
Saka : Hinotama. *menahan Hinotama. Saat ini sebaiknya kau fokus menghangatkan Hyuki, biar Sayon yang akan membantu Rei.
Hinotama : Ck. Baiklah..
Sayon : Serahkan padaku, aku pergi dulu.
Yuika : Bagaimana dengan pria itu?
Saka : Dia sudah mati.
Yuika : Uh?! ha?!
Saka : Dia meminum racun dan mati begitu saja.
Yuika : Apa kalian tau dia siluman level berapa?
Saka : Dari kekuatan nya saja sudah tau, dia itu siluman level 3.
Yuika : Sudah kuduga dia cuma kertas saja.
Saka : Tapi.. bisa jadi dia yang memindahkan jamur itu.
Yuika : Uh?! jadi kalian sudah tau soal jamur itu?!
Saka : Ya.
Hinotama : Apa kalian tertangkap saat ingin menyelidiki jamur itu?
Yuika : Ya. Kami tiba-tiba merasa seperti ditusuk, kemudian aku terbangun di sangkar dan terpisah dengan Hyuki.
Hinotama : *melihat leher Hyuki. Jadi begitu ya, mereka menggunakan semacam bius.
Saka : Cara mereka masih terbilang biasa saja, karena siluman level 3 juga tidak begitu kuat.
Hinotama : Memang benar.
Saka : Lalu bagaimana dengan yang satunya lagi?
Yuika : Kelihatan nya dia juga siluman level 3, dia tidak terlihat begitu kuat. Tapi.. entah kenapa dia terlihat seperti tidak memiliki perasaan, walaupun sudah dipukul dan beberapa kali terhempas dia tetap saja bangkit tanpa perasaan sakit sama sekali.
Saka : Aneh sekali..
Yuika : Akh.
Saka : Oi.. uh?!
Hinotama : Itu racun.
Yuika : Ck. Sial.. pasti karena tadi *berfikir
Hinotama : Saka tolong pegang Hyuki dulu.
Saka : Eh?
Hinotama : *menggigit leher Yuika.
Yuika : A-akhh..
Saka : Yaampun dia itu..
Yuika : Ck.
Hinotama : *melepas gigitan. Sudah, aku sudah menyedot seluruh racunnya.
Yuika : Kenapa..?
Hinotama : Karena kau sudah menyelamatkan Hyuki. Terimakasih.
__ADS_1
Yuika : Uh? Tch.
Saka : Bagaimana dengan Hyuki?
Hinotama : Aku sudah berusaha menstabilkan suhu tubuhnya, sekarang dia sudah bisa bernafas dengan normal.
Saka : Ya aku bisa merasakannya.
Hinotama : Sebaiknya kita mencari yang lainnya
Yuika : Eh? kalian terpisah dengan mereka?
Hinotama : Kami berpencar.
Yuika : Begitu.
Hinotama : Uh?!
Saka : Ada apa Hinotama?
Hinotama : Kalian pergi saja, aku akan membantu Rei dan Sayon.
Saka : Oi tunggu! kau tidak boleh menggunakan kemampuan mu secara berlebihan kau tau kan?!
Hinotama : Ya aku tau, aku tidak akan menggunakan kemampuan ku. Aku serahkan mereka berdua padamu.
Saka : Huhh.. kau ini benar-benar egois.
Hinotama : *pergi
Yuika : Ck.
Saka : Ayo Yuika.
.
.
.
Haruo : *menendang
Raya : Ugh! Mereka malah makin bertambah.
Haruo : Semakin tubuh mereka terbelah maka semakin banyak pula mereka
Rai : Tapi kekuatan mereka semakin sedikit, mereka juga semakin kecil.
Hikaru : Mereka adalah siluman cacing, kita hanya perlu terus menyerang mereka sampai mereka benar-benar kecil. Lalu aku akan menghancurkan mereka.
Rai : Kau ingin mengurangi efek dari kekuatan mu ya.
Hikaru : Ya.
Raya : Harusnya ini mudah kan?!
//terus menyerang para siluman cacing
Hikaru : Menyingkir!
Rai : Tch.
Hikaru : *menggunakan kemampuan api nya.
//para siluman perlahan hangus terbakar
Raya : Aku punya firasat buruk kalau kita melanjutkan perjalanan.
__ADS_1
Rai : Apa sebaiknya kita mundur dulu? aku rasa di depan sana hanya ada bahaya.
Hikaru : Ya. Sebaiknya kita mundur dulu.
Haruo : Bagaimana dengan nona?
Hikaru : Sepertinya mereka tidak ada disana.
Lucy : Akh!!
Sayon : Rei, kau baik-baik saja?
Rei : Ya. Tanganku agak terkilir.
Sayon : Kenapa dia masih bisa berdiri?
Rei : Entahlah.. aku belum menemukan titik terlemah nya.
Lucy : Ha? aku tidak punya titik terlemah tau.
Rei : Uh-huh!
Sayon : Uh!
Lucy : *berdiri. Karena aku tau kau pasti akan membantu Hyuki temanmu itu, aku juga tau soal gaya bertarung mu yang selalu menyerang titik terlemah dari lawan. Karena itulah.. aku mengubah seluruh tubuhku, supaya tidak bisa dibunuh.
Sayon : Jadi karena itu juga dia terlihat seperti robot?
Rei : Mungkin saja.
Sayon : Tapi tetap saja.. siluman lebih nyaman menggunakan tubuh manusia mereka dibandingkan tubuh asli mereka, tubuh manusia pasti ada kelemahan nya kan?!
Lucy : *menyerang
Sayon : *menendang
Rei : Ck.
Lucy : *melesat
Rei : Uh-huh! Sayon awas!!
Sayon : Huh! Akhh!!
Lucy : *mematahkan tangan Sayon
Sayon : Ck. Siall..
Lucy : Sekarang giliranmu.
Rei : Tidak akan-
Lucy : *terbakar
Rei : Uh-huh!! *syok
Sayon : Uh!!
Lucy : A-argh-arghhh!!! *kesakitan
Hinotama : Menyebalkan.
Rei&Sayon : Uh-huh!!
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....
__ADS_1