
Rei : Aku pulang! Uh? Tidak ada orang di rumah? Uh?! Sepatu wanita?
Akimoto : Aku mohon, Rai..
Rei : Uh-huh! Suara ini..? A.. ki.. moto? *syok
Akimoto : Aku, sangat mencintaimu.. Aku mohon..
Rai : Akimoto..
(kiss)
Rei : Uh-huh! Tidak! *pergi dari rumah
Rei : Tidak mungkin! Tidak mungkin! Akimoto?! Dia!
"Pergilah! Dasar pengganggu! Keluarga ini tidak membutuhkanmu! "
Rei : Kami memang saudara sepupu! Dia selalu saja menindas ku! Kenapa dia bersama Niisama?! Ah!z
*terjatuh. Maaf Akimoto, aku tidak bisa, pergilah..
Akimoto : Cih!
Rei : Aku khawatir dia akan menindas ku lagi.. Aku takut.. Uh-huh! Huh?!!
Teman : Siapa dia?
Akimoto : Lama tidak bertemu.. orang tida berguna..
Rei : Huh!! Bohong, kenapa Akimoto ada disini? Bukankah tadi.. dia..?!
Akimoto : Kami berencana ingin karaoke, kau mau ikut?
"Karaoke Club"
Rei : Huh!! Aku mohon, hentikan..
Teman : Oi, dia memohon tu? Harus kita apakan dia?
Akimoto : Hajar saja..
" setelahnya "
Petugas : Ya ampun anak-anak itu, apa suara mereka tidak ada habis-habisnya? Uh-huh?! Gawat!! Oi, apa kau bisa mendengarku?!!
Rei : Sakit..
Petugas : Tch. Aku akan telpon ambulans.
" Keesokan harinya "
" Rumah Sakit Umum Ryoko "
Rei : Uh-huh?
Dokter : Syukur lah kau sudah sadar..
Rei : Dimana aku?
Dokter : Kau rumah sakit, seorang pegawai di club mengantarmu kemari.. Kami sudah menghubungi keluarga mu jadi.
Rei : Uh-huh! Aku harus segera pulang..
Dokter : Tunggu, kau masih belum pulih.
Rei : Tidak, aku.. ck. *terjatuh
Dokter : Kau baik-baik saja?!
Rai : Tinggalkan kami.
Dokter : Uh?!
Rei : Huh!
Dokter : Baik.
Rai : *menampar
Raya : Aniki?!
Rai : Siapa yang melakukan nya?
Rei : Bukan.. siapa-siapa..
Rai : *menampar. Jangan berbohong!
Raya : Aniki! Rei baru saja sadar! Setidaknya biarkan dia!
Rai : Jika menunggu dia keluar dari rumah sakit, apa dia mau memberitahu kita?
Raya : Uh? Soal itu..
Rai : Aku ingin mendengar nya langsung!
Rei : Bagaimana ini? Huh!
Rai : *menampar. Kau ingin ditampar terus-menerus atau mau memberitahu ku?
Rei : Aku takut.. pada niisama *berfikir
__ADS_1
Raya : Rei, jangan berbohong..
Rei : Aku baik-baik saja.. karena itulah-
Rai : *menampar. Memangnya aku bertanya kau baik-baik saja atau tidak?
Rei : Hmp.
Rai : Kenapa kau masih bisa bersikap seperti itu?! Kenapa kau selalu saja menyembunyikan ekspresi mu itu?! Sebenarnya kau takut?! Kau takut karena aku membentak mu sampai-sampai kau ingin menangis kan?! Berhentilah bersikap seolah-olah tidak terjadi apa pun!! *memukul dinding
Rei : Huh!
Rai : Aku benci orang baik seperti dirimu!
Rei : Uh-huh?!
Raya : Aniki?
Rai : Ayo pergi Raya!
Raya : Uh?! Tunggu!
Rai : Jangan pulang sebelum kau berkata jujur. *keluar ruangan
Rei : Niisama.. memang benar, aku.. memang ingin menangis, aku takut melihat niisama yang marah.. Aku benar-benar takut. *meneteskan air mata
*setelahnya..
"Karaoke club"
Akimoto : Apa yang kau lakukan?!
Rai : Memangnya apa kesalahan adikku sampai kalian menghajar nya?
Akimoto : Uh?! Jadi, Rei adalah adikmu?
Rai : Kalian berdua sepupu bukan? Rei sudah tidak memiliki ikatan apa pun dengan keluarga mu! Kenapa kau masih menghajar nya?!
Akimoto : Kau tidak akan mengerti! Aku sangat membencinya! Sudahlah cepat pergi dari sini!
Rai : Memukul dinding
Akimoto : Uh-huh!
Rai : Ingat ini, jika kalian mengganggu nya lagi, aku tidak akan segan-segan.. melaporkan kalian..
Semuanya : Uh?
Akimoto : Tch!
Raya : Merepotkan..
Raya : Dokter bilang dia sudah boleh pulang besok..
Rai : Begitu ya. Raya, bisa tolong kau bicara dengannya besok?
Raya : Bukankah lebih baik kau saja yang bicara?
Rai : Dia tidak akan mau bicara.. tolong, Raya..
" Keesokan harinya "
"Ryoko Rei "
Raya : Aku masuk, Rei.. Uh? Rei? Ada apa?! Kau baik-baik saja?!
Rei : Aku baik-baik saja..
Raya : Kau bohong kan? Rei, hentikan kebohongan ini semua.. aku mohon..
