
Sudah dua bulan kami jadian dan semakin mesra,panggilan kata sayang kini berubah menjadi Mama dan papa.
" Ma...,mau enggak aku ajak kerumah?,aku mau kenalin kamu sama opungku" Ucap Juan yang sudah datang lagi berduaan denganku.
"Hah apa papa udah bilang kalau aku ini Janda?,aku takut opung kamu enggak setuju" Sambungku dengan ragu-ragu.
"Aku sudah menceritakan hubungan kita ma,dia mau kok ketemu kamu ma,tapi soal status mama aku belum bilang " Pria ini jadi cemas sambil mengkerutkan alis takut kalau aku marah tidak jujur pada orang tua yang telah membesarkan Juan.
"Apa dia tau sayang kalau aku ini seoramg muslim?" Tanyaku lagi karena masih enggak enak bilag datang kerumah Juan tanpa persiapan.
"Sudah tau ma, mama jangan cemas gitu lah" Juan tersenyum manis saat tiduran diranjang empuk ini.
Malam sudah tiba hati ini jadi enggak tenang saat sudah didepan rumah Juan,apakah opung lelaki yang kucintai ini akan suka padaku? dan aku tidak mau terulang seperti dulu kisahku dengan Andre.
Sampai didaun pintu rumah Juan,aku melihat wanita tua sedang menunggu kedatangan kami, dia menyambutku dengan hangat.
"Masuk- masuk nak "
Dengan nada suara ramah membuatku jadi sedikit nyaman dan tenang.
"Juan buatkan teh"
Ucapnya lagi sembari menawarkan aku duduk disofa empuk tersebut.
"Enggak usah repot pung, Yunita bawa oleh oleh nih" Sambungku dengan tertawa kecil sembari memberi bungkusan untuk wanita tua yang disebut opung atau nenek.
" Anggur ?,kok kamu tau opung suka buah ini"
Dengan nada senang sambil membuka bungkusan yang aku beri.
"Juan yang bilang pung"
Ucapku yang sudah duduk dan sesekali melirik Juan lagi buat teh didapur,karena ruang tamu tidak begitu jauh dari dapur.
"Muliate ya nang"
Tutur wanita ini yang artinya terima kasih.
Kami mengobrol akrab wanita tua itu menunjukan sebuah album foto, dia dengan senyum lebar memberi tau foto Juan ketika masih kecil.
" Ini Juan waktu masih kecil,dia anak yang baik dan penurut" Kata wanita itu sembari meningat masa kecil Juan.
"Juan waktu itu putih banget ya pung"
Sambungku yang sudah menempel duduk bersama wanita tua ini.
Umurnya sekitar enam puluh lima tahun selain ramah dia tidak banyak tanya padaku,dia terus bercerita hal menarik tentang Juan sehingga aku betah duduk dirumahnya.
"Juan udah lama ditinggal mama sama bapaknya,Juan dua bersaudara dan dia paling kecil" Kata wanita tua sembari mengelus album foto tersebut.
"Kalau gitu saudara Juan kemana pung?"
Ucapku jadi penasaran dan terus ingin menggali lebih dalam asal usul Juan.
"Ini saudara Juan dia anak yang manis,hanya Juan yang berlesung pipi,sekarang Hendri sedang kuliah nak" Jawabnya lagi sambil tersenyum kecil.
Tampan Juga Hendrik bermata cokelat dan berkulit putih,Juan datang dari dapur kearah kami.
"Opung cerita apa hayo?"
Kata Juan yang lagi membawa teh dan menyuguhkan diatas meja tamu.
"Opung cuma kasih tau sama Yunita foto masa kecil kamu, iyakan Yunita?"
"Oh iya mari nak diminum teh buatan Juan"
Ucapnya lagi dengan nada senang.
"Ayo ma"
Ucap Juan yang udah duduk didepan kami berdua,tanpa basa basi lagi aku langsung mengambil gelas dan menyeruput teh yang masih panas.
"Jadi orang opung tinggal berdua disini?"
Tanyaku setelah meletakkan gelas teh diatas meja.
"Disebelah anak perempuang saya,kalau malam gini mereka dirumah" Jawabnya dengan senyum.
