THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat

THE HEIRS (Season 1 & 2) Tamat
The Heirs 02 - Hari pertama kuliah


__ADS_3

Alya segera masuk ke dalam kampusnya, ia sudah janjian dengan kedua sahabatnya Kiki dan Alisa, mereka juga kuliah di kampus yang sama.


"Alya..." panggil Alisa dan Kiki bersamaan, mereka menghambur memeluk Alya, "Alya aku kangen banget sama kamu, pengantin baru abis bulan madu, mana oleh-olehnya nih!" celetuk Kiki.


"Kamu nih, baru ketemu udah ngomongin oleh-oleh!" sahut Alisa.


Alya hanya tertawa melihat tingkah kedua sahabatnya.


"Dih, aku kan cuma becanda, aku kangen sama Alya lah!" timpal Kiki lagi.


"Udah udah, oleh-oleh kalian ada di rumah, nanti sepulang kuliah kalian mampir aja yah ke rumah, oke!" ucap Alya.


"Memangnya kamu enggak di jemput suami kamu?" tanya Alisa, Kiki mengangguk, "iya bener tuh, kamu enggak di jemput?"


"Oh iya, aku lupa..." Alya tercengir.


Kedua sahabatnya menggeleng, "kamu ingatnya masih lajang ya!" celetuk Kiki, Alisa terkekeh melihatnya, wajah Kiki sangat lucu, matanya yang bulat membuatnya terlihat seram tapi juga menggelikan.


Alya malah ikut tertawa, "Kiki mata kamu gede banget sih!" ucapnya.


"Ihh.. kalian kok malah bahas mataku sih!" Kiki mencebikkan bibirnya, ia merasa kesal dengan kedua sahabatnya yang malah menertawainya.


"Enggak kok, Kiki cantik bangeeet... aku sampai gemas... yuk kita masuk ke dalem, kelasnya udah mau di mulai!" ajak Alisa, ketiganya pun segera masuk kelas mereka.


Karena ini adalah hari pertama kuliah, mereka tidak langsung belajar, ada sesi perkenalan dengan mahasiswa baru, dan serangkaian acara lainnya juga.


Kebetulan Alya mendapatkan giliran pertama maju ke depan untuk memperkenalkan diri di depan semua teman-teman barunya, sebagai mahasiswa baru disitu.


"Hallo semuanya, kenalin namaku Kalya Mahira, umurku 18 tahun, senang berjumpa dengan kalian semua, semoga kita bisa jadi teman yang baik ya, salam kenal..."


Semuanya bertepuk tangan, sambil terkesima melihat Alya yang begitu cantik, ia terlihat paling menonjol dibanding mahasiswi lainnya, Alya salah satu mahasiswi yang masuk fakultas kedokteran dengan nilai sempurna, karena itu semua orang yang ada disana kagum, ingin berkenalan dan mengenal lebih dekat sosok Alya.


"Al, kamu lihat deh cowok yang di sana..." Kiki menunjuk ke arah seorang cowok yang sedang tersenyum tipis, sambil memandang ke arah Alya.


Alya mengernyitkan kening, "kenapa memangnya?" tanyanya bingung.


"Al, kayaknya tuh cowok naksir deh sama kamu, lihat aja kok dia sejak tadi senyumin kamu terus!" ucap Alisa.


Alya menggeleng cepat, "kalian ini apa sih? aku udah punya suami, masa iya aku harus kasih tahu semua orang kan enggak penting juga,"


"Tapi kemungkinan banyak yang suka sama kamu Al, secara kamu udah cantik, baik, pinter pula, siapa yang enggak suka sama kamu coba?" sahut Alisa, Kiki mengangkat ibu jarinya, "betul, kalau aku cowok aku juga bakalan naksir," guraunya.


"Kalian ada-ada aja sih, aku tuh setia sama Andra, mana mungkin sih aku berpaling, jangan sampai!" Alya bergidik.

__ADS_1


"Hahaha..."


Alisa dan Kiki tertawa, "mana ada tandingannya suamimu Al, dia itu super duper keren, kece badai!" ucap Kiki.


"Aku bukan apa-apa, tapi aku juga mau kalau dikasih suami kayak Mas Andra-mu Alya, bisa panas dingin aku!" sahut Alisa sambil memegangi pipinya sendiri.


Alya mengerucutkan bibirnya, "kalian cepetan nikah, supaya tahu rasanya punya suami,"


Alisa dan Kiki diam sejenak.


"Kok kalian diam?" tanya Alya.


