Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #23. Rahasia


__ADS_3

Raya:Yang barusan itu apa?!


Rai:Serbuk ini.. rasanya tidak asing.


Akimoto:Kau pasti pernah melihatnya kan? Rai..


Rai:Yang dipakai oleh siluman di taman bermain itu ya.


Akimoto:Kalau begini jadi merepotkan sih.. habisnya kau sudah tau semua tentangku..


Rai:Murasame!


Akimoto:Uh-huh?! Apa yang barusan-?! *terkejut *tergores


Rai:Jangan pikir aku akan lemah terhadap serbuk racun ini.


Akimoto:Sepertinya ada sesuatu yang tidak ku ketahui tentang dirimu.. apa itu?


Rai:Maaf saja tapi.. aku ini kebal terhadap racun apa pun.


Akimoto:Termasuk racun yang-


Rai:Aku sudah mencobanya tadi.


Akimoto:Kau-! Bagaimana bisa kau..


Rai:Sudah ku duga kau tidak tau Akimoto.


Rei:Niisan.


Raya:Rei?


Ryuen:Bagaimana pertandingan nya?


Rei:Bau ini.. Jangan-jangan.


Raya:Ya.. serbuk racun milik Akimoto.


Rei:Jadi.. Akimoto tidak menggunakan racun yang dibuat oleh pimpinan mereka?


Raya:Aku rasa Akimoto dan Akira tidak mau menggunakan racun seperti itu. Atau mungkin sebenarnya mereka tidak mau bekerja sama dengan siluman lain.


Rei:Uh?


Sayon:Eh-!! Niisan kau tidur?!! ヽ(`д´;)/


Saka:Sekali-kali biarkan aku istirahat dong..


Sayon:Niisan.. (•ˋ _ ˊ•)


Raya:Tidak berubah sama sekali.. sifat pemalas nya masih saja tertanam..


Rei:Niisama..


Sayon:Oh ya. Rio dan teman-temannya belum terlihat sama sekali.. mereka kemana?


Raya:Menjalankan misi..


Sayon:Uh? begitu ya..


Ryuen:Pasti sangat berat ya. Tapi mereka pasti bisa mengatasinya


Raya:Ya..


Akimoto:Ah! *tergores


Rai:Murasame!

__ADS_1


Akimoto:Huh.. huh.. huh.. jadi semua senjata akademi itu bisa menyerap tenaga lawan ya.. Ternyata banyak juga hal yang kau rahasia kan dariku Rai.


Rai:Aku bukan tipe orang yang bisa langsung mempercayai orang lain.


Akimoto:Ck. padahal aku pikir kita ini cocok. Tidak ada main-main lagi. *tatapan serius


(di sisi lain)


"𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘚𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘜𝘮𝘶𝘮"


*bagian belakang rumah sakit


(suara tamparan)


Hinotama:*menampar*


Hyuki:*terdiam*


Hinotama:Kau tau kenapa aku menamparmu kan? Itu karena sifat bodoh mu itu.


Hyuki:Jadi-


Hinotama:Ya, aku sudah mengetahui nya. Soal tanganmu, dan juga soal kejadian di area tahanan. *serius


Hyuki:Kau marah hanya karena ini?


Hinotama:Aku bukannya marah karena kondisi tanganmu, tapi karena kau menyembunyikan nya dariku! Bodoh! *kesal


Hyuki:*hanya diam*


(Pesan masuk)


𝘗𝘦𝘯𝘨𝘪𝘳𝘪𝘮:𝘚𝘢𝘸𝘢𝘬𝘪


𝘗𝘦𝘴𝘢𝘯:


Hinotama:Tch.*berjalan ke pintu keluar


Hyuki:Uh-?! Oniisa-! *menarik lengan baju Hinotama


Hinotama:Apa?


Hyuki:Tubuhku.. bergerak sendiri lagi *bicara dalam hati


Hinotama:Lepas-!