"Tanteku tinggal sama anak ceweknya"
Sambung Juan lagi.
Jam terus berputar suara jangkrik lebih terdengar,terlihat wanita tua tersebut sudah mulai mengantuk dengam mata yang sedikit sayu.
"Opung masuk dulu ya nang,enggak bisa duduk lama pinggang opung sakit" Sembari beranjak dari duduknya.
"Iya iya pung"
Sambungku sambil menundukan kepala dan tersenyum.
"Juan nanti kau antar Yunita,mari nang"
Jalan secara perlahan dengan punggung yang sedikit terbongkok.
"Aman pung"
Jawab Juan dengan riang sekali.
Setelah wanita tua itu masuk kedalam kamar Juan mengambil duduk disamping aku dengan senyum lebar.
"Cemana ma?, opungku enggak cerewet kan?" Sambil menatapku penuh kesenangan.
"Baik pa"
Jawabku singkat sembari memandang wajah tampan Juan dengan lesung pipinya.
"Kalau lapar bilang ya ma,biar aku belikan nasi"
Sambil menunggu jawaban dariku.
"Kita makan diluar aja yok"
kataku lagi.
"Boleh,kalau gitu kita pamit sama opung, ayo kekamar opung ma"
Tanpa kata lagi aku menurut apa kata Juan, kami berdua kini sudah berada didalam kamar wanita tua itu.
"Pung kami keluar dulu ya !"
Juan bernada tinggi saat didepan kamar wanita tua.
"Huss papa kok teriak gitu,entar opung marah lho"
"Memang gitu,kalau jauh gini kita harus teriak ma, soal opung agak budek, maaf ya ma" Dengan bibit yang sudah mengerucut.
__ADS_1
"Oh iya nak"
Terdengar suara opung dari dalam kamar,dia malas membuka pintu kamar karena harus turun lagi dari ranjang,terpaksa berbicara dari dalam kamar.
Kami berdua melangkah keluar rumah sesudah Juan mengunci pintu rumah.
"Papa kita makan apa?"
Tanyaku yang sudah berada didepan sepeda motor Juan.
"Aku ngikut saja ma,apa aja boleh"
Jawabnya yang sudah diatas sepeda motor.
"Ya udah,bakso aja"
"Siap mama jelek"
Sembari menghidupkan mesin sepeda motor.
Sepeda motor Juan terus melaju dengan kecepatan sedang,seperti biasa mata orang yang lalu lalang memandang kami seperti kedatangan Artis.
"Kayaknya enggak usah disini ma"
Kata Juan saat didepan warung bakso.Padahal kami sudah mengambil tempat duduk sesudah Juan parkirkan sepeda motor.
"Udah terlanjur duduk pa,lagian bakso disini yang enak daripada tempat lain"
" lihat itu sebelah kiri kita , tante itu lihati trus, aku jadi gak nyaman" ucap juan .
aku lihat memang tante itu lihat trus, tanpa basa basi kami pun pindah tempat duduk ke paling depan .
" udah kan pa , eheheh ya udah sana gih pesan bakso nya " ucap ku .
" ok mama nang " ujar juan pergi meninggal kan ku mesan bakso .
mata tante gila itu masih saja lihat ,, tapi biar lah kan aku di sini ..
cepat cepat kami habis kan bakso , warung nya lagi ramai, kami malas banyak manusia kepo ...
" pa cepat habis kan ,kita pindah dari sini" ucap ku .
" sabar mama , panas ini huhuhu" sambung juan .
" udah bungkus aja pa, makan di kost , aku emosi duduk di warung ini " ucap ku lagi .
" ayok lah ma,, aku bilang sama abang itu ,biar bakso nya di bungkus aja" ucap juan .
tukang bakso pun akhir nya membungkus pesanan kami ,
kami pun pergi ke kos .
sampai di kos , aku mendengar berita yang gak enak dari dina ...
" kk yun kayak nya kita cari kos baru lah , " ujar dina .
" kenapa dek ,, mau bakso dek ?" jawab ku .
"gak kk udah kenyang aku , kontrakan rumah ini habis kk , seperti nya kk eka gak mau sambung lagi " ucap dina di dekat pintu kamar ku.
