
Setelah Dina tenang kamipun kembali kekamar.
"Sayang gih lanjut bobok lagi"Kataku .
"Iya yang,aku takut lho Dina aneh aneh yang, soalnya aku lihat dia nekatan,sama seperti kamu yang" ujar Andre cemas .
"Mungkin masih emosi sayang,merasa dikhianati,biar dia sendiri tenang yang"Balasku.
Kami tertidur setelah ngobrol dengan kesal,jam delapan pagi aku dan Andre dibangunkan Celsi.
"Tolong,tolong..,Yunita bangun !!"Suara Celsi sambil ketuk pintu kamarku.
Aku dan Andre terkejut tersentak,lalu aku membuka pintu kamar.
"Ada apa Cel,kok kamu gelisah" ujar aku saat buka pintu.
"It-itu...,itu siDina udah biru mulutnya berbusa dia minum baygon,au lihat nadinya masih berdetak,sepertinya enggak lama dia minum itu,tolong woi kita bawa kerumah sakit" ujar Celsi .
Kami tersentak langsung menuju kamar Dina , Andrepun menyalakan motor,kami memapah Dina,Diperjalanan Dina masih sadar sedangkan kami ketakutan.
"Oalah Din,Din..,gila kamu ya" ujarku .
Sampai dirumah sakit kami jadi tenang,syukur dirumah tadi ada Andre,di IGD Dina aku lihat mulutnya diselang mereka,dokter dan suster, berusaha mengeluarkan racun baygon itu,hidungnya Dina diselang tapi berdarah ternyata ada polip.
Kami bingung mudah mudahan dia selamat, jarak satu jam dokter keluar dari IGD.
"Suyukur kalian cepat bawa pasien itu kemari kalau tidak nyawanya enggak selamat" ujar dokter pada kami.
"Makasih ya dok" ujarku cemas .
Oalah Dina gara gara patah hati jadi gini,sama kayak aku lemah,Dina udah sadar dan dia diruang inap pasien,opname.
"Nekat kali kau,kalau kau mati apa enggak kami disini yang susah !" ketusku .
"Kok enggak mati aja aku hah,untuk apa aku hidup"Balas Dina tangisnya pecah.
"Kenapa kau kok gini?,diantara kami kau yang kuat,kenapa sampai begini" ucapku .
"Tadi Fary sms memutuskan aku,aku enggak terima,pikiranku gelap kak,jadi mending mati aja,percuma kami udah pacaran jalan Tiga tahun" ujar dlDina menangis.
"Ya udah istirahat lah,biar aku yang hubungi Fary" ucapku.
Aku dan Andre keluar dari ruangan untuk menelpon Fary.
Sewaktu Aku Call Fary.
"Hallo...,Fary minta tolonglah aku,Dina masuk rumah sakit karena kau putuskan dia nekat minum baygon"
Suara Fary dari telpon.
"Ahk biar aja situ,dia cari perhatian itu,biar aku jumpai dia,aku enggak suka diatur atur dia, dia posesif aku bosan !"
Jawabanku .
"Tolong lah Far lihat dia, kasih dia satu kesempatan lagi, mana tau berubah "
Fary pun mengalah akhirnya dia mau datangke rumah sakit,aku dan Andre jadi lega.
"Yun pulang aja kalian,biar aku yang jaga dia, maaf ya udah bikin repot" ucap Fary pada kami saat diluar ruangan.
"Enggak apa apa Far,namanya berkawan jadi saling bantu" ucapku.
"Ok lah Yun,makasih ya" jawab Fary lagi.
Akupun dan Andre pulang kekost,sampai dikost Andre berucap.
"Sayang kalau aku bilang putus sama kamu, apa yang kamu lakukan?" ujar Andre ,
"Oh kamu tanya gitu ada niat?"Jawabku marah.
"Ahk enggak aku tes kamu aja kok,sebarapa dalam rasa kamu keaku ?" ujar Andre .
"Cinta enggak perlu dites,tapi dibuktikan sayang" ucapku .
"Hemm aku ngerti heheheh"Ucap Andre
"Cih ngerti apa sayang?" ujarku lagi .
__ADS_1
"Pasti dia enggak cinta sama aku, enggak sayang samaku huh" Andre jadi merajuk .
