
Sesampainya di depan rumah sahabat Sabda dan Cinta, Andra menghentikan mobil mewahnya tepat di depan sebuah rumah sederhana, sederhana untuk ukuran orang tajir seperti Andra tentunya. kalau untuk orang biasa pada umumnya sih, rumah itu termasuk mewah juga.
"Akhirnya kita sampai sayang, ayo kamu harus rapikan penampilanmu, jangan sampai terlihat jelek didepan calon istrimu nanti, dia itu masih sangat muda loh.." tutur Cinta antusias. sementara Sabda hanya diam tidak ikut menimpali.
Andra berdecak, sebenarnya ia merasa malas melakukan hal ini, ia lebih suka hidup sendiri seperti saat ini. tidak ada beban menurutnya.
namun ia tidak memiliki piliahan lain, mamanya akan kecewa kalau ia tidak menuruti kemauan mamanya itu, bahkan mamanya pernah sampai jatuh sakit karena memikirkan dia yang tidak kunjung menikah juga.
"Sudahlah ma, sampai berapa lama lagi kamu akan merapikan penampilan anakmu itu, dia sudah tampan, tidak perlu kamu cek lagi." tutur Sabda yang tidak sabar melihat kelakuan istrinya itu.
Andra mengacungkan ibu jarinya pada Sabda.
"Betul apa yang papa bilang, aku sudah tampan ma, cepatlah aku malas berlama-lama semakin cepat selesai kan semakin bagus." tutur Andra.
Cinta malah tersenyum senang.
"Ah kamu udah nggak sabar, ingin bertemu dengan calon istrimu ya? oke oke, mama nggak akan buang waktu, ayo kita masuk ke dalam." tutur Cinta yang tak henti-hentinya menyunggingkan senyuman penuh kebahagiaan. sementara Andra terlihat malas menanggapi ocehan Cinta. sedangkan Sabda hanya menuruti kemauan Cinta saja. apapun yang membuat istrinya senang, maka ia dukung. .
Tingtong
Cinta menekan bel rumah itu, mereka masih menunggu ada yang membukakan pintu.
Ceklek
pintupun terbuka, ternyata seorang pelayan yang ada dirumah itu yang membukakan pintu.
"Selamat sore, saya ingin bertemu dengan nyonya Mahira, apakah ada ?" tanya Cinta.
Pelayan itu menyambut dengan ramah.
"Silahkan masuk nyonya, kedatangan nyonya sudah ditunggu oleh nyonya Melisa dan tuan Reynard." tuturnya dengan sopan. Cinta tersenyum dan langsung masuk kedalam rumah itu. sedangkan Andra malah terdiam saja, seolah enggan untuk masuk.
"Astaga, Andra ? kamu kenapa malah diem aja disitu, ayo masuk. papa juga ngapain bengong sih !" ujar Cinta yang seolah sibuk sendiri.
Andra tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan Mamanya.
begitu juga dengan Sabda yang hanya ikut kemauan istrinya.
__ADS_1
"Cinta... akhirnya, kamu datang juga, sudah daritadi aku nungguin kamu loh," tutur Melisa yang berprofesi sebagai seorang pelukis terkenal itu.
Andra ternyata adalah salah seorang pengagum karya seni lukis, tentu ia tidak asing dengan sosok Melisa itu, dia tidak menyangka kalau calon mertuanya itu adalah seorang pelukis terkenal.
Sedangkan Rey menghampiri Sabda yang masih terdiam.
"Sab! ngapain bengong? duduklah. ngobrol dulu, sibuk banget kan lo akhir-akhir ini," ujar Rey seolah sudah mengenal akrab Sabda.
"Haah, iya lelah juga gue, lo sih enak, kerja dirumah aja udah beres." jawabnya lesu.
"lo ini, boss kok capek sih, apalagi udah ada presdir baru kan, itu Andra anak lo? ganteng juga ya, persis kayak lo wajahnya pas muda, tapi gantengan Andra sih!" celetuk Rey, Sabda hanya tertawa kecil menanggapinya.