Hyuki:Aku.. *ragu* sejak kecil aku.. selalu menyembunyikan perasaan ku. Menahan sakit.. menahan air mataku.. menahan rasa takut.. Semua itu ku lakukan sampai sekarang. Aku tidak tau itu benar atau salah. Tapi-


Hinotama:Apa kau bodoh-?! *kesal


Hyuki:Hm. *menahan takut


Hinotama:Uh-?!


Hyuki:Maafkan aku.. *melepas lengan baju Hinotama


Hinotama:Ma-!


Sawaki:Uh-?! Tuan?


Hinotama:Sawaki?


Sawaki:Uh? Mohon maaf mengganggu waktu kalian, nona Hyuki..


Hyuki:Tidak kok.. aku yang sudah mengganggu, maafkan aku.. Aku akan kembali *pergi


Hinotama:*kesal

__ADS_1


Sawaki:Tuan? Anda baik-baik saja?


Hinotama:Ya.. Ayo segera ke aula. Apa ada masalah?


(di aula)


Sawaki:Dia..


Hinotama:Siapa?


Sawaki:Siluman yang nona Hyuki lawan.


Zuki:Siapa sangka ya.. ternyata si darah manis itu adik dari ketua OSIS toh.. menarik sekali ya.. entah kenapa dunia terasa sangat kecil,, kebetulan sekali kita bisa bertemu disini.


Hinotama:Kau.. apa kau sudah meminum darah Hyuki?


Zuki:Hanya beberapa tetes sih.. tapi aku berharap bisa menghisap- *terhempas


Hinotama:*memukul* Jangan harap bisa mendapatkan darah Hyuki. Kau mengerti?


Zuki:Ya ampun kau ini.. kalau begini lebih baik ku bicarakan dengan pimpinan Hikaru.


Hinotama:Jangan ganggu urusan kami.


Zuki:Aku ingin melawan adikmu itu tapi.. dia terlalu lemah.. sekarang ya.. aku jadi tertarik denganmu.. KETUA OSIS!! *menggila


Hinotama:Sawaki,, apa Hyuki sudah makan?


Sawaki:Selama dipenjara nona jarang makan.. mungkin dia hanya makan buah yang diberikan,, tadi pun saat di kamar nya dia juga begitu.


Hinotama:Begitu. Akan kuterima tantangan mu. Kita akan bertanding.. di arena Seishi.


Zuki:Hehe!


(di arena)


Akimoto:Tch.


Saka:Pertandingan nya akan segera berakhir.


Sayon:Uh? Kenapa?


Rei:Karena Murasame tidak suka membuang-buang waktu. Mengendalikan pedang Murasame itu sangat sulit,, jika penggunanya tidak bisa menahan amukan Murasame maka penggunanya juga akan tercabik-cabik.


Akimoto:Rai.. kau sudah-!


Rai:Maaf saja Akimoto.. aku akan membunuhmu.


Akimoto:Ah-! Apa-?!


Rai:𝘉𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘔𝘶𝘳𝘢𝘴𝘢𝘮𝘦.


Akimoto:Hanya dengan menusuk bayanganku saja-?! Bagaimana bisa,, hanya dengan menusuk bayangan ku saja bisa membunuhku?! Ah!!


Raya:Kemampuan Murasame untuk menusuk hal-hal yang berhubungan langsung dengan lawannya. Salah satunya adalah bayangan milik lawannya..


Sayon:Mengerikan.


(di sisi lain)


"Toilet"


Rei:*muntah* Akira dan Akimoto.. mereka memang memiliki darah siluman, tapi.. tetap saja mereka manusia.. aku tidak sanggup melihatnya, benar-benar.. tidak sanggup.. *pasrah


...𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝘾𝙊𝙈𝙀𝙉𝙏, 𝙑𝙊𝙏𝙀 𝙆𝘼𝙇𝘼𝙐 𝙎𝙐𝙆𝘼.....


...𝙏𝙃𝘼𝙉𝙆𝙎🌹🌹.....

__ADS_1


__ADS_2