
Sesampainya di Macau, Alya dan Andra segera menuju hotel mewah tempat mereka akan menginap.
"Sayang, kita langsung ke hotel kan?" tanya Alya.
Andra mengangguk, "iya, kita istirahat dulu di hotel, besok baru kita jalan-jalan, kita keliling dunia, eh nggak satu dunia seperempatnya aja deh..." ucapnya.
"Ih, kamu bisa aja, kita cuma ke beberapa negara aja, kamu kan janji bulan depan aku boleh daftar kuliah," sahut Alya.
Andra tertawa kecil, "iya sayang, aku ingat kok, yaudah kita langsung ke hotel aja ya sayang..." ucapnya.
Alya tersenyum senang, "makasih sayang, kamu udah mau ngertiin aku,"
"Aku akan selalu berusaha ngertiin kamu sayang," jawab Andra sambil mengecup puncak kepala istrinya.
***
Venecian Resort
Bila ingin berkunjung ke tempat yang romantis di Macau, satu spot yang tidak boleh sampai terlewat adalah Venetian Resort. Tidak usah jauh-jauh untuk berkunjung ke Italia untuk melihat pemandangan seperti yang ada di kota Venice, karena dengan menjejakkan kaki di Macau, tepatnya di Venetian Resort, segala panorama yang indah bisa dinikmati. Ada sebuah gondola yang para wisatawan bisa naiki untuk mengelilingi Hotel Venetian.
"Sayang bagus banget pemandangannya," ucap Alya takjub.
"Kamu seneng?" tanya Andra.
Alya mengangguk cepat, "seneng banget sayang," jawabnya.
"Aku juga seneng kalau kamu seneng, yuk kita langsung minta kuncinya, aku udah pesan kamar untuk kita," ucap Andra.
"Okey,"
Receptionist : Good night, Sir.
(Selamat malam, Pak)
__ADS_1
Andra : Good night
(Selamat malam)
Receptionist : Is there anything that I can do for you?
(Apakah ada yang bisa saya bantu untuk anda?)
Andra :Yesterday, I have booked a room.
(Kemarin saya sudah memesan sebuah ruangan)
Receptionist : What name was the room for?
(Atas nama siapakah ruangannya?)
Andra : Mr. Pramana Kalandra
(Tuan Pramana Kalandra / Kalandra Pramana )
(Oke Tuan, kamar atas nama tuan Pramana Kalandra sudah di pesan dengan ruang kelas mewah/president room, silahkan ikuti saya.)
Andra : Ok, thanks.
Andra dan Alya pun mengikuti receptionist tersebut.
Setelah Alya dan Andra tiba di kamarnya, receptionist itu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Bagus banget kamarnya," ucap Alya takjub.
Kamar dengan elegant dan mewah semakin membuat suasana menjadi terasa romantis, Alya masih berkeliling melihat-lihat sementara Andra malah memeluk Alya dari belakang.
Alya terdiam, sambil tersenyum kecil.
__ADS_1
"Kamu ngapain?" tanya Alya sambil mengusap punggung tangan Andra yang melingkar di pinggangnya.
"Aku meluk kamu lah, kangen karena nggak meluk kamu selama di pesawat tadi," ucap Andra.
Alya ternyum lagi, kemudia ia berbalik menghadap ke arah suaminya.
"Aku juga kangen.." Alya menenggelamkan wajahnya di pelukan Andra, tepat di dada bidang Andra.
Andra menatap lekat kedua mata Alya, dan keduanya pun saling bersitatap, "nggak meluk kamu sebentar aja udah bikin aku kangen, gimana kalau nanti kamu kuliah dan aku sibuk kerja, pasti kita jarang berduaan lagi," tutur Andra.
"Kita harus bisa bagi waktu, antara kehidupan di luar dan di rumah, lagipula aku putuskan untuk ambil kuliah tiga hari aja dalam seminggu, jadi sisanya aku bisa nemenin kamu, kecuali kalau kamu sibuk kerja mau gimana lagi sayang..." sahut Alya.
"Aku sih enggak masalah, asalkan kamu seneng, aku enggak mau mengekang kamu," tukasnya.
Alya terdiam, tiba-tiba Andra mengapit kedua pipi Alya, "kamu capek? mau tidur?" tanya Andra.
"Enggak, aku udah puas tidur di pesawat, aku mau cepet jalan-jalan, pemandangan di luar bagus banget," jawabnya.
"Malam nanti aja kita jalan-jalan, sekarang kita tidur-tiduran aja, okey?" Andra mengecup lembut bibir Alya.
"Ih, kamu ya.. kenapa pikiran kamu kesitu terus?" Alya tersipu.
"Mungkin karena ada kamu, jantungku berdegub lebih kencang, darahku mengalir deras, karena ada kamu, Alya." tutur Andra sambil menempelkan lagi bibirnya dengan bibir Alya.
Keduanya saling tersenyum, "yuk," ajak Andra.
Alya tidak menjawab, tidak juga menolak, itu artinya terserah Andra saja.
_____________________
Kalya Mahira
__ADS_1
See you next chapter ya gaes, di usahakan up tiap hari tapi nggak bisa panjang2 🤧🤧😌