Saat mereka melihat para mantannya membelalakkan mata, saat mereka saling menyuapi.


***


Tingkah apalagi yang akan menghiasi hari-hari pasangan itu? Agar membuat para mantan mereka cemburu dan kesal. Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


__ADS_2