
Anak buah Yugi yang sengaja di suruh untuk melindungi Riska oleh Brian, dia langsung memberi tahu Yugi jika Riska dalam bahaya.
Anak buah Yugi, melihat saat Mike membayar pelayan untuk menambahkan sesuatu pada minuman Riska.
Benar saja, perlahan - lahan Bada Riska menjadi panas, dia merasa sangat gelisah.
Keringat mulai keluar dar tubuh Riska, dia juga mulai melepas kancing Atas bajunya karena merasa sangat gerah, padahal.Restoran tersebut be AC.
Mike tersenyum senang saat melihat Riska " Kamu kenapa Ris ?" tanya Mike pura - pura tidak tahu.
Riska menggelengkan kepalanya, dia menggigit Bibir bawahnya karena menahan sesuatu yang seakan membuatnya ingin melakukan sesuatu.
Riska mulai mengapit erat pahanya, dia merasakan jika Goa kenikmatannya berdenyut - denyut.
Mike menepuk bahu Riska " Kamu yakin tidak apa - apa ?" tanya Mike lagi.
" Mmmppphhhh !" Riska menganggukan kepalanya.
Mike memegang paha Riska, tapi Riska tidak menolaknya.
Mike makin berani mengusap paha Riska, sebenarnya Riska ingin menolak, tapi entah kenapa dia membiarkan hal tersebut dan malah menikmatinya.
Mike menyeringai, dia membisikan sesuatu pada Riska " Aku bisa membuatmu lebih nyaman dsri ini Ris, apa kamu mau ?"
Dengan Reflek Riska mengangguk, Mike langsung memapah Riska.
Cara jalan Riska sudah sangat Aneh, dia terus bergelayut manja pada Mike.
Mike yang sudah merencanakan hal tersebut, dia langsung membawa Riska ke kamar yang sudah dia pesan.
Mike langsung merebahkan Riska di ranjang kamar setelah sampai di dalam kamar.
Riska sangat agresive, logikanya sudah di kalahkan oleh birahi yang membuncah tinggi.
Riska langsung memagut Bibir Mike, Mike dengan senang menerimanya.
Mereka melakukan pemanasan Lima belas menitan, Mike kemudian Membuka seluruh pakaiannya, Riska juga terlihat hanya mengenakan bikini Saja.
Saat Mike sudah tidak melepas semua pakainnya, dan akan melucuti Bimini Riska, Pintu kamra di buka oleh pelayan.
Zan liang yang menyasikan hal tersebut langsung meraung marah dan menerjang " Bajingan !!!"
Mike langsung menoleh ke arah pintu, dia terkejut karena melihat Zan liang.
Tapi Zan liang langsung menarik Mike hingga jatuh ke lantai dan memukulnya.
" Bangsaattt !!"
__ADS_1
" Bak
" Buk
" Bak
" Buk !
Zan liang memukuli Mike dengan penuah amarah, dia tidak memberi ampun pada mike.
Karena Zan liang bisa bela diri tentu saja pukulannya sangat terasa buat Mike yang notabenya hanya pria kaya manja.
Darah mengucur deras dari Dua pelipis, hidung dan Mulut Mike, tapi Zan liang masih memukulinya.
Yugi menarik Zan liang " Tuan Muda, anda bisa membunuhnya "
" Lepaskan aku Yugi !!, aku akan membunuh keparat itu !!!" Zan liang masih mencoba berontak.
Tapi Karena Yugi Lulusan Militer, tentu saja dia mampu menahan Zan liang.
" Tuan Muda, ini buakan saatnya membunuh dia, selamatkan Nona Riska terlebih dahulu " Yugi megingatkan Zan liang.
Zan liang baru tersadar, dia melemahkan tenaganya dan menatap Riska yang hanya mengenakan Bikini di ranjang.
Zan liang merasakan hatinya sangat sakit, orang yang dia sangat sayangi akan berhubungan badan dengan orang lain.
" Lepaskan aku Yugi !" ucap Zan liang ketus.
Zan liang tidak merasa iba, dia malah sangat marah, Zan liang pergi ke kamar Mandi, dia membawa Air dingin segelas dan menyiramnya ke wajah Riska dan menatapnya.
Riska terkejut, dia yang setengah sadar mulai tersadar kembali.