" masuk kk , kayak mau nagih hutang aja ahahah" ujar juan .
" oh ia dek ,,, " ucap dina masuk ke kamar ku .
" jadi kau udah dapat tempat baru din?" ucap ku lagi .
" aku mau cari kontrakan saja lah dek , capek kos kos trus " ucap ku lagi.
" mama mau kontrak rumah ? , aku dengar di jalan mojo ada kontrakan ma " sambung juan
" ahk ia pa , besok kita lihat ya pa" ucap ku lagi
" aku kost tempat kawan fary aja lah kk , kalau kontrak ,uang ku belum cukup" sambung dina.
" oh ia lah din, jadi kamu gak kerja ini hari din?" tanya ku pada dina .
" kerja lah kk ee, cari uang untuk pindahan besok" jawab dina lagi .
" oh ia lah dek " jawab ku lagi .
" kalau gitu aku makeup dulu ya kk, mau kerja eheheheh" ujar dina kluar dari kamarku .
" mama makan lah bakso nya ,,, mie nya ngembang " ujar juan .
" ah ia pa " ucap ku makan bakso .
selesai makan bakso kami nonton , juan suka nonton horor,,,
akhir nya aku benar benar bisa move on dari andre,,, selamat tinggal andre ku cyg ....
jam sudah menunjukan pukul 1 lebih ,,, dina pun sms aku ..
sms dina
" kk yun sini lah ketanah lapang , masa kalian honeymoon aja di kamar ngendok"
balasan ku.
" ah ngapai kesana ! , nanti jadi pusat perhatian"
sms dina
" eh kesini lah ,apa kalian gak lapar?"
" siapa sih ma yang sms , kok seperti bingung" ucap juan penasaran .
" dina pa , ajak makan di tanah lapang " ucap ku .
" mama lapar enggak ,kalau lapar ayo kita kesana" ajak juan .
" ok lah kita kesana pa,, siap siap lah pa,matikan tv nya papa cyg " ucap ku lagi.
" ok mama cyg " sambung juan
aku dan juan meluncur ke tanah lapang ,naik motor juan ,,
sampai di sana ,syukur deh sepi orang resex.
" lama kali klen kk" ujar dina yang lagi duduk sama fary .
" pacar baru mu yun ! ," ucap fary .
" ahk ia eheh,, klen udah siap makan?" ucap ku lagi .
" udah kk , pesan lah kalau mau pesan " ujar dina .
" papa pesan sana cyg ,,, aku nasgor aja sAma jus pokat ya papa ku " ucap ku sambil duduk di bangku .
__ADS_1
" ahk siap mama ku cyg " ujar juan .
juan pun pergi memesan makanan kami ,
" kk nurut aja onces mu itu ya ahahah mantap lah kk " ujar dina .
" ia dia emang nurut dek , tapi aku pun menghargai dia kok , aku gak mau buat dia jadi keset ku " sambung ku lagi.
" ia lah yun , ganteng kok , nurut lagi" sambung fary .
setelah kami makan bersama orang dina , kami pun pulang ke kos ...
dan tidur dengan damai .
***********************************
esok siang nya kami terbangun , kami mau pergi mencari kontrakan itu .
" papa kita ajak raisya juga ya sambil jalan jalan , cari rumah kontrakan nya!" ujar ku.
" ia ma,, ayo lah kita jemput raisya " ujar juan .
setelah kami siap siap ,aku dan juan jemput anak ku kerumah mantan mertua ku .
sampai di sana aku meluk anak ku dan naik ke motor bersama juan , cawok ku ini tidak keberatan membawa anak ku dan tidak malu , pada hal dia masih pemuda ..
dan jalan lah kami bersama anak ku , yang udah mulai ngomong ,
" ma om ini siapa ?" ujar raisya.
" sssss ini om korea ehehe ,, raisya gak apa kan kita jalan sama om korea " ujar ku pada anak ku .
" ih raisya mau beli jajan ma" ucap raisya.
anak ku kalau ngomong gak nyambung di ajak ngomong ahaaaha ..
