Wanita Adalah Sumber Uangku

Wanita Adalah Sumber Uangku
Ch 75: Semuanya terlalu mudah


__ADS_3

4 bulan kemudian …


Selama sepertiga tahun yang terlalui tidak ada kejadian menarik yang terjadi pada kehidupan Yayan. Seolah-olah bahwa peristiwa besar yang terjadi pada dirinya cuma sebatas kerusuhan di Diamond town, yang kini mulai dilupakan semua orang.


Keadaan damai semacam itu memang kadang membosankan, apalagi Yayan berpredikat super human sekarang. Statistik System telah mencapai batas maksimal yaitu 200 selama 4 bulan terakhir.


Pencapaian pria itu bukan sebatas soal pribadi. Yayan punya pencapaian lain. Dia kini adalah seorang Owner dari sebuah perusahaan yang sedang naik daun.


Yaavim … perusahaan yang sudah sedikit merevolusi industri peralatan elektronik, otomotif, serta, persenjataan di Indonesia. Perusahaan yang disuruh Yayan sudah mengubah beberapa kebiasaan di negaranya. Tidak ada yang namanya peralatan elektronik dari luar negeri, Yaavim memonopoli seluruh peredaran barang dengan mesin-mesin canggih yang belum pernah ditemukan.


Produk-produk dari Yaavim pun tidak mampu ditiru. Beberapa kompetitor perusahaan asing yang berada di Indonesia secara perlahan menarik pabrik-pabriknya. Pasar Indonesia memang sepenuhnya menjadi milik Yaavim.


“Huh, lagi-lagi harus meeting lagi. Itu sungguh kegiatan yang membosankan!“ keluh Yayan setelah keluar dari ruangan meeting.


“Mau gimana lagi … kau Owner-nya, sayang! Dan perusahaan kini tengah berupaya mengambil langkah baru. Ini butuh persetujuanmu,” balas Vina yang berdiri di samping Yayan, membawa sebuah tab, ia melihat-lihat jadwal dari suaminya itu.


“Harusnya tidak perlu …. Alpha dan Luna bisa mengurusnya. Peranku tidak diperlukan!“ Yayan mulai berjalan pergi melewati koridor. Dia berlalu ke ruangannya, Vina mengikutinya.


Sepanjang jalan, para karyawan menunduk hormat jika berpapasan dengan pimpinan tertinggi di perusahaan. Yaavim adalah perusahaan yang memberikan gaji pokok terbesar untuk karyawannya. Tidak ada yang perusahaan lain yang berani memberikan gaji 20 kali lipat dari upah minimum yang ditetapkan pemerintah.


Yaavim pun tumbuh menjadi perusahaan impian bagi semua orang di Indonesia, semua orang ingin bekerja di sana, bahkan walaupun menjadi buruh pabrik. Dan gajinya masih yang paling tinggi.


“Hmm … sayang, mungkin besok kita harus pergi ke Eropa untuk peresmian cabang-cabang pabrik di sana,” ungkap Vina.


“Ke Eropa? Apa mungkin bisa sekalian liburan?“ gumam Yayan.


“Ya, itu terserah kamu, sih,” timpal Vina.


“Oke, Vin … kita liburan ke Eropa. Sampaikan berita ini pada semua orang. Kita berangkat malam ini!“


“Eh? Tidak, tidak … masih ada hal yang perlu kamu——”


“Biarkan Alpha yang mengurusnya.“


“Huh, oke. “

__ADS_1


.


.


.


.


Yayan pulang bersama Vina. Mereka berdua naik mobil yang menggunakan teknologi auto pilot, cuma perlu meng-input alamat tujuan, maka mobil itu bisa bergerak ke sana. Salah satu terobosan yang ada di perusahaan Yaavim. Teknologi ini susah ditiru oleh para kompetitor. Jika bisa pun, kualitasnya jauh di bawah milik Yaavim.


Penemuan-penemuan ini asalnya dari System. Yayan pernah membeli beberapa Purwa rupa dari beberapa teknologi. Dia tinggal menunggu waktu yang pas untuk memunculkannya.


