THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat

THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat
Sabda Cinta - Tak Terduga


__ADS_3

Setelah menonton Film Sabda dan Cinta memutuskan untuk langsung pulang ke rumah. sepanjang perjalanan Sabda terus melirik ke arah Cinta yang terdiam bahkan tidak melirik ke arahnya sama sekali. cinta lebih memilih memperhatikan jalanan dari dalam jendela mobil.


"Jangan jangan dia kesel karna gue cium tadi di bioskop? tapikan dia yang ngebolehin. cuma kenapa jadi tambah canggung gini gue sama dia. tadinya padahal udah enak ngobrol. gara gara gue sih nih minta cium segal. siaalaaan banget!" Kata Sabda dalam Hatinya.


Cinta yang tiba tiba melirik Sabda. ia merasa kalau Sabda sedang memikirkan sesuatu. lalu ia akhirnya bertanya pada sabda.


"Kamu kenapa? Kok kayaknya lagi mikirin sesuatu?"


"Ehh akhirnya kamu ngomong juga Nta, aku sampai horror banget ngeliat kamu diem aja dari tadi semenjak selesai nonton" Ucap Sabda yang malah membuat Cinta terkekeh.


"Aku diem aja karna emang pengen diem nggak kenapa kenapa Kok" Jawab Cinta sambil tersenyum kembali.


"Nah gitu dong nta, senyum.. Kan cantik" Tutur Sabda memuji.


"Kamu udah berkali kali bilang kayak gitu. Tumben banget sih biasanya Jutek" celetuk cinta menyindir.


"Hahah aku juga enggak tahu. bawaanya kok pengen muji kamu terus. mungkin aja aku mulai sayang kali ya.." Spontan Sabda mengeluarkan perkataan yang hampir membuat Jantung Cinta copot.


"Kamu kalau becanda suka berlebihan Sabda.." Ucap Cinta yang saat ini sudah sangat berdebar debar karena ucapan Sabda tadi.


Sabda hanya tersenyum begitu Manis pada Cinta. yang lagi lagi sanggup meluluh lantakkan Keteguhan cinta untuk tidak menatap Sabda lebih lekat. ia malah terlihat terkesiap dan terkesima saat ini.


"Nta.."


"Hm?"


Sabda menghentikan mesin mobilnya. lalu mendekat kearah Cinta. lebih dekat sedekat mungkin hampir menyentuh bobir manis cinta membuat cinta tidak karuan. jantung nya berdebar, hatinya berdesir.. Nafasnya semakin tidak beraturan.


"Kamu mau apa sabda?"


Cinta terbata bata dan sesekali menelan salivanya.


"Maaf Nta.. kita udah sampai. aku cuma mau bukain Seatbelt kamu kok" Sabda memundurkan lagi tubuhnya setelah berhasil membukakan seatbelt untuk cinta. dia tersenyum lagi ke arah cinta namun cinta sesegera mungkin memalingkan wajahnya.


"Kamu ke geeran banget sih Cinta!" Yang sempat terpikir kalau Sabda hendak menciumnya lagi.


"Dia kenapa ya kok gue malah di cemberutin gitu" Gumam Sabda dalam hati saat melihat cinta melengos tidak memandangnya.

__ADS_1


Akhirnya cinta memutuskan duluan masuk ke dalam rumah sedangkan sabda masih memasukkan mobilnya kedalam garasi rumahnya.


Saat Cinta masuk ke dalam rumah ia disambut para pelayan yang sudah berbaris di hadapanya. "Selamat Datang Nona Muda.." Sapa para pelayan itu dengan sangat ramah dan penuh hormat kepada cinta. cinta hanya melemparkan senyuman manisnya lalu melangkah masuk menuju dapur untuk mengambil minum. setelah ia habiskan satu gelas air minum ia merasa sedikit lega. saat ini perasaanya sudah mulai kembali normal.


"Setiap dekat Sabda kayaknya aku selalu berdebar terus. nggak bagus kalau kayak gini. tapi masa aku harus menghindari dia. dia kan suamiku" Ucap Cinta.


Tiba tiba Delia datang menghampiri cinta membuat Cinta terkaget.


"Cinta.. Kamu sudah pulang sayang..." Sapa Delia yang langsung memeluk menantunya itu.


"Ya Ampun Mama aku kira siapa, maaf ma aku sampai kaget" Ucap Cinta. delia hanya tersenyum kecil.


"Cinta habis darimana kata pelayan kamu jalan jalan sama sabda ya?"


"Ah iya Ma, tadi cuma sekedar nonton film bareng aja kok" Sahut Cinta.


"Waah romantisnya kalian. Mama nggak sangka kalau Sabda akan membuat inisiatif sendiri loh.." Ujar Delia yang merasa senang.


