THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat

THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat
The Heirs 02 - Bulan Madu Part 3


__ADS_3

Hari ini Andra dan Alya berencana untuk mengunjungi beberap tempat wisata yang ada di Macau, meskipun di Macau tidak terlalu banyak tempat wisata, tapi bagi Alya yang menyukai desain bangunan klasik, sangat menikmati keunikan yang di suguhkan di Macau, seperti Museum Wine, Lilau Square dimana kita dapat meminum air tanah asli yang merupakan sumber utama mata air alami dan menggunakannya untuk keperluan hidup sehari-hari. Salah satu frase populer Portugis menyatakan bahwa siapapun yang meminum air Lilau ini maka tidak akan pernah lupa terhadap Macau.


"Sayang, kamu mau kemana setelah ini? kita sudah ke museum, melihat bangunan tua, apa ada lagi tempat yang ingin kau kunjungi?" tanya Andra pada istri kecilnya.


Alya berfikir sejenak, ia sebenarnya sudah memiliki agenda sebelum pergi, tapi malah lupa membawanya, "kita ke Senado Square saja sayang, kita belum kesana kan?" ucap Alya.


Belum lengkap dan seru rasanya kalau belum menginjakkan kaki di Landmark Macau yang berbentuk alun-alun ini. Sesampainya di sini, kita akan dapat melihat secara langsung gedung-gedung klasik bergaya Spanyol yang mengelilingi alun-alun yang desainnya bergaya Portugis ini. Indahnya susunan dari batu lantai pada obyek wisata ini juga akan menarik perhatian kita berikut lampu-lampu temaram serta gedung-gedung kunonya. Berjalan-jalan di tempat ini bersama dengan pasangan akan lebih terasa romantisnya


"Ah boleh, ayo kita kesana," ajak Andra sambil menggandeng tangan istrinya, mereka berangkat ke tempat tersebut, disana terlihat banyak pasangan yang sedang berjalan bergandengan tangan, sama seperti Alya dan Andra.


"Romantis banget ya mereka," ucap Alya.


Andra mengapit dua pipi Alya, "mereka belum tentu udah nikah, jadi belum bisa di katakan romantis, kalau kita kan udah nikah, bebas mau ngapain, kamu mau romantis yang kayak gimana?" tanya Andra sambil menatap kedua mata Alya lekat.

__ADS_1


Alya masih saja tersipu, setiap kali suaminya menatapnya seperti itu. "kamu selalu aja deh kalau ngeliatin aku, bikin aku malu," ucapnya tersenyum tipis.


Andra menempelkan keningnya pada kening Alya, perlahan mengecup hidung mancung Alya, lalu Alya memejamkan mata, hingga bibir Andra menyentuh bibir Alya, keduanya berpagut sesaat, lalu melepasnya.


"Malu banyak orang Mas," ucap Alya tersipu.


Andra menanggapinya dengan senyum, "nggak usah malu, mereka dah biasa liat orang kissing, memangnya di indonesia, disini biasa," sahutnya.


Alya menutup wajahnya, tetap saja ia malu, batinnya.


Alya menangguk, "iya, aku akan ingat kata-kata kamu Mas, aku mau tanya sama kamu, tapi kamu jawab jujur ya?" Alya menggenggam dua telapak tangan Andra, "apa itu sayang?" tanya Andra.


"Sejak kapan kamu mulai mencintai aku?" tanya Andra pada Alya.

__ADS_1


Andra terdiam, kemudian ia tertawa kecil, "sejak kapan ya?" jawabnya bingung.


"Ih kok kamu bingung, jangan-jangan kamu enggak cinta sama aku ya?" sahut Alya sambil mencebikkan bibirnya.


Andra mengusap sebelah pipi Alya sambil tersenyum tipis.


"Mana mungkin sayang, aku cinta sama kamu, kalau tepatnya kapan aku lupa, tapi yang jelas sejak aku ketemu kamu waktu main basket bareng, perasaan aku udah beda sama kamu, ada rasa yang menggelitik, membuatku bingung, sebenarnya aku kenapa? terus waktu kamu mabuk dan pingsan, kamu gak sadar cium aku, saat itu aku juga mulai merasa berbeda, meski aku belum sepenuhnya sadar, tapi yang jelas bagaimanapun juga aku yakin kalau kamu yang aku cintai, Kalya Mahira, istriku yang paling cantik," ucap Andra sambil mengecup lembut kening Alya.


Alya tersipu sambil menutup mulutnya, "kamu bikin aku jadi deg aja Mas, aku sendiri enggak tahu kapan tepatnya aku jatuh cinta sama kamu, tapi yang jelas aku semenjak kenal kamu, aku ngerasa kamu baik, semakin lama semakin baik, aku jadi sayang." Alya memeluk tubuh Andra erat, dikecupnya puncak kepala Alya, "intinya kita saling sayang," tukas Andra.


Alya mengangguk malu, keduanya saling memeluk di bawah Landmark Macau, tentu saja semua orang memandan ke arah dua pasangan yang di mabuk asmara itu, Alya menjadi semakin malu, "Mas kita jalan lagi yuk, malu banyak orang mereka lihat kita," ucap Alya.


"Kamu masih malu aja sih, iya deh ayo kita jalan lagi," ajak Andra sambil merangkul Alya, keduanya melanjutkan lagi wisata mereka di Macau, menikmati keindahan Macau sampai hari menjelang malam, lalu keduanya kembali ke hotel untuk beristirahat.

__ADS_1


________


Maaf ya cerita the heirs aku gabisa janji up nya tepat waktu, karena harus up beberapa novel, semoga segera bisa tamat ya 🤧😘


__ADS_2