
Linglyng : Kalau begitu bertarung lah dengan serius. Kita harus menang, kau mengerti?!
Sui : Cerewet.
(di sisi lain)
Hinotama : *berjalan di lorong
"๐๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ๐ข๐ฏ"
"๐๐ช๐ฅ๐ข ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช"
Hinotama : Aku masuk Hyuki. Uh? Hyuki, buka pintunya. *mengetuk pintu
Hyuki : Tidak bisa ku buka *dingin
Hinotama : Buka pintunya Hyuki! *tegas
Hyuki : Ta- *gugup
Hinotama : Merepotkan. *menendang pintu sel
Hyuki : Uh-huh?!
Hinotama : Kau yang melakukan ini semua?
*seluruh ruangan beku
Hyuki : Aku-
Hinotama : Tanda tangani.
"๐๐ถ๐ณ๐ข๐ต ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐๐ช๐ด๐ธ๐ข"
Hyuki : Uh? Ini-?
Hinotama : Sekarang juga.
Hyuki : Uh-?!
_____________________________________________
๐๐ต๐ข๐ด ๐๐ข๐ฎ๐ข,
๐๐ข๐ฎ๐ข : ๐๐ช๐ฅ๐ข ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช
๐๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ญ ๐ญ๐ข๐ฉ๐ช๐ณ : 14 ๐๐ถ๐ญ๐ช, ๐๐ข๐ฏ๐ข๐จ๐ข๐ธ๐ข-๐๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฏ๐จ
๐๐ช๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ต/๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ข๐ด : ๐๐๐ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ข๐ด 1-๐
__ADS_1
๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ด๐ธ๐ข ๐ข๐ต๐ข๐ด ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข๐ต๐ข๐ด ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐๐ฌ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ช ๐๐ฆ๐ช๐ฌ๐ช ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ง๐ข๐ต๐ข๐ญ ๐ฅ๐ช ๐ข๐ฌ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ช. ๐๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ช๐ต๐ถ, ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ด๐ต๐ข๐ด๐ช, ๐ฑ๐ฐ๐ช๐ฏ๐ต, ๐ฎ๐ข๐ถ๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ซ๐ข๐ฃ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช ๐๐ฌ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ช ๐ฅ๐ช ๐ต๐ข๐ณ๐ช๐ฌ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ด๐ธ๐ข ๐ด๐ฆ๐ค๐ข๐ณ๐ข ๐ณ๐ฆ๐ด๐ฎ๐ช ๐ฅ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ.
๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ช ๐ฃ๐ข๐ธ๐ข ๐ช๐ฏ๐ช,
๐๐ช๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ต๐ถ๐ณ ๐๐ฌ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ช, ๐๐ฆ๐ต๐ถ๐ข ๐๐๐๐,
(๐๐ข๐ป๐ฐ๐ณ) (๐๐ช๐ฅ๐ข ๐๐ช๐ฏ๐ฐ๐ต๐ข๐ฎ๐ข)
๐๐ฆ๐ณ๐ด๐ฆ๐ต๐ถ๐ซ๐ถ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ด๐ธ๐ข,
(................)
_____________________________________________
Hyuki : *menandatangani
"๐๐ฆ๐ณ๐ด๐ฆ๐ต๐ถ๐ซ๐ถ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ด๐ธ๐ข,"
(๐๐ช๐ฅ๐ข ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช)
Hyuki : Sudah ku tanda tangani.
Hinotama : Dengan begini kau sudah tidak punya hubungan apa pun dengan akademi lagi. Kau bebas melakukan apa pun yang kau mau. *pergi
Hyuki : Aku pikir aku sudah dikeluarkan dari akademi dan keluarga.
Hyuki : Tidak.. hanya saja-!
Hinotama : Aku benci sifatmu yang lancang. Aku sangat membencinya. Dimana Hyuki yang ku kenal dulu? *dingin *memukul Hyuki
Hyuki : *terdiam
Hinotama : Jawab aku *dingin *memukul Hyuki
Hyuki : *hanya diam
Hinotama : Kau tau jika akademi tidak membutuhkan seorang penghianat, keluarga Hida juga tidak membutuhkan itu semua. *memukul Hyuki
Hyuki : *hanya diam
Hinotama : Memang benar, seharusnya aku mengeluarkan mu dari keluarga, karena kau sudah menodai nama baik keluarga Hida. Seharusnya kau sadar diri Hyuki, alasan aku tidak mau mengeluarkan mu! *memukul Hyuki dengan keras
Hyuki : Uh-huh! *terbaring lemas
Hinotama :vUh?! Apa yang aku lakukan? Kenapa aku malah jadi seperti ayah sialan itu? Seseorang yang seharusnya ku sayangi malah ku sakiti, apa yang ku pikirkan? *bicara dalam hati
Hyuki : *manahan tangis. Aku.. memang payah.. Kalah dalam bertarung, kalah dalam mental, aku tidak pantas disebut manusia. *bicara dalam hati
(di arena)
__ADS_1
*pertarungan masih berlangsung dengan sengit!
Siluman : Ayo!! Jangan sampai kalah!!
*sorakan
Manusia : Berjuanglah!!
*sorakan
Linglyng : Huh.. *menghela nafas
Hirai : Mereka.. masih bisa bertahan.. mereka memiliki kerjasama yang buruk, tapi mereka hebat dalam membaca pergerakan satu sama lain. *berfikir
Linglyng : Kau gegabah.
Sui : Kau cerewet sekali. Orang seperti dirimu ternyata lebih sulit untuk diajak bicara daripada pimpinan dan juga tuan Hideyoshi.
Linglyng : Berisik. Dengan sifat menyebalkan mu itu, bagaimana bisa kau bisa menang? Kau hanya bisa menyombongkan dirimu saja.
Sui : Dengar ya. Jangan buat aku kesal dengan ocehan mu itu, mengerti? *tatapan kejam
Linglyng : Tch.
Naka : Senior, sepertinya kita harus melakukan sesuatu.
Sui : Kenapa? Sudah kehabisan ide? Sudahlah menyerah saja. Kalian tidak akan bisa mengalahkan kami disini.
Naka : Kau-!
Hirai : Tenanglah Naka!
Naka : Uh? Senior?
Hirai : Tenanglah.. jangan mudah terpancing.. *menatap Sui*
Sui : Menyeramkan sekali.. apa itu adalah salah satu teknik mu? Lemah.
Hirai : Jadi begitu?! *menyadari sesuatu*
Naka : Tch!
Hirai : Naka, aku punya ide.
Naka : Uh?!
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....
__ADS_1