Tetanggaku ... Mantanku

Tetanggaku ... Mantanku
Bab 17. Perasaan Saat Ini


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 17


"Maksud kamu, sebelumnya tidak saling kenal dengan Bram?" tanya Adelia tidak percaya.


"Iya, aku tidak kenal sama sekali. Bahkan hari itu pertama kalinya aku melihat dia. Meski katanya Bram adalah seorang karyawan di perusahaan Chandra, dulunya," jawab Bella dengan jujur.


"A-pa? Jadi, Chandra itu atasannya Bram?" Adelia lagi-lagi terkejut.


"Iya. Masa kamu sebagai mantan kekasihnya tidak tahu dia bekerja di mana?" Bella memutar bola matanya. Lalu, menatap jengah ke arah Adelia.


"Aku tahu di mana dia bekerja, tetapi tidak tahu siapa pemilik perusahaan itu," balas Adelia tidak mau disalahkan.


Sebenarnya kedua perempuan itu tidak berbeda jauh sifatnya, yang satu baik hati, polos, dan agak bodoh. Sementara itu, ada satu lagi yaitu baik hati. Mereka tidak pernah berpikir buruk kepada orang lain, dan sering mudah ditipu. Keduanya sama-sama ceria, manja, dan tidak mau disalahkan, serta tidak mau mengalah.


"Ya setidaknya kamu tahu siapa pemilik perusahaan tempat kekasihmu bekerja dulu," tukas Bella.


"Apa pedulinya aku sama pemilik perusahaan tempat Bram bekerja dulu. Tidak ada untungnya sama sekali bagi diriku untuk mengetahui nama pemilik perusahaan itu," kata Adelia sewot.


Terlihat ekspresi Bella yang kesal kepada Adelia. Menurutnya, perempuan itu terlalu tidak peduli akan segala sesuatu yang berhubungan dengan kekasihnya.


"Karena kurang peduli padanya, maka kamu cepat sekali melupakan cintamu kepada Bram dan beralih kepada suamimu sekarang," ujar Bella tidak kalah nyolot.


Adelia tidak suka mendapatkan tekanan dari orang lain. Maka, dia pun membalas dengan tangan bertolak pinggang sambil melotot.


"Kamu tahu apa tentang perasaanku? Bram itu adalah cinta pertamaku dan kami sudah berpacaran selama 7 tahun. Kamu pikir akan semudah itu melupakan dirinya," bentak istrinya Andra.


"Jadi, kamu masih mencintai Bram sampai saat ini?" tanya Bella dengan mata menyipit.


Adelia langsung tercekat, dia memilih diam dan memikirkan apa yang sebaiknya dia katakan. Mana mungkin dia berkata masih mencintai Bram kepada istrinya. Bisa-bisa nanti dia akan di cap sebagai perempuan tidak benar. Sudah punya suami tapi mencintai suami tetangganya sendiri.


"Semenjak Bram mengkhianati aku hari itu. Hati ini sudah tertutup untuknya," balas Adelia.


'Aku sudah berkata benar, 'kan? Dengan begini aku tidak bilang masih cinta atau sudah tidak cinta lagi pada Bram.' (Adelia)

__ADS_1


"Kalau aku, jujur masih mencintai Chandra. Bagiku dia satu-satunya laki-laki yang bisa mencuri hatiku dan aku sulit berpaling darinya," aku Bella jujur.


'Apa? Tahu begini tadi aku bilang kalau aku juga masih mencintai Bram.' (Adelia)


***


Adelia berdiri di balkon kamar. Dia menatap langit malam yang hitam dalam tanpa adanya bintang. Dia memikirkan perkataan dari Bella tadi siang. Perempuan itu mengatakan kalau Bram masih sangat mencintai dirinya bahkan mereka berdua juga tidur terpisah. Sama seperti dirinya dengan Andra.


'Apa yang harus aku lakukan saat ini? Hati ini masih milik Bram, tetapi aku juga sudah mulai nyaman bersama dengan Andra. Apa aku balikan lagi dengan Bram dan berteman baik dengan Andra saja, ya?' (Adelia)


Ternyata Bram juga keluar dari kamarnya. Lalu, dia berdiri di balkon sambil menatap ke arah Adelia. Hati dia merasa senang karena bisa melihat sang pujaan hati.


Adelia merasa ada seseorang yang sedang melihat ke arahnya. Lalu, dia pun memalingkan wajah ke arah rumah di samping. Perempuan itu melihat ada mantan kekasih yang sedang berdiri dan menatap kepadanya.


Kini kedua manusia berbeda gender itu berdiri saling berhadapan. Mereka terpisah oleh pagar balkon milik kamar mereka masing-masing yang berjarak sekitar 2 meter.


"Hai, Adelia selamat malam!" salam Bram diiringi dengan senyum tampan miliknya yang masih memberikan getaran dalam hati Adelia.


"Selamat malam juga Bram," balas Adelia sambal tersenyum manis menghiasi wajahnya yang cantik.


"Bagaimana kabarmu?" tanya Bram.


