Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 1 : #2. Pengorbanan di awal


__ADS_3

" π˜Όπ™π™€π™‰π˜Ό π™Žπ™€π™„π™Žπ™ƒπ™„ "


Rei : Manusia berdarah siluman? Dan siluman berdarah manusia?


Raya : Level 3 yang dilawan Rui adalah siluman berdarah siluman murni. Jadi tidak ada campur tangan manusia


Rei : Apa ada perbedaan kekuatan jika ada campur tangan manusia?


Rai : Ya.


Rei : Begi-. Uh-huh?! *terkejut


Rui : Arghh! *tertusuk tongkat


Sayon : Uh-huh! Rui? *syok


Konan : Dia!! *terkejut


En : Aku benci seseorang yang menghinaku. Uh-huh!!


Semuanya : Uh-huh?! *tidak percaya


En : Apa.. yang.. ?? Argh.. *muntah darah


Rui : Aku tidak suka.. kalau lawanku.. masih bisa berdiri.


En : Sialan kau!!


Rui : Dia.. itu.. hewan? Apa serangannya menggunakan jenis hewan? Cara nya menyerang seperti harimau sedang menerkam mangsa. Menyerang tanpa suara, layaknya burung hantu. Begitu ya? Dia memang seperti hewan *berfikir


Rei : Aku pernah membacanya.. siluman biasanya memiliki teknik khusus saat bertarung.


Sayon : Kau benar, kemungkinan setiap siluman yang akan kita lawan nanti, memiliki gaya bertarung khusus.


Ryuen : Kenapa semakin lama serangan Rui semakin lemah?


Rui : Sial.. Kepalaku mendadak pusing.


En : Kenapa? Apa kau merasakan sesuatu?


Rei : Uh-huh! Apa mungkin?


Sayon : Apa kau menyadari sesuatu Rei?!


Rei : Itu.. apa mungkin racun?

__ADS_1


Ryuen : Apa maksudmu?!


Rei : Saat En menusuk tangan Rui dengan tongkatnya. Entah kenapa setelah tongkat itu ditarik bukan darah merah yang berlumuran di tongkat nya, tapi cairan berwarna biru.


Ryuen : Jadi saat itu ya?! Dia licik. Tch!


Sayon : Gawat. Apa perlu kita beritau OSIS?!


Rei : Aku rasa mereka sudah tau.


Ryuen : Uh?


Sayon : Uh? Mereka sudah tau?


Rei : Pastinya mereka sudah tau, tapi tidak ada yang bisa kita perbuat disini. Sebelumnya juga sudah diperingatkan, kalau pertarungan ini memakan nyawa.


Rui : Argh!! *tertusuk di bagian perut


Semuanya : Huh!! *tercengang


En : Kau merepotkan juga. Aku mulai bosan denganmu.


Ryuen : Uh-huh?!!


Sayon : Ru-Rui? *tidak percaya


Rai : Ya..


Rui : Argh.. sial.. aku tidak bisa menang..


Haruka : Rui?


Pengawas : Dia tidak bernafas!


Wan : Be.. Berakhir sudah! Rui sudah tumbang! Pemenang di ronde pertama ini adalah En dari pihak siluman!!


Siluman : Yee!! Rasakan itu para manusia!!


*sorakan sari siluman


En : Tch! *pergi


Hikaru : Tadi itu, kenapa kau mengeluarkan racun mu di awal? Itu tidak seperti gaya bertarung mu biasanya.


Nana : Benar! Kecuali, lelaki tadi itu.. kuat?

__ADS_1


En : Berisik kau Nana!


Hikaru : Ini baru permulaan


(di sisi lain)


Saka : Siapa yang selanjutnya harus kita hadapi?


Konan : Kemungkinan.. Ran. Siluman level 3


Naka : Selanjutnya Ryuen kan?


Ryuen : Iya!


(setelahnya)


Ryuen : Uh? Rei.


Rei : Uh?


Ryuen : Kenapa kau disini?


Rei : Ya, tadinya aku bersama Sayon tapi..


Ryuen : Begitu ya?


Rei : Sayon.. dia tidak bisa menerima kepergian Rui. Jika saja tidak ada racun itu, kemungkinan Rui bisa menang. Rui tidak akan kalah semudah itu


Ryuen : Ya, aku juga percaya kalau Rui bisa menang.


Rei : Mungkin En juga sudah mengetahuinya, kalau Rui itu berbahaya


Ryuen : Re-Rei..


Rei : Iya?


Ryuen : Ada yang ingin ku sampaikan padamu..


Rei : Eh? Soal apa?


Ryuen : Aku.. Aku.. Aku menyukai mu Rei..


Rei : Uh?!


Ryuen : Aku.. sangat menyukai mu. Terserah kau mau menerimanya atau tidak, tapi aku baru ingin menyatakan nya sekarang. Sebelum terlambat..

__ADS_1


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2