Wanita Malam Bertaubat

Wanita Malam Bertaubat
WMB 110


__ADS_3

Aku dan Andre akhirnya sampai juga dikota


P.S,kamipun istirahat karena lelah perjalanan 4 jam dari kota M.


"Sayang lelah,biar aku aja yang beli makan ya"Kata Andre.


"Oh iya sayang gih sana,hati hati ya sayangku"Balasku sama Andre.


Andre pergi untuk membeli makan,dalam lima belas menit dia sudah pulang.


"Sayang ini makan,aku beli kesukaan kamu daun ubi gulai"Ujar Andre membuka nasi bungkus


"Iya sayang mari kita makan"Kataku.


kami pun makan bersama , tertawa bersama , tapi momen ini jadi berantakan.


" truttt trruutt trrutt" hp andre berdering , mata dia pun terbelalak karena melihat nama yang nelfon ...


"Sayang ibuku, kenapa dia menelfon aku ya , aku jadi heran,aku angkat dulu ya sayang" ujar Andre mencuci tangannya dan angkat telfon


Dia mengangkat telfon itu tapi keluar kamar , aku pun cuci tangan cepat cepat aku susul dia diluar,aku mendengar dia bicara ditelfon .


Suara ibu Andre dari telpon.


"Andre !!..,kamu dimana nak! ibu dengar kamu dikota P.S hah !,sama wanita janda anak satu ! kamu berzina disana ya! ,apa didikanku selama ini kurang baik,tolong nak jauhi perempuan itu,ibu tidak suka kamu dengan dia,ibu tidak setuju"


Suara Andre menjawab.


" ibu dengar dari siapa?, Vika Bu?,Yunita tidak jahat bu , kami saling mencintai ,tolong bu Andre sudah penuhi kewajiban Andre sebagai anak,Andre sudah menuruti perkataan ibu,bu izinkan Andre sama Yunita pliese" ujar Andre menangis .


Suara ibu ditelfon


"Pulang kau nak,pulang dari situ ! , aku tidak suka pada wanita itu ,kalau kau tidak pulang juga , ibu dan abang abangmu menyusul kekota P.S".


ibu nya menutup telfon,lalu Andre berlinang air mata saat dia berbalik dia melihatku,dia juga melihatku yang sudah menangis,dia tidak tau selama telponan sama Ibunya,aku dibelakang punggung Andre mendengar,Andre langsung peluk aku erat sekali.


"Sayang aku enggak mau pisah,aku enggak perduli mau kau janda ,mau apapun ,kita yang jalani, aku enggak mau pisah sayang ,tapi aku enggak mau juga nentang keluargaku aku harus bagai mana sayang!??" ucap Andre peluk aku sambil nangis .


"Ikutin,ikutin apa kata keluarga kamu sayang , aku percaya kalau kita jodoh,Allah akan membukakan hati keluarga kamu"ujar ku menangis tersedu.


"Ayo sayang, jangan nangis yok ,kita kekamar dulu ,nanti tau anak anak kos lainnya " ucap Andre diapun nangis .


Lalu Andre merankul aku untuk masuk kedalam kamar.


"Sayang kalau pulang sekarang udah enggak ada lagi kendaraan,besok subuh aku antar ya sayang" ujar ku .


"Iya sayang,enggak apa ya,aku akan pulkam menyelesaikan masalah ini,agar keluargaku tenang,dan mudah mudahan mereka mau menerima kamu" ucap Andre .


"Iya sayang ,smoga dan semoga" ujarku


Tidak berapa lama ponsel Andre berdering lagi,ternyata Vika sms Andre.


"Kau sudah ditelfonkan?sama tante kau ingat Andre tante susah payah mengkuliahkan kamu,inikah balas budimu,kami sekeluarga enggak setuju kau berhubungan sama wanita itu" Ucapan SMS Vika.


Andre tidak membalas sms Vika,diapun berfikir keras malam ini,dan aku pun juga berfikir.


Malamnya kami duduk jauh jauhahn dia disudut kamarku,dan aku didekat pintu kamar.


Aku melihat wajahnya yang ganteng jadi kusut, memikirkan masalah kami,akupun datang dan memeluknya,aku enggak mau dia menderita gara gara hubungan kami,tangis Andre langsung pecah saat aku peluk.


"Sayang aku harus bagai mana, aku enggak mau pisah sama kamu,aku sangat mencintai kamu,aku enggak mau,aku enggak mau" ujar Andre sambil menangis seunggukan.


"Sssst,sayang aku masih disini,akupun enggak mau kehilangan kamu,aku masih disini sayang" ucapku sambil meluk dia dan menangis tersedu sedu hiks hiks.


"Ak-aku,ng-ng enggak mau pisah,aku cinta kamu" ujar Andre bicaranya gagap karena nangis tersedu sedu saat aku peluk dia.