"Kalau enggak cinta,ngapai kita begini?,sok ok merajok nih " ucapku mencium pipinya .
"Hem...,ya udah sayang enggak usah kita bahas yang aneh aneh ya" ujar Andre .
"Kan dia duluan yang bahas uh" sambungku lagi sambil buang muka.
Dia memelukku dan menatapku dengan pelan dia mencium bibirku,jantung aku masih saja berdebar saat melihat wajahnya dari dekat saat ciuman bibirnya aku gigit.
"Oh nakal ya " ujar Andre.
"Pelan eheheh bikin tanda sayang" ucapku .
"Hahahah,yaudah aku enggak marah,kamu enggak lapar sayang?" tanya Andre .
"Lapar sih beli lah yang !" ujarku .
Andre pun keluar beli makan aku dialam kamar,berbaring aku sms Fary apa siDina udah mendingan,Fary menjawab sms aku dia udah mendingan aku jadi tenang.
Enggak sangka Dina yang begitu tegar bisa juga lemah karena cinta,aduh sakitnya bila itu terjadi padaku.
Pangeranku pun ini membawa nasi dua bungkus,lalu kami makan bersama.
"Sayang besok aku pulang huhuhu"Kata Andre.
"Iya sayang,enggak apa tapi minggu depan kan kamu datang lagi" ucapku .
"Iya...,ehehe yuk dihabiskan sayang"ucap Andre.
Malamnya aku enggak kerja aku habiskan waktu untuk dia kami hanya menonton
apa lagi kalau bukan india.
"Sayang semua udah ditonton !" ujar Andre menyerakin kaset dvd .
"Apa enggak ada lagi yang indianya ditonton sayang?"Tanyaku.
"Sudah ditonton semua huhuhu..,nonton paranormal activity aja yuk sayang" ajak Andre.
"Cih...,aku parnok kalau nonton itu" ucapku .
"Enggak aku enggak mau sayang,aku semalam beli kaset baru,lupa pula aku kasih tau" sambungku mengambil kaset didalam lemari.
"Kaset apa sayang?" tanya Andre penasaran .
"Lihat aja sendiri yang,ayo hidupkan!" ujarku mengasih kaset baru padanya.
karena kaset enggak ada gambarnya ,dia jadi penasaran itu kaset apa,aku yang tau itu kaset apa jadi senyum senyum.
"Cih,sayang mesum,masa kita nonton bokep?"Ujar Andre.
"Nonton itu sekali kali,biar sayang tau dan belajar ahahah"mesum aku.
"Aduh nanti juniorku yang perkasa jadi naik gimana yang?" ujar Andre mulai mesum.
"Main lah kita ahahaah" Aku pun ikut mesum.
"Cih..,sayang mesum " ujar Andre .
Aku mengajak Andre untuk menonton film Blue sebenarnya aku hanya untuk memancing dia saja menoton film dewasa ini.Kami terbawa suasana dan terpancing saat serius menonton film tersebut.
Semua gaya yang ada difilm tersebut kami praktekkan dengan nafsu yang memuncak,kami sudah dirasuki nafsu setan duniawi dan melanjutkan permainan ini.
Andre mulai lihai mungkin karena melihat Film dan aku juga mengajari Andre,aku sangat puas dengan permainan Andre sampai aku mencapai puncak berkali-kali.
Kini Aku dan Andre terkulai layu diatas kasur karena sangat lelah,nafas kami juga tersengal seperti sehabis berlari kencang.
"Sayang kamu udah perkasa, dulu enggak pandai vakum goyang dan kaku ahahah" ucap ku puas .
"Percuma lah ada guru sexx nya ahaha, berkat panduan kamu sayang aku jadi pintar " ujar Andre memeluk aku.
"Ish kalau kamu pintar nanti coba praktek sama yang lain sayang" ucapku mmebalas pelukannya .
"Aku pertama kali sama kamu,mana mau aku cari ikan asin diluar,kan ada kamu yang bohay ahaha" Andre mesum .
"Bohong...,ishh bukti kan lah" ujarku .
__ADS_1
"Kan udah aku buktikan sayang,kalau kita jauh 5 menit telponan,gimana aku bisa pendekatan sama orang,lagian aku enggak ada niat sayang" ujar Andre gombal .
