Zan Liang ( Menjadi Kaya 2 )

Zan Liang ( Menjadi Kaya 2 )
Cemburu Buta


__ADS_3

" Mike !, apa yang kamu lakukan disini !?" tanya Riska ketus tanpa menghampirinya.


Mike tersenyum " Aku hanya ingin berangkat bersama kamu ke Kampus "


Riska mengerutkan keningnya " Aku sudah ada janji dengan orang lain !, lebih baik kamu berangkat duluan saja !" Ucap Riska sambil berlalu meninggalkan Mike.


Tapi Mike tidak mau menyerah, karena dia tahu jika Riska berbohong " Ayolah Ris, hanya kali ini saja, lagian juga aku sudah ananggung sampai disini "


Julius menimpali " benar Ris, tidak baik menolak ajakan orang, apa lagi dia sudah jauh - jauh datang kemari "


Riska mengehela napas " tunggu sebentar !, aku mau mengambil tas !"


Riska sebenarnya mau menolak, tapi mengingat Zan liang tidak akan menjemputnya, dia akhirnya terpaksa ikut dengan ajakan Mike.


Mereka berdua berangkat dengan Mobil Mike, sepanjang jalan Riska tidak bebicara, kalau Mike bertanya dia hanya menjawab ya atau tidak.


Mike sebenarnya kesal, dia yang biasa di kelilingi Wanita, tapi sekarang harus mengejar seorang wanita.


Mike selalu mencoba seramah mungkin pada Riska, dia ingin membuat pandangan Riska padanya berubah.


Mereka berdua sampai di kampus, kebetulan Zan liang juga sampai dengan di antar oleh Krisna.


Krisna terkejut saat melihat Riska satu Mobil dengan pria lain " Zan, lebih baik kamu jangan menoleh kesamping !" ucap Krisna khawatir.


" Maksud kakak ? " Zan liang malah mau menoleh kearah samping.


Krisna memegang kepala Zan liang dengan kedua tangannya, dia menahan agar Zan liang tidak menoleh kesamping.


" kamu apa - apan sih kak !" Ucap.Zan liang ketus.


Krisna tersenum " Tidak apa - apa, kakak cuma ingin melihat wajah adik kakak yang ganteng ini "


Zan liang mengerutkan keningnya, dia menepis tangan Krisna " Menjijikan tahu gak kak !?"


Zan liang menoleh kesamping, benar saja dia melihat Mike sedang membukakan pintu mobil, dan terlihat Riska turun dari Mobilnya.


Tatapan Zan liang berubah menggelap, dia mengepalkan tangannya karena rasa cemburu menyeruak masuk dalam hatinya.

__ADS_1


" Aku masuk dulu kak !" Ucap.Zan liang ketus.


Krisna menghela napas, dia tahu pasti Zan liang sangat marah, pasalnya dia memang sangat mencintai Riska " Hadeuh... pasti urusannya akan jadi panjang !" ucap Krisna tidak berdaya.


Krisna tidak mau mencampuri urusan adiknya, jadi dia meninggalkan tempat tersebut, pasalnya masa pacaran adalah masa untuk mengenal satu sama lain, jadi Krisna tidak berhak mencampuri urusan mereka.


Jika ada masalah mereka juga harus menyelesaikannya sendiri, karena dengan begitu mereka akan saling mengerti satu sama lain jika mampu menyelesaikan masalahnya.


Mobil Krisna keluar dari parkiran Universitas, Riska yang sudah tahu Mobil Krisna, jelas saja dia terkejut " Kak Krisna !, jamgan - jangan....."


Riska langdung berlari masuk ke kampus, dia mencari Zan liang.


Mike yang melihat Riska panik, dia berteriak memanggil Riska " Ris !, tunggu aku !" Mike mengejar Riska.


Riska tidak menggubris panggilan Mike, dia dengan cemas mencari Zan liang, pasalnya dia tahu jika Zan liang pergi dengan Krisna, siapa yang menyangka jika Zan liang akan datang berbarengan dengannya.


Sementara itu Zan liang sedang duduk di Halaman bersama Alicia yang Notabenya sudah berangkat dari pagi, karena Mata Kuliahnya pagi dan Siang.


Sebenarnya Alicia mau pulang, tapi saat dia melihat Zan liang yang duduk sendirian halaman kampus sendirian dengan wajah cemberut, dia menghampirinya.