“Vin, mau mampir sebentar?“


“Ya, aku nggak masalah, sih.“


Sebelum pulang, mereka berdua mampir di sebuah rumah makan. Pemilik rumah makan dan beberapa pelanggan pun terkejut bukan main. Keadaan menjadi ricuh, semua orang berebut untuk meminta foto. Tingkat kepopulerannya menyamai para selebriti papan atas di negara ini.


'Yah, seharusnya aku menyembunyikan identitas, sih,' gumam Yayan dalam hati.


Seseorang mendadakk melakukan hubungan telepati.


“Lapor, Tuan. Saya sudah melumpuhkan semua ancaman di dekat Anda!“


“Oh, bagus Zeta. Lumpuhkan semua yang nampak menganggu!“


“Baik.“


Sebagai orang berpengaruh, Yayan dan sekeluarga setiap hari menjadi incaran banyak pihak yang tidak senang dengan pencapaiannya.


Setelah selesai makan, Yayan dan Vina melanjutkan perjalanan. Mereka butuh waktu beberapa menit untuk sampai di perumahan Diamond town.


Kedua istrinya yang lain pasti sudah menunggu kepulangannya. Dan ngomong-ngomong … ketiga istrinya itu sebetulnya sedang dalam keadaan hamil, perut mereka kini sedikit membesar.


“Selamat datang.“

__ADS_1


Andrea dan Mikha melayani sang suami dengan sebaik-baiknya.


“Umm … Yan, kita beneran akan pergi ke Eropa?“ tanya Andrea.


“Ya, kita butuh liburan. Aku sedikit suntuk dengan keadaan ini!“


“Hmm … okelah. Aku menurut saja.“


Yayan mengangguk, dia lalu pergi ke kamar. Dia langsung membaringkan diri di atas tempat tidur.


“Yah, semua impianku sudah terwujud. Lalu, sekarang … apa yang ingin kulakukan?“ gumam Yayan menatap langit-langit. Dia mulai membayangkan dirinya sebelum mempunyai System.


Ya, serba sedikit susah. Hidupnya berjalan penuh dengan tekanan. Dan kini sekarang Yayan bebas dari semua itu. Memiliki musuh pun tidak akan berpengaruh besar padanya. Terkecuali jika musuh utama setara dengan dirinya.


Untuk saat ini, klan Sema tidak ada yang melakukan pergerakan. Perusahaan SATA Telcom pun sedang ayem, meskipun mereka kini dalam ambang kebangkrutan. Dan untuk Mafia PANDA … Yayan tidak bisa mengendus sisa jejak keberadaan mereka.


Ya … terlalu mencurigakan.


Ada satu hal yang aneh … semua ini berjalan terlalu mudah! Yayan kadang berpikir begitu. Dia cemas bila musuh-musuhnya itu sedang mempersiapkan suatu rencana yang besar dan tinggal menunggu waktu yang pas.


Yayan cuma bisa melakukan beberapa persiapan, seperti organisasi Black Robe yang kini semakin besar. Organisasi pemburu penjahat yang anggotanya sudah lebih dari 5000 orang. Jika bosan, Yayan kadang ikut dalam salah satu operasi mereka. Mereka juga memperkejakan anak-anak di lembaga Yaavim, lembaga kemanusiaan yang didirikan untuk menyelematkan anak-anak jalanan. Mereka dilatih untuk menjadi pasukan elit.


Satu lagi, untuk urusan Aida … Yayan sudah memutuskan pengendalian dari klan Sema. Skill mental out kini sudah level maksimal. Wanita itu pun sudah bersatu dengan Rinto dan Wulan kembali. Persatuan yang sedikit mengharukan.


“Yah, dari semua itu … mungkin sebentar akan ada sesuatu sebab hari tenangnya terlalu lama!?“


Dan kapan terjadinya tidak diketahui.


.


.


.


.

__ADS_1


Masuk arc baru.


__ADS_2