Zan Liang ( Menjadi Kaya 2 )

Zan Liang ( Menjadi Kaya 2 )
Krisna Membuka Mata Riska


__ADS_3

Setelah kepergian Krisna dan Riska, Viona buka suara " anak gadis sekarang memang sulit di kendalikan " Viona menggeleng - gelengkan kepalanya.


" Bukankah anak kamu juga gadis Viona ?" Tanti menggoda Viona.


Viona menghela napas " Itulah kenapa aku bilang begitu, jika Alicia tidak kemari mungkin dia akan ikut - ikutan temannya yang disana ngoleksi pria !"


Sindi mengerutkan keningnya " Husss... kamu ini kalau bicara hati - hati !"


" Viona benar Sin, aku juga sebenarnya wasa - was sebelumnya dengan Axelia, tapi setelah dia sibuk dengan perusahaannya, hatiku mulai tenang sekarang " Ucap Tanti lagi.


Di antara Anak ke empat Istri Brian, Si Twins memang yang paling menurun sifat pebisnis Brian, Twins sudah membuat perusahaan sendiri, walaupun masih di bawah Naungan Axel Capital tapi kedua anak Tanti sudah berhasil membuka beberapa perusahaan.


Twins sangat terobsesi dengan kesuksesan Brian, Axel Aditya dan Axelia memang sangat mengagumi Ayahnya, mereka berdua memiliki ambisi yang sama untuk melampaui ayahnya.


Jadi tidak heran Jika Twins jarang terlihat dirumah, setiap hari mereka mengurus perusahaannya, walaupun mereka masih muda tapi cara mereka berbisnis mirip dengan Ayahnya, Alhasil banyak pebisnis senior yang menghormati mereka berdua.


Sementara Melisa hanya tersenyum - senyum melihat Ke empat Ibu Mertuanya membahas anak - anak mereka, dia memang sangat kagum dengan Brian, karena Ayah mertuanya bisa membuat seluruh Istrinya benar - benar rukun.


***


Sementara itu di dalam Mobil Krisna, Riska masih terlihat sangat bersedih, pasalnya hubungan dia dengan Zan liang semakin rumit saja.


Krisna menghela napas " Apa kamu masih mencintai Zan liang Ris ?" ucap Krisna memecah keheningan.


Riska menoleh ke arah Krisna dan mengangguk lirih " Masih kak "


" Apa kamu bisa jelaskan kenapa masalah kamu dan Zan liang menjadi serumit ini ?" tanya Krisna lembut.


" Awalnya Zan liang salah paham denganku saat aku jalan dengan Mike, Zan mendiamkan aku beberapa hari, tapi semakin lama aku merasa Zan semakin menjauh, saat kita mencoba meluruskan masalah hasilnya kita selalu bertengkar, aku yang sedang Bad Mood dengan Bodohnya menerima ajak Mike, dan itu hampir setiap hari, aku tidak sadar jika Zan liang selalu melihatku jalan bareng dengan Mike, Zan mencoba mengingatkan aku tapi aku keras kepala dan akhirnya terjadi kejadian hari ini, aku tidak tahu Zan madih bisa menerimaku atau tidak kak, aku bingung sekarang, kenapa aku begitu bodoh, padahal dulu aku yang mengejar - ngejar Zan !" Riska kembali meneteskan Air matanya.

__ADS_1


" Terus apa yang akan kamu lakukan sekarang, Jika kamu tidak bisa membuat Zan liang memaafkanmu, kemungkinan besar Ayah akan benar - benar menikahkan Zan dengan Zahra ! " Krisna mencoba menggali keseriusan Riska.


Riska tersenyum getir, dia menghela napas " Yang pasti aku akan berusaha membuat Zan percaya padaku lagi, tapi jika Ayah sudah tidak bisa menerimaku lagi mau bagaimana lagi, kesalahanku terlalu besar di mata ayah "


Krisna tersenyum " Kamu tahu Ris, saat Zan mendengar jika kamu sedang satu kamar dengan Mike apa yang dia tanyakan ?"


Riska mengeleng " Memangnya apa kak ?"


" Saat Ayah memberitahu Jika Kamu sedang dengan Mike, dia bertanya pada Ayah dengan gigi terkatup, dia bilang apakah kalian di kamar dengan kemauan bersama atau hanya mike saja ?, Ayah menjawab Jika Mike yang telah memberimu obat perangsang, saat itu dia tidak meminta penjelasan lagi dan langsung menyuruh Yugi cepat menyelamatkanmu !" jawab Krisna jelas.


