
"πΌπ ππππ’π ππππ π"
Razor:Sepertinya mereka mengincar ku, jika pimpinan mereka turun tangan, maka jangan ada yang menghalangi ku untuk turun tangan.
OSIS:Kami mengerti!
(setelahnya)
Reina:Kau mengambil keputusan yang sulit. Pak Razor
Razor:Aku tidak punya pilihan lain. Akademi ini sudah berdiri selama puluhan tahun, kita harus melindungi seluruh senjata yang dimiliki oleh akademi ini.
Reina:Kau benar-benar nekat, bagaimana jika kau sampai mati?
Razor:Kita sudah memiliki pejuang baru di akademi ini, aku yakin jika aku mati nanti, akan ada penerus yang layak untuk menjadi direktur di akademi ini.
Reina:Semoga saja kau benar *khawatir*
(di sisi lain)
Asuna:Sebentar lagi akan dimulai ya?
Haruka:Kalian bertiga tidak merasa khawatir?
Rei:Bagaimana ya? Sebenarnya aku juga agak khawatir sih
Ryuen:Kau benar. Tapi kita harus mempertahankan akademi ini
Rui:Ya, para OSIS dan direktur akademi sudah mempercayai akademi ini pada kita
Asuna:Kalian semangat sekali ya
Rei:*tersenyum*
Yachi:Ngomong-ngomong dimana Sayon?
Rui:Dia bersama kakaknya..
Rei:Dia pasti ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan kakaknya ya
__ADS_1
Ryuen:Wajar saja sih
(di sisi lain)
Saka:Tidak mau bergabung dengan teman-teman mu?
Sayon:Uh? Tidak, aku hanya ingin sendiri sekarang ini
Saka:Apa ada masalah?
Sayon:Tidak ada kok
Saka:Kau pasti sedang memikirkan temanmu itu kan?
Sayon:Teman yang mana?
Saka:Siapa lagi kalau bukan adiknya Hinotama? Siapa namanya? Yuki? Huki?
Sayon:Hyuki, itu adalah namanya.
Saka:Begitu ya? Hyuki.
Saka:Terkadang sahabat bisa menjadi seseorang yang baik tapi juga buruk
Sayon:Uh? Maksudnya?
Saka:Tidak semua sahabat bisa menjadi sahabat untuk waktu yang lama
Sayon:Apa kau mau menghina persahabatan kami?
Saka:Ya ampun kau ini, jangan berfikiran negatif begitu
Sayon:Biasanya aku sering berfikiran negatif, di sisi lain Hyuki selalu berfikiran positif, tidak seperti diriku. Hyuki selalu memperbaiki sifatku itu dengan kata-kata positif.
Saka:Jika sahabat mu masih mau bicara denganmu, berarti dia masih memikirkan mu
Sayon:Uh? Benarkah?
Saka:Setidaknya begitulah. Sahabat berbeda dengan teman, sahabat adalah orang yang sangat spesial. Sahabat adalah orang yang selalu mendukung keberadaan mu dimana pun dan kapan pun. Itulah gunanya sahabat di dunia ini
__ADS_1
Sayon:Dalam pertarungan minggu depan, kau.. bisa bertahan kan?
Saka:Kau khawatir padaku ya?
Sayon:Tentu saja. Adik macam apa yang tidak memikirkan kakaknya sendiri?
Saka:Begitu juga sebaliknya. Seharusnya aku yang bertanya begitu padamu
Sayon:Uh?
Saka:Tapi karena aku percaya kau pasti akan baik-baik saja. Aku percaya dengan kemampuan dan kekuatan mu Sayon. Aku yakin adikku akan baik-baik saja
Sayon:Aku.. jadi merasa bersalah karena sudah bertanya..
Saka:Kenapa begitu?
Sayon:Habisnya, setelah kau bicara begitu. Aku jadi berfikir, kalau aku tidak bisa mempercayai kemampuan dan kekuatan yang kau miliki. Maafkan aku..
Saka:Tidak perlu meminta maaf, kau tidak salah. Kecuali.
Sayon:Eh?
Saka:Bisa tidak kau memanggilku dengan sebutan niisama atau oniisama? Apa kau tidak menganggap ku sebagai kakak?
Sayon:Eh? A.. aku tidak bermaksud begitu kok..
Saka:Kalau begitu cepat panggil aku dengan benar.
Sayon:Ke.. kenapa harus sekarang?
Saka:Cepat.*tegas*
Sayon:Eh? Niisan.. itu sudah cukup kan? *suara malu*
Saka:Aku tidak mendengar nya
Sayon:Sudah lah, jangan bicara lagi.
π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ..
__ADS_1
πππΌππππΉπΉ..