" pa berhenti cyg , raisya mau beli jajan " ujar ku .
aku membelikan jajan raisya , juan menggendong raisya ,anak ku pun tidak takut di gendong dia ,,,, ahaha mungkin cowok ku dilihat raisya wajah nya gak seram .
aku dan juan bersama anak ku , melihat rumah kontrakan di jalan mojo , yang punya kontrakan ternyata orang cina .
" koko berapa rumah koko ini " ujar ku .
" ruang tamu ,dapur toilet ,kamar dua , 7 juta pertahun " ujar koko sambil membuka pintu rumah kontrakan nya .
kami pun masuk kerumah itu , nyaman sih ,cocok kelihatan nya , lantai keramik bersih, tetangga pun cuek semua karena lingkungan cina .
" gimana ,, ? , lu mau kontrak rumah wa?" ujar koko .
" boleh lah ko , ini saya kasih dp nya dulu ya , 2 hari lagi saya kemari untuk pindah kesini" ucap ku lagi .
" oh trima kasih ya ,, ok wa tunggu dua hari lagi " ujar koko .
setelah melihat rumah aku pun tenang , kami pun jalan jalan lagi .
" pa gimana rumah nya ? , nyaman enggak untuk kita ?" ujar ku.
" bagus rumah nya bersih dan nyaman , dua hari lagi kita angkat barang ma" ucap juan .
" ok deh ,pa ,, raisya mau beli apa lagi nak?" ucap ku sama raisya .
" beli ice cream mak " ucap raisya.
" pa beli ice cream dengar kan apa kata raisya" ujar ku sma juan .
:" ah siap raisya ,om akan beli ice cream yang banyak ehehhe raisya senang kan " ujar juan pada anakku .
" yang banyak ya om " jawab raisya tersenyum
" gak boleh banyak ,nanti sakit gigi nya " sambung ku lagi .
" uh " keluh raisya .
senang rasa nya ajak jalan anak sama pacar ku ini ,dan akhir nya aku dapat rumah baru , dan bisa meninggal kan kos yang lama , hem biar gak ingat juga tentang andre .
selesai membeli kan anak ku ice cream ,aku pun mengantar kan nya pulang ,tidak lupa kasih uang bulanan untuk dia sekolah ,
selesai mengantar raisya aku dan juan , balek ke kos menyusun barang yang kecil kecil dulu.
" mama ini boneka nya di susun di mana?" ujar juan .
" di kardus aja pa ,susun di situ " jawab ku sambil menyusun yang lain .
" ok deh mama ku cyg ,, aku haus ma " ujar juan .
".tuh air di kamar mandi pa banyak" ucap ku.
" ih jahat nya ,, uh " juan merajok .
" ya kalau haus papa beli lah cyg ,hedew" ujar ku lagi .
" hemm mangkannya kau tanya mama jelek" ujar juan cubit pipiku .
" ia si lesung pipi ku " sambung ku lagi .
saat juan mau keluar dari kos ,dina pun manggil juan .
" mau kemana kau dek ?" ujar dina .
" mau beli minuman segar kk ,, soal panas cuaca nya " ujar juan .
" kk nitip lah dek , nasi campur satu ya " ucap dina mengasih uang .
" wooi uang minyak woii " sindir ku pada dina .
" cih baru sekali nitip udah heboh kau kk, haha besok besok lah kalau aku banyak uang" ujar dina .
" asem koe din " sambung ku lagi .
" ok kk din ,aku kluar beli " ujar juan dan pergi dengan motor nya .
dina pun mendekati ku ,
" kk udah dapat rumah kk yang baru ?" ucap dina penasaran .
" udah dek di jalan mojo " sambung ku lagi .
" wah jadi kapan kk pindah ?" ucap dina .
" 2 hari lagi dek ,aku nyusun biar gak capek juan bantu aku pindah nanti " ujar ku lagi .
" ia lah kk ,aku udah dp kan kamar kos baru juga di jalan sur ,dekat kawan si fary ." balas dina lagi
" enak lah dek ,,,, eheeheh " ucap ku.
pindah 2 hari lagi ,selamat tinggal kenangan lama , dan buka kenangan baru. ..
__ADS_1
aku pun mulai senang dengan keadaan sekarang .