Riska merasa sangat bersalah ketika mengingat hal tersebut, tapi dia heran kenapa Zan liang menyiramnya dengan air dingin.


" Ayah tahu semua kejadiannya kak ?" tanya Riska penasaran.


Krisna mengangguk " Ayah tahu semuanya karena Yugi langsung memberitahunya, bahkan ketika Zan hampir membunuh Mike !, Kamu tahu kenapa Zan begitu marah ?" tanya Krisna lagi.


Riska mengangguk, Krisna tersenyum getir " Itu yang membuat Zan liang marah dan menyiram kamu dengan air dingin "


" Maksud kakak Kri...." Riska mulai menyadari maksud Krisna, karena dia secara tidak langsung menerima Mike, dia tidak berontak sama sekali.


Riska sangat malu, dia sadsr ternyata kesalahannya sangat besar, pantasa saja waktu di mobil bilang dia sebensrnya ingin memukul seorang wanita tapi dia tidak bisa dan lebih memilih memukul Kaca jendela mobil.


Mungkin benar jika Riska terpengaruh obat perangsang, tapi jika dia berusaha menolak, walapun tubuhnya tidak bisa menolak tapi setidaknya hatinya akan tergerak, otomatis Air mata akan keluar karena penyesalan.


Tapi saat Zan liang datang, Riska malah terlihat menikmati sentuhan Mike, di situ saja sudah membuktikan jika Cinta Riska pada Zan liang hanya sebatas Lapisan Luar hatinya saja, dia tidak benar - benar menempatkan Zan liang dalam lubuk hatinya yang terdalam.


Riska juga mengingat jika Brian sangat marah dan memutuskan untuk menikahkan Zahra dengan Zan liang, itu Artinya Brian tahu Jika Riska tidak benar - benar mencintai Zan liang.


Melihat Riska yang terdiam, Krisna buka suara lagi " Sekarang kamu sudah tahu maksudku Bukan ?, renungkanlah baik - baik Ris, Ayah Brian bukan orang yang mudah mengambil keputusan untuk anaknya, selama ini dia membebaskan Anaknya untuk berkembang sendiri, tapi Jika Ayah melihat anaknya terus - menerus tersakiti dia akan lebih kejam daripada Iblis, itulah Ayah Kami Ris, aku harap kamu akan hati - hati dalam bertindak nantinya "

__ADS_1


Mungkin Krisna terlihat sangat humoris, tapi watak Ibunya yang sangat dewasa memang menurun padanya, Sifat Sindi yang keibuan menurun pada Krisna, dia bisa memberikan wejangan pada adik - adiknya jika sedang serius.


Mobil Krisna sampai di gerbang Rumah Riska " Terimakasih Kak Krisna " Ucap Riska lirih.


Krisna tersenyum " Pikirkan baik - baik ucapan kakak " Setelah mengatakan itu Krisna langsung meninggalkan Riska yang terlihat sangat Lesu.


***


Sementara itu Mike sedang meringkuk di sebuah ruangan gelap tanpa mengenakan sehelai benangpun, dia pingsan karena kehabisan banyak darah, pasalnya Yugi tidak mengobati Luka Mike sama sekali, hingga darah yang mengalir diwajahnya mulai mengering.


" Bos, Jika seperti ini terus dia bisa Mati " ucap penjaga ruangan tersebut saat Yugi datang.


Yugi menghela napas " Biarkan saja dia mati, lebih cepat Mati lebih baik !, agar Tuan Muda tidak melihatnya lagi !"


Anak buah Yugi terkejut mendengar ucapan Yugi, pasalnya dia mengira jika akan mengorek informasi dari Mike.


Tapi ternyata Yugi dengan Santai hanya menemaninya menjaga Mike, dia menyalakan sebatang Rokok dan duduk dengan Santai.


" Jordi !, Bilang sama Bi Inah suruh buatkan aku Kopi !" perintah Yugi tegas.


" Baik Bos !" Jordi langsung bergegas pergi ke dapur.


Yugi menyenderkan tubuhnya di dinding, dia teringat ketika Zan liang begitu Emosi menghajar Mike, Yugi teringat masa lalunya saat belum masuk Militer, bedanya Pacar Yugi tidak bisa di selamatkan, setelah di perkosa dia dibunuh dengan sadis.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2