Cinta hanya tersenyum kecil namun terlihat wajahnya kembali bersemu lagi.


"Terus Sabdanya mana?" Tanya Delia yang sejak tadi tidak melihat Sabda.


"Ya Tuhan Sabda kamu kalau muncul kok nggak kedengeran suara langkah kakinya sih! Mama sampe kaget tahu!" Ucap delia sambil mengusap dadanya.


"Maksud Mama sabda ini melayang kayak setan gitu. parah banget ih mama ngatain anaknya sendiri. mana ada setan ganteng kayak sabda gini" Sabda sesumbar membuat Cinta terkekeh.


"Dasar Pede!" Celetuk delia.


"Papa Mana Ma?" Tanya Sabda


"Oiya Papa ada di dalam ruangan Kerjanya. Tadi Papa cari kalian berdua. katanya kalian suruh datang ke ruang kerjanya. sana gih kalian langsung samperin Papa"


"Oh gitu yaudah deh. Cinta yuk kita temui Papa" Ajak Sabda yang langsung menggandeng cinta. delia terkekeh. sedangkan cinta lagi lagi mematung tidak bersuara. wajahnya sudah memerah lagi. "Astaga Sabda kamu kenapa jadi begini sama aku" Gumamnya.


***


Sabda dan Cinta bergandengan Masuk ke dalam Ruang Kerja Pramana. disana Pramana yang sedang duduk sudah menunggu Sabda dan Cinta.

__ADS_1


"Selamat Sore Pa" Sapa Sabda. Cinta hanya membungkuk dan tersenyum.


"Duduklah kalian berdua. Papa mau bicara"


Sabda dan Cinta pun Akhirnya Duduk.


"Sabda, Papa sudah putuskan kamu mulai lusa sudah harus ke perusahaan mengurus semuanya menggantikan Papa. Papa dan Mama sudah harus pergi ke luar negri mengurus beberapa bisnis yang sedang berjalan disana. sementara kamu Papa percayakan perusahaan yang ada di sini" Tutur Pramana.


"Kenapa Terburu buru Pa? Sabda kan baru Lulus tahun ini"


"Tidak Sabda ini sudah Papa rencanakan dari awal. karena itu Papa minta kamu menikah salah satunya karena ini. kamu dan Cinta bisa tinggal di rumah ini berdua. Kalau kalian rindu dengan Mama dan Papa kalian bisa berkunjung ke LA menemui Mama dan Papamu."


Cinta Terkesiap mendengar Hal itu. jadi Papa dan Mama Sabda bermaksud menbiarkanya berdua dengan Sabda saja tinggal di rumah yang sudah seperti istana ini. gumamnya.


"Cinta, kamu nggak Masalah kan nak kalau kamu harus mengurus suamimu?" Tanya Pramana pada menantunya itu.


Sabda melirik cinta dengan tatapan yang tidak jelas apa artinya. dia mulai menyukai cinta tapi dia tidak menyangka kalau kedua orang tuanya akan membiarkan dia tinggal hanya berdua saja dengan cinta.


"Cinta menurut saja" Hanya itu yang bisa ia katakan saat itu. ia bingung harus mengatakan apa pada Ayah mertuanya itu. Sedangkan semua yang terjadi pada dirinya saat ini saja sudah di luar dugaan.


"Baiklah kalau Kalian sudah setuju. Papa dan mama akan berangkat ke LA malam ini juga ya" Ucap Pramana serius.


"Apa?" Sabda dan cinta sama sama terkejut mendengarnya.


"Kenapa kalian berdua kaget? Papa dan Mama sudah memperkirakan ini dari sejak lama. jadi kalian tidak perlu merasa inu teburu buru" Sahut Pramana dengan wajah santainya.


"Papa ini terburu buru banget lah. lagian memang harus malam ini banget apa perginya. Bukannya Mama sangat menyukai cinta kok malah pergi ninggalin cinta. kasian cinta belum terbiasa tinggal disini apalagi kalay berdua sama sabda nanti dia canggung" ujar Sabda yang ternyata justru mengkhawatirkan istri kecilnya itu.


Cinta terkejut sekaligus terharu ternyata Sabda sangat memikirkan dirinya. namun ia segera sadar dari lamunanya. ia tidak boleh terpesona terhadap Sabda pikirnya.


"Kamu perhatian sekali terhadap istrimu Sab, Papa tidak salah menyetujui perrnikahan kalian berdua" Ucap Pramana tersenyum.


"Astaga kenapa gue jadi begini yaaa..." Gumam Sabda dalam hati.



Jangan Lupa Like dan Komentar Yaa...

__ADS_1



Aku Tunggu Like dan Komen nya yaa 😍


__ADS_2