
Saka : Raya itu memang hebat ya. Yosh! sepertinya sekarang giliran "Big Three Academy Heiki"
Sayon : Apa niisan yang membuat nama itu?
Rei : Ya.. sih..
Hinotama : Nama yang norak.
Rai : Sangat norak.
Saka : Tidak papa kan?
Sayon : Ya ampun.. (-"-;)
(di sisi lain)
Hyuki : Huh.. huh.. huh.. *kelelahan
Zuki : Siapa sangka kau masih bisa bertahan..
Hyuki : Uh-huh?! dia menghilang-?!
Zuki : Berarti tidak ada pilihan lain..
Hyuki : Uh-?!
Zuki : Selain melumpuhkan mu! *mematahkan tangan Hyuki
Hyuki : Aarghhh! *kesakitan
Zuki : Apa sesakit itu?
Hyuki : Huh.. huh.. huh.. *berusaha menahan
Polisi : Berhenti! cepat hubungi Tuan Hinotama, beritau kalau-!
Hyuki : Jangan!!
Semuanya : Uh-?!
Polisi : Nona Hyuki-?!
Hyuki : Saat ini dia sedang ada pertarungan penting. Kalau menghubungi nya hanya untuk mengalahkan siluman level 4.. itu tidak ada gunanya! *bangkit
Polisi : Tapi-!
Hyuki : Kalian pergi saja! Aku yang akan menghadapinya..
Polisi : Tch.
Zuki : Heh.. si pemilik darah manis masih mau bertarung?
Hyuki : Cepat pergi dari sini!
Semuanya : Baik!
Hyuki : Aku bisa menahannya.. rasa sakit ditanganku masih bisa kutahan.. *bicara dalam hati
Zuki : Menarik sekali. Rasanya aku jadi semakin tertarik denganmu..
Hyuki : *menyerang
(di arena)
Rai : Aku pergi dulu..
Rei : Berjuanglah.
Rai : Ya.
Saka : Rasanya sangat cepat ya..
Hinotama : Ya.. tidak terasa giliran kita hampir tiba.
Wan : Kita akan mulai! Pertandingan ketiga di babak ketiga!
__ADS_1
Siluman : Tch! kita kalah dari para manusia itu!
Siluman : Oi lihatlah..
Wan : Perwakilan dari para siluman. Adalah siluman yang dulunya pernah hidup berdampingan dengan manusia langsung sejak ia lahir. Akimoto!
Manusia : Gadis itu-?!
Manusia : Bohong! dia pernah datang ke toko ku beberapa kali.
Siluman : Dia siluman level 4 kan?
Siluman : Ya.. kau benar.. dengan begini kita pasti bisa-
Wan : Lalu! perwakilan dari umat manusia, adalah pria pimpinan dari salah satu keluarga besar! Ryoko Rai!
Manusia : Tuan Rai!!
Pelayan : Tuan..
Rei : Lawan niisama adalah Akimoto.. ?
Siluman : Bohong!
Siluman : Dia itu monster.
*khawatir
Akimoto : Lama tidak bertemu.. Rai..
Rai : Ya.. lama tidak bertemu, Akimoto.
Akimoto : Kau agak bertambah tinggi ya.. sepertinya kau sehat-sehat saja..
Rai : Terimakasih karena sudah bertanya. Sebaiknya kita langsung mulai saja, kau tidak mau membuang-buang waktu kan?
Akimoto : Tidak juga.. kalau itu untuk mengobrol denganmu tidak papa kok.
Rai : Asal kau tau saja Akimoto.. kita berdua sudah tidak punya hubungan apa pun lagi. *tatapan serius
Wan : Kalau begitu! Pertandingan ketiga babak ketiga. Dimulai!!
"๐๐ฆ๐ด๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ"
๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ณ๐ช๐ฎ : ๐๐ข๐ธ๐ข๐ฌ๐ช
๐๐ฆ๐ด๐ข๐ฏ :
๐๐ฆ๐ญ ๐ต๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช ๐ด๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ด๐ช๐ญ๐ถ๐ฎ๐ข๐ฏ,, ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ต๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ๐ข๐ฏ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ช ๐ฆ๐ท๐ข๐ฌ๐ถ๐ข๐ด๐ช.
๐๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฏ๐ฐ๐ฏ๐ข ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ช ๐ณ๐ถ๐ฎ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ฌ๐ช๐ต ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข ๐ด๐ข๐ข๐ต ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ณ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ญ๐ถ๐ฎ๐ข๐ฏ.
Hinotama : Uh-?!
Saka : Ada apa Hinotama?
Hinotama : Sel tahanan diserang.
Sayon : Uh-?!
Rei : Bagaimana bisa?!
Hinotama : Aku akan pergi. Saka, kau yang akan bertarung duluan.
Rei : Senior!
Hinotama : *terhenti
Rei : Biarkan kami yang mengurusnya.
Ryuen : Benar, saat ini senior sedang ada pertarungan penting. Tolong izinkan kami pergi.
Hinotama : Tidak perlu, kalian tetap saja disini.
Sayon : Tapi senior. Kami bertiga sudah tidak memiliki pertarungan apa pun lagi disini. Kami mohon senior.
__ADS_1
Hinotama : Tch. Baiklah.. cepat kembali.
Rei : Kami mengerti!
Saka : Hei kalian.. bawa saja senjata kalian untuk jaga-jaga..
Ryuen : Baik.
(sebelumnya)
*didekat sel tahanan
Hyuki : Argh! *kesakitan
Zuki : Darahmu unik sekali.. meskipun hanya setetes aku bisa merasakan kekuatan yang ada di dalamnya. Apa kau.. adalah seseorang yang mendapatkan kemampuan khusus?
Hyuki : Berisik. *menyerang
Zuki : Uh? *terhempas
Hyuki : Sebaiknya kau diam saja.
Zuki : Ck. Dia tidak akan mudah untuk dikalahkan.. kalau dibunuh pun sayang, darahnya itu sangat spesial.. kau tidak memberikanku pilihan selain membuatmu tersiksa lebih lama. *berfikir
Hyuki : *mengeluarkan kemampuan es nya
Zuki : Apa-?! *terkejut
Hyuki : *menyerang
Zuki : Uh-?! Aarghhh!! *terhempas
Hyuki : Huh.. *lemas
Zuki : Bagaimana bisa dia-?!
(di sisi lain)
Sawaki : Uh-?! Apa katamu?!
Polisi : Saat ini dia sedang-!
Sawaki : Kalau begitu beritau aku lebih cepat! *berlari menuju tempat Hyuki
(di tempat Hyuki)
Hyuki : Argh. *kesakitan* Gawat, kakiku terkilir.
Zuki : Pasti kau merasa tersiksa kan? Merepotkan juga menjadi manusia jadi-jadian seperti dirimu. Heh! *menyerang
Hyuki : *menyerang balik
Zuki : Kenapa dengan kondisi fisik separah itu dia masih bisa bertarung? Merepotkan. *berfikir* Tch! Uh-huh!! *menghindar
Sawaki : Tch!
Zuki : Sial! tenaga ku hampir habis..
Sawaki : Uh-?! Nona Hyuki?!
Zuki : Aku masih mengincarmu.. jangan harap bisa kabur dariku.
Sawaki Kau-!
Zuki : *melarikan diri
Sawaki : Tch!
(sekarang)
Rei : Hei Sayon, kau periksalah keadaan Hyuki. Kami akan memeriksa sekitar penjara.
Ryuen : Kami akan segera menyusul.
Sayon : Baiklah. Aku serahkan pada kalian. *berlari menuju rumah sakit
__ADS_1
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....