"Bener ya sayang,saat ini aku percaya sama kamu kalau ketahuan aku,aku enggak akan memaafkan kamu" ucapku .
"Suatu hari saat aku udah siap,aku akan minta izin sama keluarga untuk mengenalkan kamu sayang" ujar Andre .
"Aku tunggu sayang,jangan kasih aku harapaan palsu ya " ujarku .
"Hedew...,percaya sama aku sayang,aku beda dari mantan mantan kamu" ujar Andre .
"Iya sayang" ujarku .
Lalu kami berdua tertidur,besok dia akan pulang sedih sih tapi enggak apa apa.
******************************
Esok harinya sebelum Andre pulang kami jenguk Dina sebentar.
"Gimana Din,udah mendingan ?"Tanyaku.
"Sudah kak,aku udah boleh pulang"ucap Dina
" Oh baguslah,soal Fary gimana?"Tanyaku lagi.
"Kami balikan kak,makasih ya mau nolong aku" ujar Dina .
"Ahk kitakan teman saling bantu dek"Balasku lagi.
"Oh Andre mau pulang kak?,kok dia bawa koper?" ujar Dina .
"Iya Din aku mau pulang,sebelun pulang jenguk kamu dulu,berat sih tapi aku melanjut kan kuliahku dulu lah Din" ujar Andre.
"Tapikan datang lagi ehehe,jadi rindu lah bini kamu disini" kik Dina .
"Seminggu sekali aku kesini kok Din" ujar Andre.
"Iya nya..,bagus lah,biar enggak kesepian iya kan kak Yun" ujar Dina.
"Iya Sin,sayang udah jam 4 ayo aku antar ya"Kataku sedih.
"Kami pulang ya Din" ujar Andre .
Setelah kami pamit sama Dina aku mengantar Andre kestasiun kami berpisah lagi,Kereta aku mau berangkat,Andre enggak malu memelukku dengan erat dan mencium kening aku,padahal banyak orang.
"Tunggu aku ya sayang,aku datang lagi"Kata Andre.
"Iya sayang,jangan macam macam ya"Kataku pada Andre.
"Janji sayangku,aku enggak macam macam, kamu juga ya jangan macam macam" ucap Andre.
Dia pun melepas pelukanku,saat dia naik kedalam Bus itu wajahnya sedih,matanya teduh dan pasrah,aku tersenyum saat bus berangkat ,air mataku pun tak terbendung lagi,saat orangnya udah enggak ada baru tangis aku pecah,sok kuat aku begini lah yang LDR an.
Lalu aku pergi meninggalkan stasiun,karena dia udah pergi kekota M,melanjutkan kuliah kedokterannya,sampai didalam kos,aku sms dia kalau sudah tiba dikos,dia pun membalas nya,ahk sedih hampir seminggu dia disini.
Aku mulai berharap semoga dia yang terakhir.
tapi harapanku tak yakin kalau dia akan jadi milikku selamannya,Apalah yang akan dikatakan keluarga nya kelak jika tau aku seorang janda anak satu,mana mungkin setuju.
*****************
Malamnya Andre sudah sampai kost, dia pun sms kepadaku.
Sms Andre
"Sayang aku udah nyampe, ini udah dikamar kamu jangan macam macam disana sayang ya muach sayang May May ku ."
Balasan smsku
"Ooh udah sampai sayang,iya aku enggak macam macam kok,kamu juga ya jangan macam macam ,muach sayang Pay Payku"
Sudah tenang dia sampai disana ,aku bisa kerja dengan hati yang tenang.
Dina sudah pulang,syukur ada dia jadi aku bisa main kedalam kamar nya,sementara Celsi jarang didalam kamar dia hantu warnet sama kokonya,setiap hari mereka begadang diwarnet itu.
"Sudah pulang cowokmu kak?" ujar Dina yang udah mulai sehat.
"Sudah dek,iya kulitmu kok melepuh pahanya?" ucapku saat dikamarnya.
__ADS_1
"Akkibat baygon katanya kak, jadi kulitku panas,terus melepuh"ujar Dina .
Aku geleng kepala saja melihat Dina terbaring diatas tempat tidur,aneh aneh saja.