"Aku tidak dalam keadaan baik semenjak kita berpisah. Aku selalu merindukan dirimu. Senyuman manismu, suara, dan tawamu. Aku rindu sentuhan belaian tanganmu," jawab Bram dengan tatapan nanar yang sarat akan kerinduan.


Mendengar pengakuan dari mantan kekasihnya itu, membuat Adelia bersedih. Air mata dia pun jatuh membasahi kedua pipi yang mulus. Sebenarnya wanita itu juga sangat merindukan senyuman manis Bram. Gadis yang memiliki surai panjang ini juga rindu akan belaian tangan di kepala dan rindu dengan perlakuan Bram yang selalu memanjakan dirinya.


"Adelia aku masih sangat mencintai dirimu," kata Bram dengan sungguh-sungguh.


***


Andra yang sedang mengerjakan pekerjaannya sambil duduk bersandar di dekat kaca jendela kamar. Mendengar Adelia sedang berbicara dengan seseorang. 


"Seperti suara Adelia?" gumam Andra.


Dia merasa penasaran dengan siapa istrinya itu berbicara. Lalu dia pun mau ngintip di celah gorden, ternyata perempuan itu sedang berbicara dengan mantan kekasihnya.


"Apa yang sedang mereka berdua bicarakan?" tanya Andra penasaran.

__ADS_1


Lalu, Andra pun masuk ke kamar Adelia. Dia tahu kalau istrinya tidak pernah mengunci pintu kamar tidur. Jadi, dia bisa dengan mudah masuk ke kamar itu tanpa harus mengetuk pintu dahulu.


"Adelia, aku masih sangat mencintai dirimu." Andra bisa mendengar ucapan Bram kepada istrinya.


Laki-laki itu sangat tidak suka mendengar ucapan sang tetangga. Entah kenapa dia tidak mau kalau Adelia kembali kepada mantan kekasihnya. Ada perasaan takut dalam hati dia kalau perempuan itu akan meninggalkan dirinya. 


Lalu, Andra pun keluar dan berdiri di belakang Adelia. Laki-laki itu langsung memeluk sang istri dengan mesra. 


Adelia sangat terkejut karena tiba-tiba saja ada seseorang yang memeluk dirinya dari belakang. Namun, dia bisa mencium wangi aroma tubuh Andra yang sering membuat lupa diri jika sedang berciuman.


"Andra," panggil Adelia sambil memalingkan wajahnya ke belakang untuk melihat keberadaan sang suami.


CUP


Akan tetapi, Andra langsung memberikan ciuman mesra kepada perempuan itu. Dia sengaja melakukan itu semua dan agar dilihat oleh Bram.


Bram sangat kesal melihat pemandangan yang ada di depannya saat ini. Dia benci kepada laki-laki yang selalu dengan mudah mencium Adelia di mana pun dan kapan pun dia mau. Dulu dirinya selalu menjaga Adelia sebaik mungkin. Bahkan berciuman pun tidak pernah mereka lakukan. Itu semua dia lakukan, karena sangat mencintai Adelia dan ingin menjaga kesucian dirinya.


Disela kegiatan mencium bibir sang istri, Andra menatap ke arah Bram. Dia ingin memberi tahu kalau Adelia adalah miliknya dan tidak akan membiarkan siapa saja mengambil dari sisinya.


"Ingat Adelia, kamu adalah istriku. Jangan coba-coba kamu berselingkuh di belakang aku," bisik Andra. Lalu, dia menggotong tubuh Adelia dan membawanya masuk ke dalam kamar.


***


😏 Si Andra mulai ingin menguasai Adelia. 😅 Dia kan punya hak, karena suaminya. Bagaimana kisah mereka dalam menjalani kehidupan rumah tangga itu? Tunggu kelanjutannya, ya!


Sambil menunggu up bab berikutnya, yuk baca juga karya aku yang baru ini.


Rico Dominico, seorang pelajar SMA yang tanpa sengaja masuk ke ruang bawah tanah di rumah tua milik kakeknya. Ternyata di sana banyak sekali benda-benda pusaka. Dia melihat sebuah buku yang tersimpan secara terpisah. Begitu dibuka ada cahaya yang keluar dari buku itu dan menyeret dirinya ke dimensi dunia lain.


Kini Rico berada di dunia antah berantah, yang dimana para penghuninya memiliki kekuatan sihir dan bisa memanggil hewan suci sebagai pelindung mereka. Selain itu, dia juga bisa merapalkan banyak mantra asing yang mempunyai kekuatan besar.


Rico mengucapkan sebuah mantra yang bisa memanggil Raja Naga yang legendaris. Hal ini membuktikan kalau dirinya punya kekuatan yang sangat besar. Akibatnya, dia diburu oleh banyak orang yang menginginkan kekuatan dirinya.


Rico dan teman-temannya melawan Raja Didio yang kejam dan sangat kuat untuk membebaskan negeri Eleanor.


Akankah Rico bisa selamat dari incaran mereka?

__ADS_1


Apakah dia juga akan bisa kembali ke dunia aslinya?



__ADS_2