Wanita Adalah Sumber Uangku

Wanita Adalah Sumber Uangku
Ch 64: Shop System


__ADS_3

Dampak dari tragedi yang menimpa komplek perumahan paling elit di kota menyita perhatian seluruh penjuru negara, banyak media yang memberitakannya, bahkan sampai ke luar negeri. Jakarta harusnya kota tanpa darah murni suatu klan, namun kenyataannya … ada puluhan darah murni yang terlibat dalam kerusuhan itu. Menimbulkan kerusakan yang tidak sedikit dan rugi puluhan miliar bahkan ratusan.


Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Yah, hanya satu … seorang wanita dari klan Sema. Karena hal itu, anggota-anggota klan Sema yang bekerja di militer untuk negara datang untuk melihat-lihat.


'Hoam! Ugh, dampak dari kejadian itu tidak main-main, ya? Apa mereka bisa mengetahui jika aku yang membunuh Yani? Eh, tidak … dia jelas-jelas mengakhiri hidupnya dengan sengaja.' Yayan bergumam dalam saat melihat berita di TV.


Rumah di diamond town sedang direnovasi akibat beberapa kerusakan dan penyelidikan oleh pihak berwenang. Jadi, Yayan sekeluarga kini tinggal di sebuah apartemen untuk sementara waktu.


'Yah, tapi mereka mustahil untuk bisa mengetahui jika Yani tewas penyebabnya adalah diriku secara tidak langsung. Aku harus mempertahankan kondisi damai ini untuk sementara. Ada banyak hal yang perlu kulakukan dulu. Ngomong-ngomong … paling berbakat?' Yayan mengingat-ingat ucapannya Yani.


“Yan, apa yang kamu pikirkan? Apa soal kejadian tempo hari?“ tanya Vina yang ikut menonton TV, ia duduk di samping Yayan, menyandarkan kepalanya di bahu suaminya itu.


“Y-ya, kita harus memikirkan dampak dari kejadian itu.“


Yayan sedikit memalingkan muka lalu bergumam dalam hati. 'Yah, untuk sekarang … aku serahkan semua tanggungjawab pada Nesa. Dia kuatur yang menjadi bintang utama pada peristiwa itu. Maafkan aku, nesa.'


Si silver fang kini mengasingkan diri. Aksinya yang mencolok membuat ia repot sendiri sekarang.


“Dampak apa? Kamu terlihat tenang-tenang saja, seperti melimpahkan tanggungjawab pada orang lain!“ celetuk Vina.


“Ahh, ya nggak lah ….“ Yayan tersenyum kecut. 'Celotehan asal itu sedikit menusuk.'


'Ngomong-ngomong soal tanggungan … ya, aku punya hutang pada Nesa. Aku harus membuat sebuah tempat untuk menampung anak-anak jalanan dan anak-anak yang kurang beruntung lainnya. Itu membutuhkan biaya yang sangat besar.'


Andrea kemudian menghampiri Yayan dan Vina yang sedang berduaan. Ia asal duduk di samping Yayan yang satunya.


“Aida, tetangga kita mengajak makan malam bersama di apartemennya,” beritahu Andrea begitu saja, ia ikut menyandarkan kepalanya di bahu Yayan.


“Kenapa tidak bilang?“


Aida dan sekeluarga juga ikut pindah sementara ke apartemen yang sama dengan Yayan.


“Mikha sudah mengurusnya.“ Andrea lalu memindahkan tangan kiri Yayan untuk menyentuh perutnya. “Aku tidak sabar untuk mengandung anakmu. Kapan ya, aku hamil?“


“Yang pasti … aku duluan!“ Vina menyahut, mengirimkan sinyal persaingan.


'Mereka selalu saja. Soal anak …. huh, entahlah? Itu yang paling diinginkan oleh ibu dan ayah, seorang cucu.'

__ADS_1


Tak berselang lama, Mikha datang membawa kabar yang sesuai laporan dari Andrea.


“Ya, kita akan datang. Kau tidak perlu mengkonfirmasi, Mikha!“


“Ah, begitu. Aku akan menyampaikannya.“ Mikha kembali untuk menyampaikan hal itu.


'Bu Aida? Dia benar-benar mirip dengan ibunya Wulan. Aku juga harus menyelidiki ini, terlebih soal perusahaan yang kelihatan penuh tipu muslihat, itu juga. Aku juga perlu mendirikan perusahaan agar tidak selalu dinyinyirin oleh kenalanku, selalu dikira mendapatkan dengan cara yang tidak-tidak. Ya, fokus untuk ke depannya mungkin itu semua ….'