Dia melihat Zan liang yang menatapnya dengan tajam " Zan kamu .."
" Pakai - pakaianmu !, aku tidak menyangka jika kamu serendah ini Riska !!" ucap Zan liang ketus.
Riska meatap tubuhnya yang hanya mengenakan bikini, dia terkejut dengan Reflek menyilangkan kedua tangannya di depan dada " Apa yang terjadi padaku Zan ?!"
Zan liang tidak menjawab " Aku tunggu kamu di Mobil ! " Zan liang melangkah pergi dari kamar tersebut.
Riska melihat Mike yang babak belur sedang di seret oleh anak buah Yugi.
Riska baru sadar jika Mike akan memperkosanya, tapi apakah hal tersebut bisa di anggap memperkosa, sementara Riska masih setengah sadar.
Riska menitihkan air matanya, dia menangis merutuki kebodohannya, dia tidak tahu jika Mike orang yang seperti itu.
Yugi kemudian memberikan pakaian Riska " Nona Riska pakailah, Tuan Muda sudah menunggu anda di bawah " Ucap Mike semabari memalingkan wajahnya.
__ADS_1
Riska mengangguk Lirih, dia mengambil pakaiannya dan memakainya kembali.
Yugi mengawal Riska secara pribadi, sementara manajer Hotel sangat ketakutan, pasalnya ada kejadian seperti itu di Hotel yang dia pimpin.
Apa lagi yang tekena masalah Pacar Tuan muda Axel, memikirkan hal tersebut saja sudah membuat Manajer sudah ketakutan sampai ingin mati saja.
Pelayan yang bekerja sama dengan Mike juga terlihat babak belur di hajar Anak buah Yugi.
Saat Yugi Melewati Manajer dia berhenti Sebentar " aian sudah di beri kehidupan enak dengan kebijakan Tuan Axel tapi madih melakukan transaksi seperti ini, bersiaplah untuk menerima hukuman yang berat !" setelah menfatakan hal tersebut Yugi kembali berjalan.
Manajer ambruk di lantai, dia sudah bisa berbuat apa - apa lagi jika Tuan Axel langsung memasukannya kedaftar hitam.
Yugi berkata seperti itu karena berkat Brian, para Karyawan di peusahaan manapun semuanya mendapat gaji yang bisa memakmurkan mereka tanpa terkecuali, jadi wajar saja jika para Karyawan yang tahu akan hal tersebut sangat berterimakasih pada Brian.
Riska sepanjang jalan menundukan kepalanya, dia samar - samar teringat apa yang dilakukannya dengan Mike.
Sementara itu Zan liang sedang menunggu di Mobil dengan wajah dingin, dia terlihat masih belum puas jika hanya memberi pelajaran pada Mike seperti itu saja.
Riska memasuki Mobil, Yugi yang menjadi sopir Zan liang secara pribadi.
" Antar dia pulang Yugi !" perintah Zan liang tegas.
" Baik Tuan Muda " jawab Yugi sopan.
Sepanjang jalan Zan liang diam, dia tidak mau menatap Riska, karena semakin dia menatap Riska dia akan teringat dengan kejadian barusan.
" Zan... " Riska buka suara sembari menarik - narik baju Zan liang pelan.
" Apa !" Jawab Zan liang ketus tanpa menoleh.
" Maafkan aku Zan, aku tidak ber...."
Riska belum selesai bicara Zan liang memukul jendela kaca Mobil hingga pecah.
" Praaangggg !!!"
Tangan Zan liang nuga terlihat berdarah, tulangnya menyembul keluar karena patah, akibat dia menghantam kaca dengan sekuat tenaga.
Riska terlonjak kaget begitu juga Yugi, Yugi langsung menghentikan mobilnya dia menatap tangan Zan liang.
" Tuan Muda apa yang anda lakukan !" Yugi bergegas turun dia menghubungi anak buahnya yang selalu membawa alat medis, yang berada di rombongan belakang.
Yugi Membuka pintu Mobil Zan liang " Tuan Muda, obati dulu luka anda " Yugi benar - benar panik.
" Buat apa !!!!, tangan dan Kakiku tidak bisa memukul Wanita !!, mereka tidak ada gunananya !!" Zan liang berkata dengan getir.
.
__ADS_1
.
.