
Ke esokan harinya Zan liang seperti biasa berangkat ke kampus tanpa sarapan terlebih dahulu , sekarang Zan liang selalu berangkat pagi demi menghindari keluarganya.
Kali ini bukan Krisna yang mengantar Zan liang , tapi Rayan , karena Rayan kebetulan suka dengan Motor jadi saat dia tahu kalau Zan Liang selalu berangkat menggunakan Motor bututnya , dia menarik Zan Liang untuk melihat koleksi Motornya.
" Kamu apa - apaan sih Rayan !" Ucap Zan liang ketus sambil mengibaskan tangan Rayan.
Rayan tidak marah dia malah tersenyu dan membuka garasi pribadinya " Taraaaa !!" Rayan mempersembahkan tujuh Motor gede koleksinya.
Zan liang terkejut " ini... " Dia menghampiri motor - motor Rayan.
" Bagus enggak kak ?" tanya Rayan sambil menaik turunkan alisnya.
Zan liang mengangguk , dia melihat motor - motor tersebut bukan Motor sembarangan, dari Ecoses Es1 spirit ,yamaha BMS Choper, Harley Davidson Cosmic, Dodge Tomahawk V10 super bike dan yang lainnya.
Motor - Motor tersebut harganya mencapai puluhan Milyar Rupiah , bahkan ada yang Ratusan Milyar Rupiah .
Zan liang mau memegang saja takut lecet , pasalnya dia tahu harga - harga motor tersebut dari gugel dan yutub , pasalnya dia memang penggemar Motor gede ,tapi sayang itu hanya mimpi.
Tapi sekarang mimpi Zan liang menjadi kenyataan ,saat Rayan tiba - tiba menawarkan motor tersebut " Kakak pilih salah satu , asal jangan yang ini !" Rayan Memegang Ecose Es1, yang merupakan motor kesayangannya.
Zan menggeleng " tidak perlu , aku tifak pantas memakai Motor ini " ucap Zan Liang datar.
" Kata siapa kamu gak pantas ?, Semua anak Ayah pantas memakai apa saja " Ucap Brian yang tiba - tiba muncul dengan tongkat penyangga tubuhnya.
Zan liang menghela napas , dia hendak pergi meninggalkan garasi pribadi Rayan , Tapi Brian dengan susah payah mencekal lengannya " Zan .., tolong beri Ayah kesempatan , Ayah ingin menebus dosa - dosa Ayah " ucap Brian Sendu.
Zan liang membalikan badan ,dia menatap Ayahnya " dengan anda tidak mengatur hidupku , itu sudah cukup buatku " Setelah mengatakan itu , Zan liang langsung berbalik dan pergi.
" Zan liang !!" Brian memanggilnya hingga dia akan jatuh, Rayan bergegas memapah Ayahnya.
" Ayah... Beri kakak waktu dulu , kalau Ayah seperti ini terus yang ada Kakak akan semakin membenci Ayah " Ucap Rayan penuh Arti.
Brian hanya bisa menundukan kepalanya , dia mengerti dengan ucapan Rayan , tapi Ayah mana tidak merasakan sakit hati ,jika anak yang sudah menghilang selama tiga tahun ternyata masih hidup dan tidak menganggapnya.
Walaupun Brian punya banyak anak , tapi dia tidak pernah membeda - bedakan kasih sayangnya , semua dia perlakukan dengan adil.
__ADS_1
Setelah mengantar Brian ke dalam Vila , Rayan langsung mengejar Zan liang menggunakan Harley Davidson Cosmic, Karena tadi Zan liang terlihat memperhatikan Motor tersebut terus - menerus , jadi Rayan berspekulasi ingin memberikan Motor tersebut buat Zan liang.
Sayangnya Zan liang sudah naik Taksi , Tapi Rayan tidak menghentikan laju motornya , dia mengemudikan Motor tersebut ke Universitas Zan liang.
Rayan sampai di gerbang Universitas Zan liang , terlihat Riska yang sedang menunggu Zan liang .
Karena Riska sudah pernah melihat Rayan , saat Rayan membuka helm dia langsung menghampirinya .
" Selamat pagi " ucap Riska ramah.
Rayan menoleh ke arah Riska , dia berpikir sebentar " Ah... kamu pacarnya kakak Zan kan ?"