"Udah lama banget kita nggak ketemu, semenjak gue kerja di UK," tutur Rey yang tidak lain adalah sahabat Sabda itu.
Sabda hanya membalas dengan senyum tipis.
"Dah lama banget, Lo juga betah banget di UK, padahal anak istri lo di sini." sahut Sabda, dan mereka berduapun mengobrol akrab.
"Andra, kamu waktu kecil om gendong loh! sekarang kamu udah dewasa banget, ganteng dan lebih macho kamu di banding papa kamu." ucap Rey sambil menepuk bahu Andra.
"Om bisa aja." jawab Andra sambil melempar senyum.
"Gue disuruh ngapain sih disini, daritadi mereka sibuk sendiri, kalau gue lihat-lihat." gumam Andra dalam hati.
"Ya ampun, anak ganteng malah di anggurin ya, silahkan duduk sayang." tutur Melisa, Andra hanya tersenyum tipis. "terimakasih tante," jawabnya.
"Nta, sebentar ya aku panggil anakku dulu, tadi sih lagi tidur siang dia, udah sore gini belum bangun juga."tutur Melisa.
"Manis banget, kalau dia masih ngantuk jangan dibangunin Sa, kasian." jawab Cinta.
"Udah nggak papa, tunggu bentar ya." Melisa naik keatas menuju kamar anaknya.
**
Melisa membuka pintu kamar gadisnya yang tidak terkunci.
Ceklek
__ADS_1
"Ya ampun, beneran ini anak, belum bangun juga." gumamnya.
Ia menghampiri gadis itu yang tidak lain adalah Alya, ia ketiduran sepulang sekolah.
"Alya, bangun sayang, ayo buruan bangun nak.." Melisa menggoyang-goyangkan tubuh Alya, Alya pun menyipitkan matanya perlahan.
"Mama, ngapain di kamar Alya?"tanyanya sambil mengucek mata bulatnya itu.
Melisa tersenyum lalu mengapit kedua pipi putrinya itu.
"Cepetan kamu cuci muka, terus pakai baju yang tadi mama kasih ke kamu, ada tamu dibawah yang mau ketemu."ujarnya pada Alya. Alya menggeleng tidak setuju.
"Alya nggak mau ma, lagian sejak kapan Alya punya tamu selain teman-teman Alya, itu pasti tamu mama, buat apa Alya menemui mereka." tuturnya enggan menuruti kemauan mamanya.
"Sayang, mama mohon. lagipula Alya sudah janji kan sama mama, kalau Alya akan jadi anak yang menurut. Alya ingat kan kalau mama ijinkan Alya sekolah ditempat yang Alya mau, maka Alya akan menuruti setiap permintaan mama." tutur Melisa mencoba mengingatkan Alya. Alya pun teringat akan janjinya saat akan masuk sekolah menengah atas. Melisa yang mengiginkan Alya untuk sekolah di luar negri, namun ia tidak mau dan ingin tetap di indonesia. Melisa mengijinkan, asalkan Alya mau menurut dengan mamanya itu.
"Astaga, kenapa aku bisa berjanji seperti itu," batinnya.
"Gimana sayang, buruan ya ganti bajunya. Mama tunggu kamu disini, kita kebawah bersama." pintanya.
Alya pun hanya bisa megangguk mengiyakan.
"baiklah, tunggu sebentar ya." ucapnya terpaksa.
"Ini pasti ada apa-apanya deh, soalnya mencurigakan banget kelakuan mama kali ini, jangan-jangan aku mau di jodohin lagi?" batin Alya.
_____________________________
Lanjutan akan di Up besok lagi ya 😍
Kalau boleh Baca juga Karyaku yang berjudul My Husband Is Cold Yaa..
dan kalau boleh lagi VOTE nya di karya itu aja ya, karena Karya yang ini belum bisa naik Rank. tapi terserah kalian sih 😂
Makasih yang udah mau baca 😘
__ADS_1
Jangan lupa Like dan Komentarnya kakak 😘😘