Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #21. Darah


__ADS_3

Saka : Raya itu memang hebat ya. Yosh! sepertinya sekarang giliran "Big Three Academy Heiki"


Sayon : Apa niisan yang membuat nama itu?


Rei : Ya.. sih..


Hinotama : Nama yang norak.


Rai : Sangat norak.


Saka : Tidak papa kan?


Sayon : Ya ampun.. (-"-;)


(di sisi lain)


Hyuki : Huh.. huh.. huh.. *kelelahan


Zuki : Siapa sangka kau masih bisa bertahan..


Hyuki : Uh-huh?! dia menghilang-?!


Zuki : Berarti tidak ada pilihan lain..


Hyuki : Uh-?!


Zuki : Selain melumpuhkan mu! *mematahkan tangan Hyuki


Hyuki : Aarghhh! *kesakitan


Zuki : Apa sesakit itu?


Hyuki : Huh.. huh.. huh.. *berusaha menahan


Polisi : Berhenti! cepat hubungi Tuan Hinotama, beritau kalau-!


Hyuki : Jangan!!


Semuanya : Uh-?!


Polisi : Nona Hyuki-?!


Hyuki : Saat ini dia sedang ada pertarungan penting. Kalau menghubungi nya hanya untuk mengalahkan siluman level 4.. itu tidak ada gunanya! *bangkit


Polisi : Tapi-!


Hyuki : Kalian pergi saja! Aku yang akan menghadapinya..


Polisi : Tch.


Zuki : Heh.. si pemilik darah manis masih mau bertarung?


Hyuki : Cepat pergi dari sini!


Semuanya : Baik!


Hyuki : Aku bisa menahannya.. rasa sakit ditanganku masih bisa kutahan.. *bicara dalam hati


Zuki : Menarik sekali. Rasanya aku jadi semakin tertarik denganmu..


Hyuki : *menyerang


(di arena)


Rai : Aku pergi dulu..


Rei : Berjuanglah.


Rai : Ya.


Saka : Rasanya sangat cepat ya..


Hinotama : Ya.. tidak terasa giliran kita hampir tiba.


Wan : Kita akan mulai! Pertandingan ketiga di babak ketiga!

__ADS_1


Siluman : Tch! kita kalah dari para manusia itu!


Siluman : Oi lihatlah..


Wan : Perwakilan dari para siluman. Adalah siluman yang dulunya pernah hidup berdampingan dengan manusia langsung sejak ia lahir. Akimoto!


Manusia : Gadis itu-?!


Manusia : Bohong! dia pernah datang ke toko ku beberapa kali.


Siluman : Dia siluman level 4 kan?


Siluman : Ya.. kau benar.. dengan begini kita pasti bisa-


Wan : Lalu! perwakilan dari umat manusia, adalah pria pimpinan dari salah satu keluarga besar! Ryoko Rai!


Manusia : Tuan Rai!!


Pelayan : Tuan..


Rei : Lawan niisama adalah Akimoto.. ?


Siluman : Bohong!


Siluman : Dia itu monster.


*khawatir


Akimoto : Lama tidak bertemu.. Rai..


Rai : Ya.. lama tidak bertemu, Akimoto.


Akimoto : Kau agak bertambah tinggi ya.. sepertinya kau sehat-sehat saja..


Rai : Terimakasih karena sudah bertanya. Sebaiknya kita langsung mulai saja, kau tidak mau membuang-buang waktu kan?


Akimoto : Tidak juga.. kalau itu untuk mengobrol denganmu tidak papa kok.


Rai : Asal kau tau saja Akimoto.. kita berdua sudah tidak punya hubungan apa pun lagi. *tatapan serius


Wan : Kalau begitu! Pertandingan ketiga babak ketiga. Dimulai!!


"๐˜—๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ"


๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ : ๐˜š๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช


๐˜—๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ :


๐˜š๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ช๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ,, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฆ๐˜ท๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ข๐˜ด๐˜ช.


๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ข๐˜ต ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ.


Hinotama : Uh-?!


Saka : Ada apa Hinotama?


Hinotama : Sel tahanan diserang.


Sayon : Uh-?!


Rei : Bagaimana bisa?!


Hinotama : Aku akan pergi. Saka, kau yang akan bertarung duluan.


Rei : Senior!


Hinotama : *terhenti


Rei : Biarkan kami yang mengurusnya.


Ryuen : Benar, saat ini senior sedang ada pertarungan penting. Tolong izinkan kami pergi.


Hinotama : Tidak perlu, kalian tetap saja disini.


Sayon : Tapi senior. Kami bertiga sudah tidak memiliki pertarungan apa pun lagi disini. Kami mohon senior.

__ADS_1


Hinotama : Tch. Baiklah.. cepat kembali.


Rei : Kami mengerti!


Saka : Hei kalian.. bawa saja senjata kalian untuk jaga-jaga..


Ryuen : Baik.


(sebelumnya)


*didekat sel tahanan


Hyuki : Argh! *kesakitan


Zuki : Darahmu unik sekali.. meskipun hanya setetes aku bisa merasakan kekuatan yang ada di dalamnya. Apa kau.. adalah seseorang yang mendapatkan kemampuan khusus?


Hyuki : Berisik. *menyerang


Zuki : Uh? *terhempas


Hyuki : Sebaiknya kau diam saja.


Zuki : Ck. Dia tidak akan mudah untuk dikalahkan.. kalau dibunuh pun sayang, darahnya itu sangat spesial.. kau tidak memberikanku pilihan selain membuatmu tersiksa lebih lama. *berfikir


Hyuki : *mengeluarkan kemampuan es nya


Zuki : Apa-?! *terkejut


Hyuki : *menyerang


Zuki : Uh-?! Aarghhh!! *terhempas


Hyuki : Huh.. *lemas


Zuki : Bagaimana bisa dia-?!


(di sisi lain)


Sawaki : Uh-?! Apa katamu?!


Polisi : Saat ini dia sedang-!


Sawaki : Kalau begitu beritau aku lebih cepat! *berlari menuju tempat Hyuki


(di tempat Hyuki)


Hyuki : Argh. *kesakitan* Gawat, kakiku terkilir.


Zuki : Pasti kau merasa tersiksa kan? Merepotkan juga menjadi manusia jadi-jadian seperti dirimu. Heh! *menyerang


Hyuki : *menyerang balik


Zuki : Kenapa dengan kondisi fisik separah itu dia masih bisa bertarung? Merepotkan. *berfikir* Tch! Uh-huh!! *menghindar


Sawaki : Tch!


Zuki : Sial! tenaga ku hampir habis..


Sawaki : Uh-?! Nona Hyuki?!


Zuki : Aku masih mengincarmu.. jangan harap bisa kabur dariku.


Sawaki Kau-!


Zuki : *melarikan diri


Sawaki : Tch!


(sekarang)


Rei : Hei Sayon, kau periksalah keadaan Hyuki. Kami akan memeriksa sekitar penjara.


Ryuen : Kami akan segera menyusul.


Sayon : Baiklah. Aku serahkan pada kalian. *berlari menuju rumah sakit

__ADS_1


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2