[Host sepertinya butuh asisten]


'Aku sudah mengakalinya dengan merekrut Luna. Ya, sepertinya kurang.'


[Error System ternyata memberi dampak besar. Ada kebocoran yang tidak terduga, jutaan poin spera bocor, Host]


Yayan membelalak, dia segera membuat senyum sumringah.


'Oke … mari gunakan fitur shop yang tak pernah kusentuh itu.'


“Maaf, aku sepertinya harus ke belakang sebentar,” beritahu Yayan pada kedua istrinya.


Mereka sedikit kaget. “Ahh, ya … hati-hati.“


“Aku cuma ke toilet.“


Yayan yang berada di toilet sedang melihat-lihat item yang ada di shop system. Spera yang dia miliki saat ini karena bug yang disebabkan olehnya itu berjumlah 6 juta poin. Harusnya cukup membeli beberapa item atau skill yang berguna di masa depan.


"Hmm ... Perfect worker? Sepertinya itu berguna. Dengan itu, aku bisa memiliki bawahan dengan spesifikasi tinggi tanpa susah-susah mencari. Dan yang terpenting tidak perlu digaji."


Yayan memilih item itu, dia membaca penjelasannya. Yah, tanpa pikir panjang langsung dibeli.


[Perfect worker berhasil dibeli dengan harga 3 juta spera]


[Semoga bermanfaat, host]


Yayan lanjut memainkan panel system di hadapannya.


[Perfect worker]

__ADS_1


[Slot: 0/15]


[Customize]


Yayan memilih menu kustom. Sepertinya itu mengatur pekerja seperti apa yang diinginkan yayan.


Menu kustom itu bisa mengatur sendiri bagaimana bentuk pekerja dan bidang keahlian yang ingin diberikan. Lumayan lengkap, ditambah juga dengan kepribadian agar tidak mirip seperti robot.


Yayan pertama-tama membuat seorang asisten yang handal dalam segala urusan. Yah, dari urusan kerjaan, rumah, sosial, dan lain-lain. Bahkan urusan ranjang.


"Eh, apakah ini perlu?"


[Ya, jika host tidak puas dengan ketiga istri host]


"Sebetulnya puas-puas aja, sih. Ya, sepertinya batal ... secara tidak langsung aku meng-empatkan mereka bertiga. Itu tidak baik."


Ya, omong kosong. Yayan di masa depan memang secara tidak sengaja meng-empatkan istri-istrinya.


Yayan juga menambahkan beberapa tambahan lain untuk calon bawahannya yang sempurna. "Bakat klan apa yang ingin kutambahkan? Yang dinilai berguna dan fleksibel dalam berbagai urusan?"


System memunculkan daftar berbagai klan yang ada di seluruh dunia, kemampuannya beragam dan cukup menarik. Ada pula yang nampak tidak berguna dan sedikit absurd.


"Darah murni klan itu pasti sangat malu dengan bakatnya."


Yayan terfokus pada suatu bakat dari sebuah klan. “Bakat ini mungkin cocok. Kemampuan untuk memanipulasi bentuk tubuh sesuai keinginan pengguna. Jika sang pilot benar-benar ahli … dia bisa membuat tubuhnya tampak seperti orang yang ditiru.


Namun, agar benar-benar maksimal, struktur tubuhnya harus benar-benar dipahami, baik luar maupun dalam. Jika tidak … maka cuma bisa meniru tampilan, tapi tidak dengan fungsi. Ya … sepertinya aku terlalu memaksa agar bakat ini cocok untuk bertempur. Hmm, ya, tidak masalah. Bakat penyamaran lebih dari cukup. Mungkin aku bisa beri pengetahuan tentang hewan-hewan tertentu agar bisa untuk pertahanan diri.“


Yayan selesai dalam kustomisasi untuk perfect worker pertamanya. Dia memadukan sedikit wajah Vina, tubuh Andrea gabungan Mikha. Dia memang sengaja melakukannya.


Dan ada tambahan …. “Manja pada Tuannya, beringas pada orang lain”


Tidak seekstrim untuk melakukan s3x, hanya bersikap manja biasa.


“Yes, selesai. Namamu adalah Alfa … ya, sepertinya terdengar keren dengan menggunakan alfabet Yunani?!“


Yayan lanjut untuk bawah keduanya. Karena tidak memungkinkan untuk dimunculkan langsung, jadi terpaksa disimpan saja dulu kustomisasinya.

__ADS_1


__ADS_2