
Hidane:Kau tidak perlu mengerti soal manusia. Sekarang kita sedang mempertaruhkan segalanya.
Manusia:Ayooo!!
*sorakan
Nana:Kalau begitu.. kita bertarung dengan serius.
Siluman:Jangan mau kalah!!
*sorakan
Hidane:Aku selalu bertarung dengan serius.
*bertarung sengit
(di sel tahanan)
"๐๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ณ๐ข ๐๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ๐ข๐ฏ ๐๐ช๐ฅ๐ข"
Polisi:Oi, gadis itu sudah tidak makan sejak kemarin.. apa kita akan biaakan saja!
Polisi:Sudah lah.. aku sudah memaksanya dia hanya diam saja.. kita juga tidak bisa memaksanya lagi
Polisi:Tapi, jika dia tidak makan lalu sakit? bukankah kita juga yang kena masalahnya?
Polisi:Benar juga sih. Apalagi dia adiknya tuan Hinotama.
*berbisik.
Hyuki:Mereka bicara seenaknya saja *bicara dalam hati*
(di arena)
*pertarungan masih berlangsung dengan sengit.
Saka:Hm? Akhirnya kau kembali juga, Hinotama.
Hinotama:Huh.. *mengabaikan*
__ADS_1
Saka:Hinotama, bisa kita bicara berdua?
Sayon:Niisan?
Saka:Sebentar saja kok..
(setelahnya)
Saka:Jadi.. kenapa kau memenjarakan adikmu sendiri? Apa kau sudah siap meninggalkan nya?
Hinotama:Dia sudah berhiatan, dia memang pantas mendapat hukuman.
Saka:Jadi kau sudah siap meninggalkan nya dari hidupmu? Kita harus tetap siap untuk meninggalkan seseorang yang berharga bagi kita.
Hinotama:Aku.. sangat menyayangi Hyuki.
Saka:Bukankah kau bisa menebusnya? Memangnya berapa biaya tebusannya?
Hinotama:1 Milyar yen.
Saka:Tuh kan. Kau bahkan bisa membayar lebih dari itu.
Saka:Hyuki yang menolaknya?
(sebelumya)
Hyuki:Aku menolak.
Sawaki:Nona?
Hinotama:Apa maksudmu? kau mau terus berada disini? *menarik Hyuki*
Hyuki:Lepaskan aku! *ditampar*
Hinotama:Kenapa kau tidak mau keluar dari sini? *menampar Hyuki*
Hyuki:Apa kau ingin mendengar semua orang membicarakan ku? Apa kau ingin mendengar nya? saat orang-orang bilang "๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ถ๐ข ๐๐๐๐ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ข ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ณ๐ข". Apa kau ingin itu terjadi?
Hinotama:Kenapa kau berfikir seperti itu? Sudah lah.. terserah kau saja.
__ADS_1
Sawaki:Tuan?
Hinotama:Aku membatalkan tebusannya.
Sawaki:Uh? Tapi tuan Hinotama?
Hinotama:Ayo pergi Sawaki.
(sekarang)
Hinotama:Dia pasti membenciku, karena aku dia jadi begini..
Saka:Kau benar-benar menyayangi adikmu? Biasanya adik perempuan itu lebih pengertian daripada adik laki-laki. Aku yakin dia tidak mungkin membencimu, mungkin butuh waktu baginya agar bisa berbicara denganmu lagi.
Hinotama:Apa menurutmu.. aku terlalu keras padanya?
Saka:Menjadi kakak laki-laki tidak semudah itu, apalagi jika memiliki adik perempuan. Terkadang ada perempuan yang memang bisa diajak bicara keras, dan ada yang tidak. Menurutmu adikmu dikelompok mana? Kalau Sayon sih, aku rasa dia tidak bisa diajak bicara keras. Saat aku marah biasanya dia akan menangis sih, dia cengeng sekali..
Hinotama:Hyuki selalu menyembunyikan sesuatu dariku, jadi aku kurang mengerti tentang dirinya. Jadi aku kurang tau.
Saka:Kalau menurut ku sih.. Hyuki itu sama dengan Sayon.
Hinotama:Hm?
Saka:Kalau Rei mungkin bisa diajak bicara keras. Dia tidak baperan seperti Sayon.
Hinotama:Menurutmu.. Hyuki itu tidak bisa diajak bicara kasar ya?
Saka:Ya, itu berdasarkan pandanganku sih. Tapi sekarang dia sudah sering menerima amarah dari paman Hikaru, bahkan kau sendiri juga memarahinya.
"๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ช๐ต๐ถ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ต๐ณ๐ข๐ถ๐ฎ๐ข ๐ฏ๐บ๐ข"
"๐๐บ๐ข, ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐ช๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ด ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ๐ช๐ต ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฅ๐ช๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐๐๐ (๐ฑ๐ฐ๐ด๐ต-๐ต๐ณ๐ข๐ถ๐ฎ๐ข๐ต๐ช๐ค ๐ด๐ต๐ณ๐ฆ๐ด๐ด ๐ฅ๐ช๐ด๐ฐ๐ณ๐ฅ๐ฆ๐ณ). ๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฏ๐ฐ๐ฏ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฉ๐ข๐ธ๐ข๐ต๐ช๐ณ"
Hinotama:Uh?! *teringat sesuatu*
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....
__ADS_1