The Crazy Testament

The Crazy Testament
Di ikuti II


__ADS_3

Zian terus melajukan mobilnya dengan tenang, sesekali senandung lagu keluar dari mulut manisnya. Semenjak tinggal di Indonesia, ia sangat menyukai Indonesia,. tapi rasa rindu kampung halaman masih menelusup didasar kalbu


Hmm..dia jadi mengingat mommy dan daddynya.


"Nanti sampai apart Rifal aja aku telpon Daddy sama mommy" gumamnya.


Zian yang menyetir sesekali mata birunya memandang kearah jalan melalui kaca spion, disitulah dia sadar bahwa mobil sedan warna hitam yang sudah mengikutinya sejak dari rumah Kirana.


Dia tidak curiga karena dia berpikir itu hanya lah mobil yang lewat di kompleks Kirana. Tapi makin kesini, itu mobil melaju seakan akan tujuannya memang padanya.


Zian pun menyetir dan melaju kan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk melihat apakah benar mobil tersebut mengikuti nya.


"Dam...itu mobil memang mengikuti ku" paniknya, mata Zian terus mengawasi mobil tersebut.


Tanpa Ba Bi Bu, Zian menginjak pedal gas dan melaju lebih cepat untuk menghindari mobil tersebut. Tapi mobil kedua pemuda suruhan Indra berhasil menyalip Zian membuat Zian mengerem mobilnya secara mendadak.


...******...


Kirana sedari tadi mondar mandir dikamar, karena beberapa menit yang lalu ibu dan ayah mengajaknya kerumah Indra. Rita mendapatkan telpon dari Karina yang menangis diseberang sana, karena khawatir walau sudah agak larut Rita tetap mengajak anak dan suaminya untuk memeriksa keadaan Karina dan Teguh.


Mau sebenci apapun Kirana pada Indra, mereka adalah sahabat bahkan sudah seperti saudara. dan juga Kirana tidak munafik bahwa ia tetap masih mengawatirkan Indra dan kedua orang tuanya.


Tapi hati kecil Kirana sudah mencoba untuk melupakan dan menyingkirkan rasa yang ada untuk Indra, ia mencoba untuk menempatkan hatinya hanya untuk Zian seorang. Dia berharap dia bisa sepenuhnya mencintai Zian.


Kirana menarik nafas berat, terdengar ketukan di pintu nya, pasti ibu yang mengetuk.


Tok....tok....


"Ran, udah siap belum..? ibu sama ayah tunggu di mobil ya, cepetan dikit nanti keburu larut malam" suara Rita jauh terdengar, mungkin Rita berbicara sambil turun tangga.


"Huftt.....Sebenarnya malas banget ya Allah, tapi mau gimana lagi, Indra masih sahabat ku" gumam Kirana


Kirana pun turun menemui Rita dan Chiko yang sudah berada didalam mobil.

__ADS_1


"Kok lama kali Ran?"


Rita bertanya ketika Kirana masuk kedalam mobil dikursi belakang, Kirana hanya menatap Rita jengah.


"Ibu sama ayah yakin ngajak Ran? Ran males banget bu sebenarnya, nanti Indra bakalan salah paham lagi dengan kedatangan Ran" jelas Kirana panjang lebar.


"Jangan begitu Ran, sebrengsek apapun Indra, kamu dan dia pernah dekat malah sangat dekat, kamu lupa siapa yang bantu kita waktu kita dalam keadaan susah? ya keluarga Indra kan?" tutur Chiko.


"Jadi kita gak boleh kayak kacang lupa kulit Ran, hutang budi manusia ke manusia yang lain itu akan dibawa sampai ke liang lahat loh, walaupun papa Teguh gak berharap balasan dari kita, tapi kita tau diri juga, dengan kita yang selalu ada dan bantu mereka semampu kita, sedikit mengurangi beban mereka kan baik juga untuk kita" sambung Chiko lagi.


Kirana hanya mendengar dengan seksama, memang Kirana tumbuh menjadi anak yang baik dan penurut. Dia tidak akan membantah atau mengabaikan perkataan orang tuanya.


"Iya yah, kita berangkat sekarang!" ajaknya


Mobil mereka pun melaju meninggalkan rumah.


...******...


Zian terdiam terpaku, ia kaget ketika mobil hitam tersebut menyalip mobil yang ia kendarai.


Dua orang pemuda asing turun dari mobil hitam dan berjalan kearah mobil Zian dengan angkuh. Zian hanya memandang ke arah mereka dengan datar.


Mereka berdua sampai disamping mobil Zian dan mulai mengetuk jendela mobil.


"Keluar gak lu, keluar sekarang!!!" teriak mereka berdua


Zian pun membuka jendela dan menatap mereka tajam


"Ada masalah apa lu sama gue? butuh makan atau butuh dana?" tanya Zian tanpa rasa takut.


"Waaah....ini bocah ingusan nantang kita?"


"Mata kalian buta kayaknya, orang seganteng dan sekeren ini dibilang bocah ingusan, bahkan badan aku sama badan kalian, gedean badan aku" ledek Zian terkekeh

__ADS_1


Salah satu pemuda bertubuh pendek yang kena nista tersebut langsung geram, berusaha menyerang Zian dengan menarik kerah baju Zian yang masih berada didalam mobil. Zian langsung mencengkram tangan pemuda itu dan menariknya kasar.


"Kurang ajar bener mulut lu"


Menarik kerah baju Zian, tapi Zian tak tinggal diam membalas balik. Zian keluar dari mobil, membanting pintu mobil dan mengambil ancang ancang melawan.


"Gue gak mau cari ribut sama kalian berdua, malah gue bingung, salah nya gue sama kalian berdua itu apa?"


Zian menatap tajam ke arah mereka berdua meminta penjelasan.


"Gak usah banyak bacot, lu harus mati ditangan kami, Hajar dia.!!!"


Aba aba pemuda bertubuh pendek kepada temannya yang memang sudah memasang kuda kuda untuk menyerang.


...******...


Seorang pemuda berperawakan asing sedang gelisah menunggu sang sahabat yang berjanji akan mengantarkannya ke Bandara, tanpa dia tau bahwa sahabat nya itu sedang dalam bahaya.


Herry mondar mandir di teras rumah, karena sedari tadi ia sudah menghubungi ponsel Zian, tapi sang empu ponsel tidak mengangkatnya.


"Ini bocah kemana lagi, tadi katanya sudah di perjalanan, kenapa perasaan aku gak enak gini, perasaan aku aja kali" monolognya


Karena waktu tinggal setengah jam lagi, Herry memutuskan memesan taxi online untuk berangkat sendiri, maklum dia takut ketinggalan pesawat, kan rugi tiket yang sudah ia beli, masalah Zian nanti ia akan menghubungi Zian dalam perjalanan.


"Pesan taxi online aja, daripada ketinggalan pesawat kan ya, rugi duitnya"


5 menit kemudian taxi datang menjemputnya, ia pun bergegas masuk ke dalam taxi dan menyuruh taxi tersebut buru buru, takut telat alasannya.


"Cepeet paak, aduh aku bisa telat dan ketinggalan pesawat nanti" paksanya.


Driver taxi nya hanya geleng geleng kepala melihat penumpangnya yang sudah gelisah dan panik ini.


"Iya mas...kita berangkat" ujar supir taxi melajukan taxinya.

__ADS_1


...******...


...Haloo readersnim....senang berkenalan dengan kalian, apalagi membaca komentar kalian, membuat aku bersemangat. Thanks u guys sudah selalu mampir dan mendukung karya ini..🤗🤗🤗...


__ADS_2