Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #31. Pertandingan terakhir


__ADS_3

*disisi lain..


"Makam keluarga Shimazaki"


Rei : Haruka.. beristirahat lah dengan tenang *selesai berdoa


Ayah Haruka : Terimakasih sudah mau mengantarkannya kemari.


Ibu Haruka : Kami sangat berterimakasih karena kau sudah mau menjadi teman Haruka.


Rei : Hmph. aku permisi..


*setelahnya..


Rei : Meskipun aku sudah berbicara dengan orang tua Haruka, aku masih belum bisa memaafkan diriku karena tidak bisa melindunginya. *berfikir


Raya :Rei!


Rei : Niisan?


*di dalam mobil


Rai : Kau di skors selama sebulan, sekarang kau sudah puas?


Rei : Maaf..


Rai : Ini karena kau terlalu gegabah. Sudah diperingatkan untuk tidak melawan kan?! *kesal


Raya : Aniki, sudahlah.. Rei juga sedang lelah.


Rai : Kesalahan yang kau berbuat ini masih bisa tergolong rendah karena telah menyelamatkan orang-orang. Tapi karena kecerobohan ini menewaskan 2 siswi akademi. Sejujurnya seharusnya kau di skors selama setahun lebih. Tapi tidak ada gunanya karena sebentar lagi kau akan lulus.


Rei : Kenapa saat itu kalian hanya diam saja..?


Raya : Uh?


Rai : Kau bicara apa?


Raya : Tung-


Rai : Ulangi lagi kata-katamu Rei.

__ADS_1


Rei : Kenapa kalian hanya diam menonton pertandingan?! Bukankah giliran kalian bertarung sudah selesai?!


Rai : Kau pikir hanya karena kami sudah selesai bertanding, kami bisa seenaknya pergi?!


Rei : Apa sesekali kalian tidak bisa melakukan nya?!


Rai : OSIS bukan siswa sombrono seperti siswa lainnya!!


Rei : Uh-! *ketakutan


Raya : Aniki.. Rei sudah tau tentang itu semua.. hanya saja dia merasa depresi setelah teman-teman nya-


Rei : Aku turun disini.


Raya : Tunggu Rei, kau mau kemana?


Rei : Menemui seseorang.


Rai : Aku melarangnya. Jangan turun sampai di tempat tujuan.


Rei : Maaf, aku harus turun.


Rai : Rei!!


Rai : Tch.


Raya : Kalau ada apa-apa hubungi-.


Rei : *menutup pintu mobil


Raya : Astagah dia itu. Kenapa sifat nya berubah sejauh ini?


Supir : Ma-maaf tuan?


Rai : Lanjutkan.


Supir : Baik.


*di arena..


Zuki : Ketua OSIS boleh juga ya!!! *mengarahkan serangan ke bangku penonton.

__ADS_1


Hinotama : Tch. 𝘏𝘰𝘨𝘰-𝘡ō!!


Zuki : Hei.. barusan aku dapat kabar kalau 3 siswi kalian berhasil menghentikan ledakan di bendungan. Hebat juga ya.. tapi sayang sekali kalian harus kehilangan 2 siswi lainnya.


Hinotama : Apa ayah sialan itu yang memasang nya?!


Zuki : Jujur saja, sebenarnya kami memang berniat menghancurkan umat manusia kalau-kalau nanti kami kalah bertarung.. tapi, siapa sangka pimpinan kami akan melakukan hal semacam ini.


Hinotama : Apa maksudmu Hideyoshi?!


Zuki : Ya. dia yang melakukan ini semua.


Hinotama : Tch!


Zuki : Ohh ya,, aku dengar juga pemilik darah unik itu ikut serta dalam insiden ledakan. Aku harap darahnya masih terasa lezat ya..


Hinotama : Sepertinya kau sangat tergila-gila dengan darah Hyuki.


Zuki : Ya,, lalu saat aku bicara begitu pasti ketua Hikaru akan kesal denganku. Keluarga kalian itu menarik sekali ya..


Hinotama : Begitu ya. Apa ini cukup? *menunjukan botol berisi darah Hyuki


Zuki : Uh-huh!!! Ba-bagaimana bisa..?


Hinotama : Ya, ini hanya darah Hyuki yang sengaja ku minta sedikit.


Zuki : Kau sengaja menambah nafsuku ya.?


Hinotama : Tidak juga.. rencananya mau ku berikan pada ayah sialan itu.


Zuki : Dasar ayah dan anak. Hubungan dari ayah dan anak yang rumit, rumah tangga yang hancur, lalu sekarang ayah dan anak memperebutkan anggota keluarga. Sulit dimengerti juga keluargamu itu.


Hinotama : Jangan seenaknya menilai keluarga orang lain! *menyerang


Zuki : *menghindar


*di sisi lain


β€œ 𝘏π˜ͺπ˜₯𝘒 - π˜’π˜’π˜―π˜’π˜¨π˜’π˜Έπ˜’ ”


Hikaru : Dasar Hideyoshi sialan. Berani-beraninya dia mencoba membunuh kami disana.

__ADS_1


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2