Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #14. Perasaan yang pernah dirasakan


__ADS_3

" ๐˜™๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜™๐˜บ๐˜ฐ๐˜ฌ๐˜ฐ "


Sayon : Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas


Dokter : Saat ini kemungkinan nona terkena gejala hipotermia.. lebih baik jangan ajak nona keluar, apalagi saat ini sedang musim dingin.


Sayon : Uh? a-ayah.. ibu..? kenapa? *bergumam


Saka : Uh?


Suster : Nona..? anda baik-baik saja?


Sayon : Uh-huh! tidak mau.. *menggigil


Suster : Nona?


Sayon : Tidak mau..! tidak mau..!


Saka : Uh-huh! Sayon!


Sayon : Kenapa aku disini..? aku tidak mau disini.. aku mohon keluarkan aku dari sini..! *ketakutan *mengigil


Dokter : Nona.. tenanglah..


Saka : Sayon..! tenanglah!!


Sayon : Aku mohon..! niisan, aku tidak mau berakhir seperti ayah dan ibu.!! aku mohon keluarkan aku dari sini!!


Saka : Tenanglah Sayon.. Sayon dengarkan aku..


Dokter : *menyuntikkan obat tidur


Sayon : Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas


Saka : Kau akan baik-baik saja.. kau tidak akan berakhir seperti ibu dan ayah.. kau akan baik-baik saja. Tenanglah..


Dokter : Tuan, silahkan menunggu di luar..


Saka : Apa Sayon selalu seperti ini? saat dia sendirian, apa dia selalu seperti ini? *berfikir


*keesokan harinya..


Sayon : Berat.. tubuhku rasanya sulit digerakan *berusaha bangun


Saka : Sayon-?!


Sayon : Uh? niisan? uh?!


Saka : Syukurlah kau baik-baik saja.. *memeluk Sayon


Sayon : Maaf membuatmu khawatir..


Saka : Tidak. Bodohnya, sudah berapa lama kau memiliki gejalanya?


Sayon : Mungkin.. sejak SMP.


Saka : Aku pikir kau sudah melupakan nya..


Sayon : Uh? soal apa..?


Saka : Tidak, lupakan saja..


Sayon : Niisan?


Saka : Yang penting kau baik-baik saja. Sebaiknya kita batalkan rencana kita..


Sayon : Uh-huh! Jangan!


Saka : Kenapa? kondisimu sangat tidak mendukung. Kita tidak bisa pergi ke-

__ADS_1


Sayon : Tidak, aku mohon..! aku sudah membaik.


Saka : Kubilang kita-!


Sayon : Aku hanya kelelahan.. aku baik-baik saja. Aku berjanji, aku akan baik-baik saja.


Saka : Uh? Bodoh.


" ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜™๐˜บ๐˜ฐ๐˜ฌ๐˜ฐ "


Rei : Uh?! Lalu bagaimana kondisimu sekarang?!


Sayon : Sudah membaik.


Rei : Begitu ya.. rencananya sih aku mau berkunjung ke cosplay caffe, jadi kau mau ikut?


Sayon : Cosplay caffe..?


Rei : Aku dengar disana ada kostum anime yang bisa kita sewa.


Sayon : Oke, aku ikut.


Rei : Yosh, aku sudah menghubungi Hyuki tadi.. dia bilang dia juga ikut.


Sayon : Jadi.. ayahnya mengizinkan nya?


Rei : Katanya sih dia hanya bersama senior Hinotama dirumah.


Sayon : Begitu ya. Berarti Hyuki sudah kembali ke Tokyo ya?


Rei : Iya.


Sayon : Tapi kenapa dia tidak memberi kabar?


Rei : Mungkin saja dia masih istirahat.. Apa kau sudah dengar..? soal pertarungan yang Hyuki lakukan?


Sayon : Eh-? pertarungan..? pertarungan apa?


Sayon : Mantan anak buah paman Hikaru? yang benar saja..? semua anak buahnya itu kuat dan berbahaya.


Rei : Kau memang benar.. tapi syukurlah Hyuki bisa mengalahkannya. Anak buahnya bicara soal kemenangan umat manusia. Katanya dia tidak menerima kemenangan umat manusia.


Sayon : Dia dunia yang kejam seperti ini mana ada yang bisa asal terima saja. Hyuki sendiri dihukum oleh anak buah ayahnya. Dia sangat menderita, ayahnya butuh waktu lama untuk menerimanya.


Rei : Aku berharap.. tidak ada lagi pertarungan di dunia ini.


Sayon : Ya.


Rei : Kalau begitu ku tutup telfonnya. Sampai nanti.


Sayon : Sampai nanti.


Rei : Ayolah, kenapa barang-barangnya tidak bisa masuk..? *mendorong koper. Yosh! masuk!!


ใƒพ(๏ผพ-๏ผพ)ใƒŽ


Raya : Rei..!


Rei : Oh, iya?!


Raya : Mau coklat panas?


Rei : Boleh..


Raya : Kutunggu di bawah


Rei : Iya.


Musim dingin hampir datang.. tapi rasanya agak aneh karena kami ingin pergi ke California lusa nanti dengan kapal ferry. Tentunya seharusnya suasananya jadi semakin dingin.

__ADS_1


Raya : Rei, ini coklat panas mu.


Rei : Terimakasih niisan..


Raya : Rasanya musim dingin datang lebih cepat ya..


Rei : Iya


Raya : Rei, kau sudah menyiapkan barang-barangmu?


Rei : Sudah, niisan sendiri bagaimana?


Raya : Ya.. aku sudah menyiapkan nya. Tapi baru setengahnya sih.


Rei : Eh-? kenapa begitu? (ยดยบโˆ€ยบ๏ฝ€)


Raya : Sudah jelas karena aku kesal dengan aniki! Dia selalu saja meminta bantuan, alasannya selalu saja karena sibuk atau malas. Dasar, kakak selalu saja mengorbankan adiknya.


Rei : ( T ส–ฬฏ T) aku mengerti kok.


Raya : Bagus kalau kau mengerti.


Rei : Benar juga, sekarang niisama dimana?


Raya : Pergi ke rumah senior Hinotama.


Rei : Eh? untuk apa?


Raya : Kau belum saatnya tau.


Rei : Begitu ya. Oh ya, nanti sore aku mau ke Caffe bersama Sayon dan Hyuki.. Apa boleh?


Raya : Oh, Oke.. boleh-boleh saja.


Rei : Terimakasih niisan.


Raya : Jangan pulang larut malam ya.


Rei : Iya.. iya..


" ๐˜’๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข "


Rai : Hinotama.


Hinotama : Kau cepat juga tiba.


Rai : Aku tidak lambat seperti dirimu.


Hinotama : Berisik.


Rai : Bagaimana keadaan Hyuki?


Hinotama : Dia sudah membaik, meskipun lukanya..


Rai : Lalu..? dimana tuan Hikaru?


Hinotama : Dia pergi ke markas utama.


Rai : Uh? dimana?


Hinotama : Dia tidak menjelaskan semuanya. Hanya saja dia bilang ingin menemui Hideyoshi.


Rai : Hideyoshi ya? dia belum pernah muncul semenjak Setsujin ya?


Hinotama : Ya, tapi ayah bilang bom ledakan itu ulahnya.


Rai : Apa-?!


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....

__ADS_1


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2