Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #6. Pulang ke rumah


__ADS_3

" ๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข - ๐˜’๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข "


Sawaki : Tuan Hikaru


Hikaru : Anak buahnya Hinotama ya


Sawaki : Iya, saya Sawaki.


Hikaru : Ada urusan apa?


Sawaki : Tidak.. bukan sesuatu yang penting.


Hikaru : Kalau begitu pergilah. Jangan ganggu aku.


Sawaki : Apa anda tidak mau mengunjungi nona..? dokter bilang nona sudah semakin berkembang, bahkan sekarang nona sudah mau bertemu dengan orang lain.


Hikaru : Begitu.


Sawaki : Tuan Hikaru, apa anda tidak mau-?


Hikaru : Tidak perlu. Jika dia akan tinggal disini untuk apa aku menjenguknya.?


Sawaki : Maaf jika saya tidak sopan.


Hikaru : Pergilah.


Sawaki : Baik, permisi..


" ๐˜™๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜š๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต ๐˜œ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฎ "


" ๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช "


Hyuki : Hngg.. *terbangun


Suster Lily : Setidaknya nona sudah boleh pulang sekarang, kondisi mentalnya sudah mulai membaik.


Hinotama : Begitu ya.. tapi aku akan menjemputnya besok.


Hyuki : Uh-huh!


Suster Lily : Eh? kenapa begitu?


Hinotama : Tidak ada alasan khusus. Aku pergi dulu.


Hyuki : Uh-?!


Suster Lily : Tu-?!


Hyuki : Uh-huh?! Oniisama tunggu! *refleks menarik lengan baju Hinotama


Hinotama : Uh-? Hyuki??

__ADS_1


Hyuki : Uh-? Kenapa aku malah mengejar nya..? *berfikir


โ€œ๐˜’๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜๐˜ฃ๐˜ถ, ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฑ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜๐˜ฃ๐˜ถ!โ€


Hyuki : Uh-huh! *teringat kata-kata Hinotama


โ€œ๐˜‰๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ขโ€


โ€œ๐˜‰๐˜ช๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ขโ€œ


โ€œ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ! ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฉ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ถโ€œ


Hyuki : *melepaskan lengan baju Hinotama


Hinotama : *hanya diam


Hyuki : Sudahlah.. tidak ada gunanya aku meminta maaf, jika mereka memang lebih bahagia tanpaku aku tidak bisa terus mendekati mereka..*berfikir *putus asa


Suster Lily : Nona..?


Hinotama : Bisa tolong tinggalkan kami?


Suster Lily : Baik.. *pergi


Hinotama : Ada apa?


Hyuki : Tidak, bukan apa-apa.. maaf.. *pergi.


Hyuki : Huh-?!


Hinotama : Tadi kau langsung menarik lengan bajuku begitu, apa yang ingin kau bicarakan?


Hyuki : *menggelengkan kepala* bukan sesuatu yang penting. *tersenyum kecil sembari menahan tangis


Hinotama : Hyuki, kau-. Uh-?


Hyuki : *gemetar *menahan takut


Hinotama : Tubuhnya mulai terasa dingin, dia juga gemetaran.. karena takut.. atau karena kedinginan..? *berfikir


Hyuki : Seharusnya aku tidak mengejar nya.. aku juga tidak akan berani berkata jujur padanya.. apa yang dipikirkan diriku ini *berfikir *mengeluarkan air mata


Hinotama : Uh-? Hyuki? Kau menangis..?


Hyuki : Uh-?! Tidak.. mataku hanya agak perih..


Hinotama : Aku tau kau berbohong. Kenapa tidak berkata jujur saja..?


Hyuki : *hanya diam


Hinotama : Hyu-

__ADS_1


Hyuki : *menepis tangan Hinotama


Hinotama : Uh-? Hyuki..?


Hyuki : Ma-.*tidak bisa berkata-kata *berusaha menahan tangis


Hinotama : *memeluk Hyuki


Hyuki : Uh-huh?!


Hinotama : Kau takut bukan.? kau takut untuk menemui ku, padahal kau sangat ingin bicara denganku. Aku benar kan.


Hyuki : *mengeluarkan air mata


Hinotama : Setiap kali aku datang menemuimu, kau pasti berharap aku segera pergi. Kau takut jika kau salah bicara jadi kau hanya diam saja.


Hyuki : *diam membeku *tidak berkutik sama sekali


Hinotama : Itu jelas sifat asli Hyuki.


Hyuki : Uh-huh?!


Hinotama : Aku berjanji akan membawa mu pulang besok. Kita akan pulang ke rumah asli kita..


Hyuki : Uh-?! Ka-Kanagawa..?


Hinotama : Ya.


Hyuki : A-aku tidak diizinkan untuk kesana lagi.. aku tidak akan kesana. *nada gugup


Hinotama : Kanagawa adalah rumah asli kita, ayah juga sudah mempertimbangkan nya. Kau tidak perlu takut lagi..


Hyuki : Aku hanya akan membuat ulah.. aku tidak mau pergi. Sudah cukup.. bagiku untuk membuat keluarga kalian berantakan. *melepas pelukan Hinotama


Hinotama : Memangnya kau bukan bagian dari keluarga ini?


Hyuki : Uh-?


Hinotama : Walaupun kau keluar dari keluarga Hida, tapi kau masih memiliki darah keturunan Hida. Tidak ada yang bisa mengubahnya.


Hyuki : *gemetar


Hinotama : Ibu juga pasti menginginkan keluarga yang harmonis. Hyuki pasti juga berfikir begitu kan, tapi Hyuki hanya takut untuk bicara.


Hyuki : Aku..


Hinotama : Aku pikir hanya dengan terapis bisa membuatmu menjadi lebih baik. Tapi aku salah,, jika aku tidak mengubah sikap ku padamu maka hasilnya akan sama saja. Maaf Hyuki.


Hyuki : *mengeluarkan air mata


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....

__ADS_1


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2