Tetanggaku ... Mantanku

Tetanggaku ... Mantanku
Bab 51. Kencan di Taman Hiburan


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 51


Andra dan Adelia akhirnya pergi berkencan ke taman hiburan. Mereka layarnya pasangan anak remaja dalam mode asmara yang sedang berkobar karena jatuh cinta. Keduanya berjalan-jalan sambil bergandengan tangan dan tiada hentinya berbicara. Jika ada tempat yang terlihat bagus maka mereka berfoto di sana dan akan meng-upload di akun sosial media milik mereka pribadi. Andra lupa kalau setting akunnya untuk publik, sehingga semua orang bisa melihat foto-foto mesra dia dengan sang istri. Tentu saja ini membuat teman-teman di dunia maya menjadi heboh. Apalagi mereka tidak malu-malu saat melakukan pose mesra. 


Di tempat lain Citra yang sedang bersantai di kamarnya tanpa sengaja melihat unggahan foto milik Andra. Tentu saja hal ini membuat dia menjadi murka. Seakan kedua orang itu memberitahu kepada dunia kalau mereka adalah pasangan yang saling mencintai.


"Tidak akan aku biarkan kalian bersenang-senang di atas penderitaan diriku," ucap Citra sambil beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas mengganti pakaian, lalu berdandan cantik.


"Akan aku ganggu kegiatan kalian ini!" desis Citra sambil memasukan handphone ke dalam tas limited edition yang dia beli saat menjadi istri Chandra.


Perempuan itu pun bergegas menuruni anak tangga dan berlari ke arah garasi mobil. Langsung saja dia tancap gas meninggalkan rumahnya menuju ke taman hiburan.


***


Sementara itu, Bram yang sedang berada di kantornya, dikejutkan oleh pangeran dari Bella. Dia pun mengangkat panggilan dari istrinya itu.


"Hallo, Bella. Ada apa?" tanya Bram.

__ADS_1


^^^"Hallo, Bram. Aku mau minta izin kepadamu untuk pergi ke suatu tempat."^^^


"Kamu mau pergi ke mana?"


^^^"Tidak tahu, aku mau membuat hati Citra."^^^


"Emangnya Citra kenapa?"


^^^"Aku melihat dia pergi buru-buru dan terdengar mengumpat. Aku takut kalau dia akan berbuat sesuatu kepada Adelia."^^^


"Apa? Apa maksud kamu?" 


^^^"Tadi aku sempat mendengar Citra memaki dan menyebut nama Adelia.^^^


^^^"Siap!"^^^


***


Andra benar-benar dibuat kepayahan oleh Adelia setelah diajak naik roller coaster. Ekspresi sang istri malah terlihat ceria setelah turun dari permainan itu.


"Adel, aku sungguh tidak sanggup lagi kalau disuruh naik permainan seperti barusan," kata Andra sambil menahan mulutnya karena terasa mual.

__ADS_1


"Ish  … Suamiku, kok, lemah begini. Masa baru saja menaiki permainan roller coaster sudah menyerah," ejek Adelia sambil tertawa renyah.


Andra yang kesal terhadap istrinya, langsung menggendong Adelia dan mengajaknya masuk ke dalam rumah hantu. Tentu saja tempat seperti ini paling tidak disukai oleh perempuan itu.


Adelia langsung merangkul kuat tangan suaminya begitu masuk ke sana. Hal yang paling tidak disukai oleh Adelia adalah cerita horor atau hantu dan ruangan gelap.


"Andra, kenapa kamu membawa aku ke tempat seperti ini?" tanya Adelia dengan setengah berteriak.


Tentu saja suara teriakan Adelia ini memancing para hantu jadi-jadian ke arah mereka untuk menakut-nakuti. Hantu-hantu palsu itu pun melancarkan aksinya untuk menakuti Adelia dan Andra.


"Hoooo!" Suara yang besar dan berat, terdengar dari arah belakang Adelia.


Tentu saja Adelia yang penakut berteriak sekencang mungkin. Sampai membuat telinga orang-orang yang ada di sana kesakitan karena lengkingan suara wanita ini.


"Aduh, telinga aku sakit, Kak. Teriaknya biasa-biasa saja. Kita juga tidak ngapa-ngapain, kok," ucap si hantu jadi-jadian.


***


Apakah Citra akan berhasil mengganggu kencan Adelia dan Andra di taman hiburan? Apa yang lama dilakukan oleh wanita itu? Tunggu kelanjutannya, ya!


Sambil menunggu up bab berikutnya. Yuk, baca juga karya aku ini. Ceritanya bagus dan seru, loh! Apalagi sudah tamat, bisa baca secara maraton.

__ADS_1



__ADS_2