Riska tersipu malu " Kami belum pacaran " ucap Riska malu - malu.
Rayan tersenyum " Belum berarti akan jadi pacarkan ? " Ucap Rayan menggoda Riska.
Riska semakin di buat malu oleh Rayan, dia terlihat salah tingkah , Rayan yang melihatnya tersenyum geli , pasalnya semua Wanita sama saja , kalau sedang jatuh cinta pasti seperti Riska sekarang.
Rayan kemudian bertanya " Kakak sudah berangkat ?"
" Eh... belum , aku belum melihatnya dari tadi " jawab Riska jujur.
Rayan turun dari motornya ,dia memanggi Zan liang " Kak !, Ambil ini !" Rayan melemparkan kunci Motor pada Zan liang.
Sontak saja Zan liang yang baru menoleh ,Reflek menangkap Kunci tersebut , saat Xan liang akan bertanya , Rayan masuk taksi tadi yang di naiki Zan liang dan Berkata " Untuk kakak , jangan lupa ajak Cewek kakak jalan - jalan !" Rayan mengedipkan matanya.
Zan liang tercengang, saat mendengar kalimat Rayan , dia tertegun di tempat seperti patung , Zan liang baru tersadar saat Taksi sudah meninggalkan tempat tersebut.
" Hoi ..Ray....!" Taksi tersebut sudah menjauh saat Zan liang mencoba berteriak.
Zan liang terpaksa menghampiri Harley Davudson yang Rayan berikan , dia mengelus motor tersebut dan menaikiny.
Riska tersenyum saat melihat itu " Cieh..yang punya motor baru " ucap Riska senang.
Zan liang tersenyum kecut " Motor adikku ini , mau ikut ke parkiran ?" ajak Zan liang tanpa Ragu.
__ADS_1
Riska langsung mengangguk , pasalnya walaupun cuma sampai parkiran ,kapan lagi dia bisa berduaan dengan Zan liang .
Zan liang membawa Motor gede tersebut ke parkiran , kebetulan disana ada temannya yang semalam ke Pesta Roy.
" Woi..Woi... Tadi malam mencuri Pakaian dari Butik Melisa , Sekarang naik Motor gede , hebat sekali kau bisa kaya dalam semalam !" Cibir teman Zan liang.
Seorang wanita di sampingnya menimpali " Simiskin kita sudah kaya , wah hebat... apa kamu menggunakan pesugihan Babi ngepeet ?"
Seketika tiga orang teman wanita tersebut tertawa , Riska sangat marah ,dia turun dari motor ingin memukul Wanita Lanang tersebut.
Tapi bahunya ada yang menarik , Riska menoleh kebelakang " Alicia !" ucap Riska kaget.
Alicia tersenyum , dia maju kedepan dan ....
" Plaaaaakkkkk !!" Tanpa Ragu Alicia menampar Wanita yang menghina Zan liang.
" Kamu...!, Beb .. aku di pukul !!" Wanita tersebut meminta bantuan pria yang menghina Zan liang.
Pria tersebut meraung " Berani sekali kamu menampar Wanitaku !!"
Pria tersebut akan menampar Alicia , Alicia memejamkan matanya.
" Klaaaaappp !"
Zan liang menangkap tangan pria tersebut " Kalau kamu menghinaku aku masih bisa terima , tapi kalau kamu berani melukai adikku , aka kubunuh kau !!" ucap Zan liang dingin.
' glek ' pria tersebut menelan ludah , pasalnya dia merasa jika Zan liang sangat serius dengan ucapannya.
Zan liang menghempaskan tangan pria tersebut, hingga dia terjungkal di tanah.
" Beb !" sang Wanita memapahnya berdiri.
Pria tersebut di bawa pergi oleh teman - temannya yang ternyata pengecut , mereka hanya modal bacod saja.
Alicia tersenyum , dia memeluk kakaknya dari belakang " Terimakasih yah kak " Ucap Alicia manja.
__ADS_1
Zan liang bergegas melepaskan pelukan tersebut " Kamu ..apa - apaan sih Alicia !" Ucap Zan liang ketus.
Tapi Alicia tidak marah ,dia malah tersenyum penuh arti , karena dia sekarang tahu jika Zan liang sebenarnya menyayangi keluarganya , dia hanya butuh waktu untuk menerima semuanya kembali seperti dulu lagi.