
" ๐๐ถ๐ฎ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ฌ๐ช๐ต ๐ถ๐ฎ๐ถ๐ฎ ๐๐บ๐ฐ๐ฌ๐ฐ "
Sayon : Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas
Dokter : Saat ini kemungkinan nona terkena gejala hipotermia.. lebih baik jangan ajak nona keluar, apalagi saat ini sedang musim dingin.
Sayon : Uh? a-ayah.. ibu..? kenapa? *bergumam
Saka : Uh?
Suster : Nona..? anda baik-baik saja?
Sayon : Uh-huh! tidak mau.. *menggigil
Suster : Nona?
Sayon : Tidak mau..! tidak mau..!
Saka : Uh-huh! Sayon!
Sayon : Kenapa aku disini..? aku tidak mau disini.. aku mohon keluarkan aku dari sini..! *ketakutan *mengigil
Dokter : Nona.. tenanglah..
Saka : Sayon..! tenanglah!!
Sayon : Aku mohon..! niisan, aku tidak mau berakhir seperti ayah dan ibu.!! aku mohon keluarkan aku dari sini!!
Saka : Tenanglah Sayon.. Sayon dengarkan aku..
Dokter : *menyuntikkan obat tidur
Sayon : Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas
Saka : Kau akan baik-baik saja.. kau tidak akan berakhir seperti ibu dan ayah.. kau akan baik-baik saja. Tenanglah..
Dokter : Tuan, silahkan menunggu di luar..
Saka : Apa Sayon selalu seperti ini? saat dia sendirian, apa dia selalu seperti ini? *berfikir
*keesokan harinya..
Sayon : Berat.. tubuhku rasanya sulit digerakan *berusaha bangun
Saka : Sayon-?!
Sayon : Uh? niisan? uh?!
Saka : Syukurlah kau baik-baik saja.. *memeluk Sayon
Sayon : Maaf membuatmu khawatir..
Saka : Tidak. Bodohnya, sudah berapa lama kau memiliki gejalanya?
Sayon : Mungkin.. sejak SMP.
Saka : Aku pikir kau sudah melupakan nya..
Sayon : Uh? soal apa..?
Saka : Tidak, lupakan saja..
Sayon : Niisan?
Saka : Yang penting kau baik-baik saja. Sebaiknya kita batalkan rencana kita..
Sayon : Uh-huh! Jangan!
Saka : Kenapa? kondisimu sangat tidak mendukung. Kita tidak bisa pergi ke-
__ADS_1
Sayon : Tidak, aku mohon..! aku sudah membaik.
Saka : Kubilang kita-!
Sayon : Aku hanya kelelahan.. aku baik-baik saja. Aku berjanji, aku akan baik-baik saja.
Saka : Uh? Bodoh.
" ๐๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข๐ฎ๐ข๐ฏ ๐๐บ๐ฐ๐ฌ๐ฐ "
Rei : Uh?! Lalu bagaimana kondisimu sekarang?!
Sayon : Sudah membaik.
Rei : Begitu ya.. rencananya sih aku mau berkunjung ke cosplay caffe, jadi kau mau ikut?
Sayon : Cosplay caffe..?
Rei : Aku dengar disana ada kostum anime yang bisa kita sewa.
Sayon : Oke, aku ikut.
Rei : Yosh, aku sudah menghubungi Hyuki tadi.. dia bilang dia juga ikut.
Sayon : Jadi.. ayahnya mengizinkan nya?
Rei : Katanya sih dia hanya bersama senior Hinotama dirumah.
Sayon : Begitu ya. Berarti Hyuki sudah kembali ke Tokyo ya?
Rei : Iya.
Sayon : Tapi kenapa dia tidak memberi kabar?
Rei : Mungkin saja dia masih istirahat.. Apa kau sudah dengar..? soal pertarungan yang Hyuki lakukan?
Sayon : Eh-? pertarungan..? pertarungan apa?
Sayon : Mantan anak buah paman Hikaru? yang benar saja..? semua anak buahnya itu kuat dan berbahaya.
Rei : Kau memang benar.. tapi syukurlah Hyuki bisa mengalahkannya. Anak buahnya bicara soal kemenangan umat manusia. Katanya dia tidak menerima kemenangan umat manusia.
Sayon : Dia dunia yang kejam seperti ini mana ada yang bisa asal terima saja. Hyuki sendiri dihukum oleh anak buah ayahnya. Dia sangat menderita, ayahnya butuh waktu lama untuk menerimanya.
Rei : Aku berharap.. tidak ada lagi pertarungan di dunia ini.
Sayon : Ya.
Rei : Kalau begitu ku tutup telfonnya. Sampai nanti.
Sayon : Sampai nanti.
Rei : Ayolah, kenapa barang-barangnya tidak bisa masuk..? *mendorong koper. Yosh! masuk!!
ใพ(๏ผพ-๏ผพ)ใ
Raya : Rei..!
Rei : Oh, iya?!
Raya : Mau coklat panas?
Rei : Boleh..
Raya : Kutunggu di bawah
Rei : Iya.
Musim dingin hampir datang.. tapi rasanya agak aneh karena kami ingin pergi ke California lusa nanti dengan kapal ferry. Tentunya seharusnya suasananya jadi semakin dingin.
__ADS_1
Raya : Rei, ini coklat panas mu.
Rei : Terimakasih niisan..
Raya : Rasanya musim dingin datang lebih cepat ya..
Rei : Iya
Raya : Rei, kau sudah menyiapkan barang-barangmu?
Rei : Sudah, niisan sendiri bagaimana?
Raya : Ya.. aku sudah menyiapkan nya. Tapi baru setengahnya sih.
Rei : Eh-? kenapa begitu? (ยดยบโยบ๏ฝ)
Raya : Sudah jelas karena aku kesal dengan aniki! Dia selalu saja meminta bantuan, alasannya selalu saja karena sibuk atau malas. Dasar, kakak selalu saja mengorbankan adiknya.
Rei : ( T สฬฏ T) aku mengerti kok.
Raya : Bagus kalau kau mengerti.
Rei : Benar juga, sekarang niisama dimana?
Raya : Pergi ke rumah senior Hinotama.
Rei : Eh? untuk apa?
Raya : Kau belum saatnya tau.
Rei : Begitu ya. Oh ya, nanti sore aku mau ke Caffe bersama Sayon dan Hyuki.. Apa boleh?
Raya : Oh, Oke.. boleh-boleh saja.
Rei : Terimakasih niisan.
Raya : Jangan pulang larut malam ya.
Rei : Iya.. iya..
" ๐๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐๐ช๐ฅ๐ข "
Rai : Hinotama.
Hinotama : Kau cepat juga tiba.
Rai : Aku tidak lambat seperti dirimu.
Hinotama : Berisik.
Rai : Bagaimana keadaan Hyuki?
Hinotama : Dia sudah membaik, meskipun lukanya..
Rai : Lalu..? dimana tuan Hikaru?
Hinotama : Dia pergi ke markas utama.
Rai : Uh? dimana?
Hinotama : Dia tidak menjelaskan semuanya. Hanya saja dia bilang ingin menemui Hideyoshi.
Rai : Hideyoshi ya? dia belum pernah muncul semenjak Setsujin ya?
Hinotama : Ya, tapi ayah bilang bom ledakan itu ulahnya.
Rai : Apa-?!
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
__ADS_1
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....