"Gimana mau nikah, pacar aja belum ada!" ucap Alisa, Kiki menepuk bahu Alisa, "sabaaar... kita senasip!" sahutnya.


***


Di kantor Andra, seperti biasanya ia sangat sibuk, sesekali ia melihat ke arah jam di tangannya, apa sudah waktunya untuk ia menjemput istri kecilnya pulang atau belum, pikirnya.


Sejujurnya Andra merasa cemas kalau Alya kuliah lagi, memiliki istri yang jauh lebih muda dibawahnya, membuat Andra jadi kepikiran, takut ada yang mendekati Alya, terlebih Alya cantik dan baik, ia sendiri sangat hapal dunia kampus, pasti banyak cowok seumuran Alya yang akan naksir terhadap istrinya, sejak tadi di kantor, Andra tidak bisa berhenti memikirkan hal itu, akhirnya karena penasaran Andra pun mengirimkan pesan singkat untuk Alya.


Sayang, kamu lagi ngapain?


Andra mengirimkan pesan tersebut kepada Alya.


Di kelasnya, Alya segera membuka pesan tersebut, ia tersenyum sendirian ketika membacanya.


"Ih so sweet amat sih kalian berdua," sahut Kiki.


Alya pun meminta foto bertiga dengan sahabatnya, "kita foto yuk, mas Andra nanya aku lagi apa,"


Alisa dan Kiki antusias, mereka merapikan rambut agar terlihat rapi.


"Kalian kenapa semangat banget!" celetuk Alya.


"Jangan salah paham Al, kita cuma enggak mau terlihat acak-acakan di depan kamera, tenang aja sih!" sahut Kiki sambil mencubit pipi Alya.


"Tahu nih! masa sama temen sendiri curiga?" kata Alisa.


Alya menghela napas panjang, "oke yuk kita foto," ajaknya.


Mereka bertiga pun berpose, lalu Alya mengirimkan foto tersebut kepada suaminya.


Lagi sama mereka, kamu jangan lupa makan siang ya sayang...

__ADS_1


Andra bergegas membuka pesan tersebut, ia tersenyum lebar, "cantiknya Alya-ku," ucapnya.


Okey sayang, kamu belajar yang rajin ya, kalau ada cowok iseng jangan di ladeni, ingat pesanku ya? Love you...


Alya tersenyum kegirangan saat membuka pesan balasan dari suaminya.


"Hmmm... bikin iri yang jomblo aja nih kamu Al!" ucap Alisa.


Kiki ikut menyambung, "ngenes banget aku jadi jomblo!"


Alya merangkul kedua sahabatnya sambil tercengir, "Semangat dong, masa sedih... kalian juga nanti bakal ada jodohnya, lagian umur kalian masih muda, kebetulan aku dapat jodohnya lebih cepat aja," ucapnya.


"Iya, beruntung banget kamu Alya..." ucap Kiki.


Alya mengirim lagi balasan untuk Andra.


Pasti aku akan ingat pesan kamu sayang, love you too...


Andra menjadi lebih tenang setelah mendapatkan pesan balasan dari istrinya tadi, ia pun langsung melanjutkan lagi pekerjaannya.


Begitu juga Alya, ia mengikuti semua rangkaian acara yang di adakan untuk perkenalan mahasiswa/i baru.


Setelah kuliah selesai, Alya yang sebelumnya sudah memberi kabar pada Andra, tak sabar ingin menemui suaminya yang ada di parkiran halaman kampusnya.


Ia tergesa hingga tidak sadar menabrak seorang cowok, dan ternyata cowok tersebut adalah teman satu kelasnya tadi.


"Kamu?" ucap cowok tersebut.


"Maaf ya.. aku enggak sengaja," sahut Alya.


"Enggak apa-apa kok, kamu baik-baik aja kan?" tanya cowok tersebut.


"Iya aku baik-baik aja, maaf ya aku harus pulang, duluan ya..." ucap Alya.


Alya lupa siapa nama cowok tadi, yang jelas ia tidak mau terlalu lama mengobrol dengan laki-laki lain, pikirnya.


"Sayang..." Andra menghampiri Alya lalu memeluk tubuh mungil itu.


"Maaf ya nunggu lama deh," sahut Alya.


"Enggak kok, yaudah kita pulang sekarang?" tanya Andra.


"Aku laper... kita makan di luar gimana?" ajak Alya.

__ADS_1


Andra tersenyum tipis, "oke, seperti yang tuan puteri inginkan," sahutnya mengiyakan.


Alya tersenyum senang, "oke,"


__ADS_2