Rei : Niisan, bagaimana ini? Sekarang Niisama benar-benar marah padaku.. bagaimana caraku bicara dengannya?
Raya : Dengan berkata jujur, aniki tidak suka seorang pembohong.
Rei : Lalu! Kenapa Akimoto kemarin bersamanya?!
Raya : Uh?! Ya.. itu.. ayah Akimoto, adalah salah satu klien aniki, Akimoto pernah bilang kalau dia mencintai aniki. Tapi, aniki menolaknya, bahkan sampai sekarang ini, Akimoto masih..
Rei : Akimoto sangat membenciku, bahkan di keluarga itu, semuanya membenciku. Mereka bilang aku tidak mirip dengan Ayah kandungku.
Raya : Rei. *memegang tangan Rei. Aniki sudah mengurus nya.
Rei : Uh-huh! Kenapa? Kenapa Kalian?
Raya : Rei! Untuk apa kau merahasiakan masalahmu sendiri?!
Rei : Uh?!
Raya : Aku mengerti kau tidak mau orang lain merasa kesal, kau tidak mau mereka menerima hukuman yang berat, tapi Rei.. mereka sudah berlebihan, kau harus tau kapan kau boleh bersikap baik, dan kapan kau boleh bersikap normal, jika kau terus bersikap terlalu baik seperti ini. Kau tidak akan bisa memiliki masa depan yang cerah..
Rei : Uh?! Aku ingin menangis.. saat Niisama menampar ku, aku ingin menangis..
Raya : Jangan mengulangi nya lagi.. kau berjanji?
Rei : Ya, aku berjanji..
" Kediaman Ryoko "
Supir : Kita sudah sampai, Nona..
"Kepala keluarga - Ryoko Rai "
__ADS_1
Pelayan : Loh? Nona? Anda sudah diizinkan pulang?
Rei : Uh? Ya, maaf membuat kalian khawatir..
Pelayan : Tidak kok, saya justru merasa senang Anda bisa pulang.
Rei : Apa, niisama ada di rumah?
Pelayan : Tuan ada di kamarnya, di lantai 2. Perlu saya panggil kan?
Rei : Tidak perlu, aku akan mencarinya. Oh ya, Aku pulang.
Pelayan : Selamat datang.
Rei : Aku harap aku bisa bicara dengan Niisama dengan terus terang. Uh? Aku takut, aku takut dia akan marah lagi.. Uh?!
(pintu terbuka)
Rai : Uh?! Kau kembali?
Rei : Hmp..
Rai : //mengabaikan
Rei : Maaf! Aku, ingin meminta maaf, soal kemarin, aku sudah sangat keterlaluan. Maafkan aku, niisama. Terimakasih, karena masih mengizinkan ku untuk tinggal disini, lalu-. *meneteskan air mata. Aneh sekali, kenapa aku malah menangis disini? Uh?
Rai : Maaf karena sudah menamparmu, maaf Rei..
Rei : Hmp.
" Kepala Keluarga - Ryoko Rai "
Rei : Niisama.. aku ingin bertanya sesuatu.
Rai : Apa?
Rei : Tidak, bukan apa-apa..
Rai : Jangan buat aku penasaran.
Rei : Sebenarnya.. apa itu saudara?
Rai : Uh?
Rei : Aku tidak tau apa itu penting? Kenapa semua orang merasa sangat beruntung memiliki saudara? Apa saudara sebegitu penting nya dalam hidup seseorang?
Rai : Saudara adalah seseorang yang selalu mengerti dirimu dalam sebuah keluarga. Mereka menjadi pengganti orang tua, setidaknya dalam keluarga.
Rei : *tersenyum. Begitu ya Terimakasih penjelasan nya.
Rai : Benar juga ya.. ini.
Rei : Apa ini?
Rai : Buka saja.
Rei : Uh? Niisama, ini?
Rai : Aku tidak yakin saat memilih modelnya.
Rei : Tidak, aku sangat menyukai nya. Terimakasih.
Rai : Sama-sama..
Raya : Aku pulang!
Rei : Selamat datang..
Rai : Selamat datang.
Raya : Uh? Apa makan malam nya sudah siap?
Rei : Tunggu sebentar ya, akan ku buat..
Rai : Ganti dulu pakaian mu.
Raya : Baik!
Rei : Mau ku buatkan apa?
Rai : Rebusan.
Raya : Kita sudah makan itu sebelumnya kan?!
Rai : Kalau begitu tempura.
Raya : Boleh juga.
Rei : Akan ku buatkan..
Rai : Biar ku bantu..
Rei : Iya!
...๐๐๐ข๐๐๐ง๐๐ฉ๐๐๐ช๐๐ฃ!...
๐๐ฅ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐จ๐๐ฉ๐๐๐ฅ ๐๐๐ง๐ ๐ ๐ช๐ข'๐๐ฉ, ๐๐๐๐ฉ๐ช, ๐๐๐ฃ ๐๐๐ฃ๐๐๐ช..
๐๐๐ก๐๐ช ๐๐๐ ๐ ๐ง๐๐ฉ๐๐ ๐๐๐ฃ ๐จ๐๐ง๐๐ฃ ๐๐๐จ๐ ๐๐ ๐๐ค๐ข๐๐ฃ๐ฉ, ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ก๐๐ ๐ ๐๐ช๐๐..
๐๐๐๐ฃ๐ ๐จ..
__ADS_1