Ya Allah bagai mana ini aku enggak bisa menghancurkan dia dengan kluarganya,aku enggak mau jadi orang yang egois.


Dia melepaskan pelukanku dan menatap mataku penuh dengan kesedihan,kedua tangannya memegang kedua pipiku.


dan berkata.


"Aku enggak mau kehilangan wajah ini,aku enggak mau kehilangan mata ini,mata yang bening dan memikatku" ujar Andre sambil mengalirkan air mata.


Aku pun memegang kedua tangannya, dan kusandarkan pipiku ditelapak tangan Andre,


air mataku jatuh ketelapak tangan Andre,

__ADS_1


dia pun meraihku dan memelukku lagi .


Aku enggak bisa apa apa lagi,aku hanya bisa menangis tanpa bicara,lalu kami menangis sambil tidur.


***********************


Dan tibalah subuh jam 6 an kurang aku terpaksa mengantar kan dia untuk pulang kesibolga.


Kini kami sudah diterminal bus besar.


"Sayang tunggu aku ya,jangan sedih lagi,aku akan datang dan menjemputmu,disini aku akan usaha biar mereka mau ketemu dengan kamu" ujar Andre saat ingin naik kedalam bus itu.


"Aku akan tunggu kamu sayang,call aku aja kalau udah sampai" Kataku.


"Sayang aku mencintaimu,muach sayang May Mayku" ujar Andre sambil mencium keningku.


"Aku juga mencintaimu sayang Pay Payku, muach sayang" sambungku lagi sambil mencium kening Andre.


Bus itu pun pergi,aku lihat dijendela bus dia melambaikan tangan, matanya berkaca kaca,Tuhan apakah dia akan kembali atau tidak kembali...??.


Ya Allah jangan pisahkan kami,kapan aku bisa mendapatkan pria yang lembut seperti dia lagi yang hoby kami sama,lalu Bus itu pergi bersama Andre yang aku cintai.


Sampai dikost aku merenungi nasibku ini,


aku terus mengecek ponselku,semoga dia menelpon aku.


******************


Andre sampai kerumahnya juga,iya disambut keluarganya.


"Akhirmya kau pulang juga" ujar Rino abang sulung Andre.


"Iya bang aku pulang,mana ibu?" Tanya Andre.


"Sini kau dulu,duduk kami sekeluarga mau bicara penting" ujar Rusli abang andre nomor dua.


Fatimah datang bersama Aisyah kakak Andre dengan wajah masam,mereka berkumpul semua ternyata ayah Andre sudah meninggal Yunita tidak tau.


"Bu,tolong restui kami ,kami yang jalani bu , pliese jangan pisah kan kami " ujar Andre meluk kaki ibu nya.


"Andre !!!..,kau buat ibu menangis sekarang kau minta maaf sama ibu !!,adik enggak tau diri dikuliahkan,diajari agama tapi tingkahmu seperti setan !!"Teriak Rusli abang Andre ternyata pakai sorban.


"Andre !! cepat minta maaf sama ibu, jauhin wanita itu !?" ujar Rino


"Andre dek,dengar mbak sayang,kaukan ganteng,calon dokter pasti banyak wanita yang disana menunggumu" ujar Aisyah mbak Andre .


"Enggak !!,enggak tolong abang sama mbak mengerti Andre,tolong pahami ibu tolong bu jangan jauhkan aku sama Yunita !,tolong bu Andre udah turuti kemauan ibu yang lain, sekarang Andre yang meminta pada ibu"ujar Andre memohon dikaki ibunya .


"Andre ibu tidak pernah mengajarkan kamu untuk membangkang,kamu dari kecil anak penurut, demi perempuan seperti itu kamu menentang kami hah hiks hiks" Ibu Andre menangis tersedu sedu.


Andre bangkit dari sujudnya lalu berjalan keluar pintu utama rumah.


"Kalau kalian tidak setuju,aku akan tetap dengan Yunita ,aku akan menikahi dia !!"Ujar Andre.


Ketika Andre keluar dan berjalan dihalaman rumahnya Rusli murka dan mendatangi Andre mengahlangi dia pergi, "Plak" Rusli menampar pipi Andre.


"Kau tengok ibu dirumah sakit jantungnya kumat,adik enggak tau diri,disekolahkan membangkang" ujar Rusli masuk kerumah.


Andre berlarian kedalam rumah melihat Ibunya sesak,Rinopun memanggil ambulance,


sampai dirumah sakit,mbak dan abangnya menyalahkan Andre.


"Andre puas kau dek,puas kau ibu jantungnya kumat,dek sadar dek,ortu kita tinggal satu kau jangan egois mementingkan perasaanmu, ingat kita udah ehilangan bapak,kalau ada apa apa sama ibu kau harus bertanggung jawab"Ujar Aisyah.


"Udah lah Aisyah, hatinya sudah tertutup dengan kemaksiatan,dan pengaruh wanita itu" ujar Rusli.