" jangan cemburu buta seperti itu kak, siapa tahu Riska punya alasan kenapa dia berangkat dengan pria lain, lebih baik kakak selesaikan baik - baik dengan Riska " Ucap Alicia memberikan Nasehat.


Alicia tersenyum " Ya sudah, Alis pulang dulu yah kak ?"


Zan liang mengangguk, Alicia kemudian meninggalkan Zan liang yang masih sendirian di halaman.


Tak berselang lama dia beranjak dan pergi masuk ke kampus, sementara Riska baru sampai halaman saat Zan liang sudah masuk kampus.


Karena Riska mencari Zan liang di dalam terlebih dahulu, jadi dia tidak berpapasan dengan Zan liang.


Riska menghela napas " Kamu kemana Zan ?" gumam Riska sedih.


Mike yang melihat Riska bersedih, dia menghampirinya " Ris, kita masuk kelas yuk, sudah hampir masuk Jam kuliah !" ucap Mike mengingatkan.


Riska hamya mengangguk lirih, dia memasuki kelas dengan lesu, Mike tersenyum melihat Riska yang seperti itu, pasalnya dia bisa medekati Riska dan menghiburnya.


Karena jam Kuliah selesai lebih dulu, Riska berencana menunggu Zan liang di kafe dekat kampus, dia juga tidak lupa mengirimi Zan liang pesan, kalau dia menunggunya di Kafe dekat kampus.

__ADS_1


Mike seperti penguntit saja, dia selalu mengikuti Riska kemanapun dia pergi, dia juga pura - pura menghibur Riska di kafe.


Bodohnya Riska, dia tidak tahu niat tersembunyi Mike, dia seolah dibutakan demgan keresahannya karena takut Zan liang marah padanya.


" Ris, kamu tidak apa - apakan ?" tanya Mike lembut.


Riska menghela napas " Aku tidak - apa " jawab Riska lirih.


Mike mengusap bahu Riska " Jika ada masalah kamu cerita padaku, aku akan berusaha menjadi pendengar yang baik untukmu "


" Terimakasih " jawab Riska.


Di seberang jalan Kafe, Zan liang yang melihat Mike sedang mengusap Bahu Riska tampak seperti sedang merangkulnya dan Riska tidak menolak sama sekali, mereka terlihat akrab.


Zan liang mengepalkan tangannya, dia tidak jadi menemui Riska, karena dia pikir tidak ingin mengganggu Riska yang sedang asyik berduaan dengan Mike.


Zan liang langsung menyetop taksi dan langsung menaikinya pulang.


Di dalam taksi Zan liang menghela napas " kenapa kamu seperti ini Ris ?, jika kamu suka dengan pria lain kenapa kamu terus mendekati aku, sebenarnya aku dimatamu itu seperti apa ?" gumam Zan liang lirih.


Riska yang tidak melihat Zan liang tidak kunjung datang juga, dia mengirim pesan pada Zan liang.


' Zan kamu dimana ?'


Zan liang yang melihat pesan itu dia membalasnya dengan malas ' Maaf Ris, aku sudah pulang karena tidak enak badan ! '


Sontak saja Riska terkejut dengan jawaban Zan liang yang seakan menjauhinya, Riska mulai gelisah, padahal baru tadi pagi dia sangat senang karena sudah diterima keluarga Zan liang, tapi malah terjadi hal yang tidak terduga.


Riska bernjak dsri tempat duduknya, dia melangkah keluar dari kafe, Mike mengikutinya " Tidak jadi ketemuannya Ris ?"


Riska hanya mengangguk, Mike bertanya lagi " Aku antar pulang yah " ucap Mike lembut.


Riska hanya mengangguk lagi, dia seakan kehilangan semangat karena dia yakin jika Zan liang sedang marah padanya, tapi karena apa ?.


Riska bertanya - tanya, apakah dia sudah membuat kesalahan pada Zan liang, tapi apa kesalahannya ?.


Riska belum menyadari jika tindakan Mike yang selalu berdekatan dengannya, membuat Zan liang salah paham, karena Zan liang belum pernah melihat Mike sebelumnya, apa lagi Mike sangat tampan. jika di bamdingkan Zan liang tentu Zan liang ada satu tingkat di bawah Mike.

__ADS_1


.


.


__ADS_2