
(sebelumnya)
"πΌπ ππππ’π ππππ π"
Rai : Untungnya tidak ada korban disini. Sekarang aku dan Raya akan memeriksa nya lagi, jika Hinotama sudah kembali beritau semua yang sudah terjadi
Naka : Kami mengerti..
Rai : Ayo Raya.
Raya : Baik!
(sekarang)
"ππ€π©π πππ’ππ πͺπ§π"
Raya : Rei!
Rei : Uh? Niisama, niisan? Maaf, jika aku bisa-
Raya : Sudah jangan salahkan dirimu sendiri. Semua tamu dan kalian berempat tidak terluka parah, itu saja sudah cukup
Rai : Rei, dimana pertama kali kau menemukan bom itu?
Rei : Uh? Kamar 308..
Rai : Kau bergabunglah dengan yang lainnya
Rei : Baik.. permisi..
Raya : Kamar itu, apa mungkin ulah mereka?
Rai : Mungkin. Sepertinya tidak akan lama lagi..
Raya : Apa maksudmu aniki?
Rai : Penyerangan.
Raya : Uh?! Penyerangan?
"πΌπ ππππ’π ππππ π"
Hinotama : Begitu ya? Jadi ini yang kau rencanakan, dasar ayah sialan. *kesal
Hirai : Ketua, terlihat sangat kesal
Hidane : Wajar saja sih, sekarang masih ada siswa yang belum bisa menyelesaikan latihan, lalu bom di hotelnya wakil ketua, belum lagi kita tidak tau dimana mereka akan melanjutkan penyerangan
Hirai : Baru kali ini aku melihatmu serius..
Hidane : Apa?! Memangnya selama ini aku tida terlihat serius?! (β’Λ _ Λβ’)
__ADS_1
Naka : Senior, seharusnya kau perhatikan dirimu sendiri.
Hirai : Denger tuh.
Hidane : Apa?! Menyebalkan sekali kalian ini!
Hirai : Kau kumat lagi, sebaiknya kita lanjutkan pelatihan nya
Naka : Baik..
Hidane : Jangan mengalihkan pembicaraan! Jahat!
Hirai : Berisik..
"ππ€π©π πππ’ππ πͺπ§π"
Asuka : Ini bus terakhir
Yuno : Ya, dengan begini semua tamu sudah aman. Sisanya tinggal menunggu arahan saja
Asami : Rei dimana?
Asuka : Tadi dia di panggil wakil ketua..
Asami : Begitu ya
" 308 "
Raya : Berarti sisanya sudah meledak ya, itu jumlah yang tidak sedikit. Apa kau menyadari sesuatu tadi?
Rei : Uh?
Raya : Ada apa Rei?
Rei : Kemarin, aku merasakan perasaan yang aneh, aku belum pernah merasakan nya sebelumnya. Awalnya aku pikir itu hanya kebetulan saja, habisnya aku tidak pernah datang kemari. Tapi, saat malam hari aku juga merasakan perasaan yang sama
Rai : Aku rasa penjelasan mu bisa di mengerti, itu sudah cukup. Malam nanti ada yang ingin ku bicarakan dengan kalian berempat, minta yang lainnya untuk berkumpul.
Rei : Baik.. Aku permisi..
Raya : Insting Rei, biasanya selalu benar kan?
Rai : Kau benar..
Raya : Uh? Halo? *di telfon
Konan : Halo senior Raya, maaf mengganggu waktumu
Raya : Ada apa Konan?
Konan : Ketua bilang dia akan segera kesana untuk memastikan semuanya
__ADS_1
Raya : Uh? Aku mengerti..
Konan : Anu, masih ada satu hal lagi..
Raya : Ada apa?
Konan : Tadi ketua di hubungi oleh seseorang, dia terlihat sangat serius dan juga kesal. Aku khawatir terjadi sesuatu pada ketua.
Raya : Tenang saja, kau lanjutkan saja tugasmu. Terimakasih sudah menghubungi ku..
Konan : Sama-sama, sampai jumpa.
Raya : Sampai jumpa. Aniki, Konan bilang senior Hinotama akan kemari.
Rai : Dia hanya bilang itu?
Raya : Tidak, katanya tadi senior Hinotama terlihat sangat serius dan kesal
Rai : Uh?
Raya : Apa kau tau sesuatu?
Rai : Entahlah..
(di sisi lain)
Pelayan : Anu, silahkan di minum dulu..
Yuno : Terimakasih..
Asami : Asuka, lihat. Dari tadi Rei hanya diam saja
Asuka : Kau benar, aku akan bicara dengannya..
Asami : Oh, baiklah..
Asuka : *menghampiri Rei. Rei..
Rei : Uh? senior Asuka?
Asuka : Ini, minumlah..
Rei : Oh, terimakasih..
Asuka : Dengar, ini bukanlah salahmu
Rei:Uh?
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ..πΉπΉ.....
__ADS_1