"Yunita tidak mempengaruhiku...!!,kami saling cinta !!" Bentak Andre.


"Cih,Ibu udah sekarat kau masih saja mikirin wanita itu,ibu yang kau pikirkan" ujar Rino.


Dokter pun datang ibu Andre tidak apa apa hanya saja enggak boleh stres, dia sudah komplikasi penyakitnya,mereka semua keruangan ibunya.


"Bu jangan sakit,cepat sembuh ya bu" ucap Andre mata mengembun.


" ibu akan sehat , jika kamu mau menuruti apa kata ibu dan abang abang mu " ucap ibu nya .


"Udah sini HP kamu,biar jangan diganggu lagi sama wanita itu" Kata Rusli langsung merampas ponsel Andre.

__ADS_1


Andre memang cowok yang peka dan lembut, dia hanya diam ibarat makan buah simalakama hubungan dia dengan Yunita.


*********************************************


Sementara ditempat Yunita .


Aku mondar mandir didalam kamar cemas kenapa Andre enggak ada kabar, kecemasan aku dilihat Dina.


"Ada apa kak ?,aku lihat stres kali kau ahk"Tanya Dina.


"Aku stres dek,Andre enggak ada kabar,sms enggak balas,akku telfon enggak nyambung"


"Mungkin enggak ada sinyal kali kak,sabar kak tunggu aja besok"ujar Dina.


"Ahk pening lah dek,aku gak tenang"Balas Yunita.


"Sabar lho kak,yaudah ayo kita makan keluar biar enggak stres kak" Ucap Dina .


Akupun setuju perkataan Dina,iya aku sangat stres,dan enggak tenang kenapa Andre enggak ada kabar?,apa yang terjad apa Andre setuju dengan keluarganya?,atau dia mau jalan kesini menemui aku?,hatiku bertanya tanya.


"Kak aku aja yang bawa motorlah,aku lihat kau kalut dan melamun,jatuh pula nanti kita"ucap Dina memegang motorku.


"Iya dek bawalah,aku enggak konsen bawa motor"Balasku.


Aku dan Dina akhirnya pergi juga,dan dia membawaku kekafe untuk nongkrong


mungkin biar aku enggak stres kali ya.


"Kak turun lho kau kangan kayak orang paok, melamun kayak gitu"Kata Dina.


"Ahk iya dek ini aku turunpun dari motor"Kataku lamunan buyar.


"Nah gitulah mana Yunita yang ramah dan gampang senyum".Balas Dina.


Kini kami berdua sudah duduk didalam kafe itu dan memesan makanan.


"Mau pesan apa kak?"Tanya Dina.


"Ahk apa aja dek,aku ikut aja".Kataku sambil enggak konsen.


"Kalau kak enggak pesan apa apa,mending kita pulang aja !" ketus Dina kesal.


"Hem..,yaudah aku pesan lemontea dingin"Balasku.


"Nah gitu dong"Kata Dina.


Dinapun memesan dan kami menunggu pesanan kami,Dina terus cerita obrolan lain,tapi aku enggak konsen badanku disini tapi pikiranku keAndre.


"Woi kak,taikk ini orang ngomong kok enggak didengar aku kek radio rusak rusak"Kata Dina dengus kesal.


"Ahk iya dek,mana minum kita?"Kataku dengan gugup.


"Kamprett kau kak enggak enak,kitakan baru pesan,ya belum diantar lho" ujar Dina


"Maaflah dek,aku enggak konsen" ujarku.


"Emangnya kenapa kak ,ceritalah mana tau aku beri solusi buat kak" ujar Dina .


Akupun menceritakan tentang ucapan ibu Andre ditelfon semalam,dan tentang Vika yang enggak suka padaku,Dina jandi terpelongo.


"Hah keluarga Andre tau dari Vika kak,Ck, jahat ya sepupunya itu,sabar kak aku percaya kalau Andre sangat mencintaimu kak"Ujar Dina.


"Aku percaya dek dia sangat mencintaiku,tapi aku juga enggak bisa egois hiks hiks,aku bingung akankah semua berakhir" ujarku mulai menangis.


"Mulai drama kek disinetron kalian sabar kak, tunggu aja kabar dari Andre seminggu ini,kalau enggak ada juga kak cari media sosialnya online apa enggak dia"Ujar Dina.


"Otakmu encer juga ya dek,nomor ponsel dia enggak aktif,FBnya masih ada aku enggak mikir kesitu"Kataku.


"Iya buka FB kak,kalau online coba kak chat aja dia,kaliankan masih berpacaran di FB"Ujar Dina.


"Iya dek makasih opinimu,aku agak tenang"Kataku.


"Nah sekarang minum kak,udah datang pesanan kita" ucap Dina.


"Iya dek,eh Fary mana dek?" ucapku lagi.


"Entar lagi sampai kak kesini,udah aku sms, dia masih dijalan kk ee" ucap Dina .

__ADS_1


__ADS_2