Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #5. Pengeluaran siswa.


__ADS_3

Linglyng : Kalau begitu bertarung lah dengan serius. Kita harus menang, kau mengerti?!


Sui : Cerewet.


(di sisi lain)


Hinotama : *berjalan di lorong


"๐˜›๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ"


"๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช"


Hinotama : Aku masuk Hyuki. Uh? Hyuki, buka pintunya. *mengetuk pintu


Hyuki : Tidak bisa ku buka *dingin


Hinotama : Buka pintunya Hyuki! *tegas


Hyuki : Ta- *gugup


Hinotama : Merepotkan. *menendang pintu sel


Hyuki : Uh-huh?!


Hinotama : Kau yang melakukan ini semua?


*seluruh ruangan beku


Hyuki : Aku-


Hinotama : Tanda tangani.


"๐˜š๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜š๐˜ช๐˜ด๐˜ธ๐˜ข"


Hyuki : Uh? Ini-?


Hinotama : Sekarang juga.


Hyuki : Uh-?!


_____________________________________________


๐˜ˆ๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜•๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข,


๐˜•๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข : ๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช


๐˜›๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ : 14 ๐˜‘๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช, ๐˜’๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข-๐˜‘๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ


๐˜›๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต/๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด : ๐˜š๐˜”๐˜ˆ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด 1-๐˜ˆ

__ADS_1


๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ด๐˜ธ๐˜ข ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช ๐˜๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ง๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช. ๐˜–๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ด๐˜ช, ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ต, ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฏ ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ด๐˜ธ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ.


๐˜ ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช,


๐˜‹๐˜ช๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ต๐˜ถ๐˜ณ ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช, ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜–๐˜š๐˜๐˜š,


(๐˜™๐˜ข๐˜ป๐˜ฐ๐˜ณ) (๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข ๐˜๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข)


๐˜—๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ด๐˜ธ๐˜ข,


(................)


_____________________________________________


Hyuki : *menandatangani


"๐˜—๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ด๐˜ธ๐˜ข,"


(๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช)


Hyuki : Sudah ku tanda tangani.


Hinotama : Dengan begini kau sudah tidak punya hubungan apa pun dengan akademi lagi. Kau bebas melakukan apa pun yang kau mau. *pergi


Hyuki : Aku pikir aku sudah dikeluarkan dari akademi dan keluarga.


Hyuki : Tidak.. hanya saja-!


Hinotama : Aku benci sifatmu yang lancang. Aku sangat membencinya. Dimana Hyuki yang ku kenal dulu? *dingin *memukul Hyuki


Hyuki : *terdiam


Hinotama : Jawab aku *dingin *memukul Hyuki


Hyuki : *hanya diam


Hinotama : Kau tau jika akademi tidak membutuhkan seorang penghianat, keluarga Hida juga tidak membutuhkan itu semua. *memukul Hyuki


Hyuki : *hanya diam


Hinotama : Memang benar, seharusnya aku mengeluarkan mu dari keluarga, karena kau sudah menodai nama baik keluarga Hida. Seharusnya kau sadar diri Hyuki, alasan aku tidak mau mengeluarkan mu! *memukul Hyuki dengan keras


Hyuki : Uh-huh! *terbaring lemas


Hinotama :vUh?! Apa yang aku lakukan? Kenapa aku malah jadi seperti ayah sialan itu? Seseorang yang seharusnya ku sayangi malah ku sakiti, apa yang ku pikirkan? *bicara dalam hati


Hyuki : *manahan tangis. Aku.. memang payah.. Kalah dalam bertarung, kalah dalam mental, aku tidak pantas disebut manusia. *bicara dalam hati


(di arena)

__ADS_1


*pertarungan masih berlangsung dengan sengit!


Siluman : Ayo!! Jangan sampai kalah!!


*sorakan


Manusia : Berjuanglah!!


*sorakan


Linglyng : Huh.. *menghela nafas


Hirai : Mereka.. masih bisa bertahan.. mereka memiliki kerjasama yang buruk, tapi mereka hebat dalam membaca pergerakan satu sama lain. *berfikir


Linglyng : Kau gegabah.


Sui : Kau cerewet sekali. Orang seperti dirimu ternyata lebih sulit untuk diajak bicara daripada pimpinan dan juga tuan Hideyoshi.


Linglyng : Berisik. Dengan sifat menyebalkan mu itu, bagaimana bisa kau bisa menang? Kau hanya bisa menyombongkan dirimu saja.


Sui : Dengar ya. Jangan buat aku kesal dengan ocehan mu itu, mengerti? *tatapan kejam


Linglyng : Tch.


Naka : Senior, sepertinya kita harus melakukan sesuatu.


Sui : Kenapa? Sudah kehabisan ide? Sudahlah menyerah saja. Kalian tidak akan bisa mengalahkan kami disini.


Naka : Kau-!


Hirai : Tenanglah Naka!


Naka : Uh? Senior?


Hirai : Tenanglah.. jangan mudah terpancing.. *menatap Sui*


Sui : Menyeramkan sekali.. apa itu adalah salah satu teknik mu? Lemah.


Hirai : Jadi begitu?! *menyadari sesuatu*


Naka : Tch!


Hirai : Naka, aku punya ide.


Naka : Uh?!


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....

__ADS_1


__ADS_2