
Hyuki : Tidak salah lagi.. ini pasti ulah Hideyoshi.. *berfikir
Sayon : Hyuki, sebaiknya kau kembali saja. Kalau tidak ikutlah denganku ke-
Hyuki : Uh-? Benar juga! Sayon.
Sayon : Apa?
Hyuki : Sudah berapa ledakan yang terjadi?
Sayon : Sekitar.. 4 ledakan beruntung.
Hyuki : Ha? 4?! berarti masih tersisa 6 ledakan lagi.
Sayon : Hyuki, kau benar-benar tau sesuatu?
Hyuki : Sedikit..
Sayon : Kalau begitu aku akan menemanimu.
Hyuki : Uh? Sayon?
Sayon : Aku akan menghubungi Rei dan yang lainnya.
Hyuki : Ya.
(di tempat Rei)
Rei : 2 ledakan di gedung utara, 1 ledakan di barat, dan 1 nya lagi di bagian depan pintu masuk. Berapa banyak ledakan yang ada di sini?
Asuna : Rei berhati-hatilah!!
Rei : Uh-?! *menghindar
(suara ledakan)
Haruka : Sudah 5 ledakan?!
Asuna : Gawat! Uh?
*panggikan masuk...
"ππ’πΊπ°π―"
Asuna : Halo?!
Sayon : Asuna, kau saat ini ada dimana?
Asuna : Maaf.. disini berkabut jadi aku tidak bisa melihat jelas. Tapi kalau tidak salah kami berada di dekat pepohonan yang lebat.
Sayon : Apa mungkin kau sudah memasuki wilayah hutan?!
Asuna : Perkiraan ku juga begitu. Tadi juga ada ledakan di dekat kami.
Sayon : Apa kau bersama Rei?
Asuna : Tadinya aku bersama nya tapi.. karena ledakan tadi kami berpisah.
Sayon : Bagaimana dengan Haruka?!
Asuna : Dia melindungi Rei, aku rasa dia bersama Rei saat ini..
Sayon : Begitu ya. Aku dan Hyuki akan kesana!
Asuna : Uh? Hyuki?
Sayon : Penjelasan nya nanti saja!
Asuna : Tung-!
*mematikan telfon
Hyuki : Uh-? mereka kan..
Sayon : Shiomi dan Yachi?!
Yachi : Uh-huh?! Hyuki?
Shiomi : Uh?
Sayon : Kalian?!
Yachi : Hyuki?! lama tidak bertemu.
__ADS_1
Hyuki : Lama tidak bertemu juga..
Sayon : Sudahlah saling menyapanya nanti saja! γ½(`Π΄Β΄οΌ)/
Yachi : (-"-;)Maaf..
Hyuki : Maaf. Tapi.. bisakah kalian mencarikan denah disekeliling arena ini?
Shiomi : Kalau tidak salah tadi ada di dekat tembok.
Sayon : Ayo kita kesana!
*di tempat Rei
Rei : Arghh.. *kesakitan
Haruka : Rei, tanganmu..
Rei : Aku baik-baik saja.. *merobek bajunya dan mengikat luka di tangannya
Haruka : Maaf.. aku tidak bisa banyak membantu.
Rei : Ini bukan salahmu Haruka.
Haruka : Uh?
Rei : Sekarang kita harus tau kita ada dimana. Apa mungkin naga putih bisa membantuku? Tidak.. jika aku menggunakan nya tenaga ku akan terkuras habis. *berfikir
Haruka : Rei, entah kenapa.. aku merasa kalau kita semakin menjauh dari wilayah arena.
Rei : Uh? Asuna tidak bersama kita?!
Haruka : Aku hanya ingat saat aku mendorong mu saja.
Rei : Gawat. Uh?! benar juga-! *melihat peta
Haruka : Uh-? bukankah ini pamflet yang ada di dekat-
Rei : Tunggu dulu Haruka.
Haruka : Iya?
Rei : Apa kau menyadari ada yang janggal?
Haruka : Janggal?
*di tempat Hyuki
Hyuki : Uh-?
Hyuki : Arena ini.. dikelilingi..
*ditempat Rei
Haruka : Oleh bendungan?! *terkejut
Rei : Kau benar. Firasat ku bilang kemungkinan ada bom di dekat bendungan.
*di tempat Hyuki
Hyuki : Kita dikelilingi oleh 3 bendungan, kemungkinan masing-masing bendungan berisikan ledakan.
Yachi : Tidak mungkin. Kalau begini kita bisa tenggelam kan?!
Sayon : Kita harus bergegas!
Hyuki : Ayo!
*di tempat Rei
Rei : Haruka, ayo!
Haruka : Iya!
Rei : Gawat.. kenapa aku tidak bisa menyadari nya lebih cepat?
*di tempat Hyuki
Shiomi : Tunggu dulu kalian! Apa tidak sebaiknya kita menghubungi senior?!
Sayon : Uh? Benar juga..
Hyuki : Sudah tidak ada waktu lagi, bagaimana jika nyawa banyak orang terenggut nantinya?
__ADS_1
Ryuen : Kalian pergi saja! aku akan memberi tau senior.
Sayon : Ryuen.. Terimakasih!
Hyuki : *ragu
Sayon : Hyuki? ayo!
Hyuki : Baik. *pergi
Asuna : Sial.. disini benar-benar berkabut. aku tidak bisa melihat apa pun, merepotkan.
*di tempat Rei
Rei : Uh-?
Haruka : Ini.. bendungan nya-?!
Rei : Hmp. Ayo kita cari.
Haruka : Bagaimana caranya? Bukankah bendungan ini sangat besar?
Rei : Kita harus berpencar, setelah itu kita bertemu lagi disini.
Haruka : Aku mengerti. Aku duluan.
Rei : Tidak boleh sampai terlambat.
*di tempat Asuna
Asuna : Uh?! aku merasakan ada orang yang datang.
Sayon : Asuna! apa kau ada disekitar sini?! *berteriak
Asuna : Cahaya? apa mungkin itu Sayon dan Hyuki? Aku disini! *menjawab
Hyuki : Disana.
Sayon : Asuna! syukurlah kau baik-baik saja..
Hyuki : Sayon, bendungan nya.
Sayon : Uh? benar juga.
Asuna : Bendungan katamu?
Sayon : Arena ini.. di kelilingi oleh 3 bendungan.
Asuna : Apa-?! jangan bilang-!
Hyukiv: Kemungkinan akan terjadi ledakan di sekitar sana.
Asuna : Kita harus cepat!
Hyuki : Uh-?
Sayon : Kau benar. Hyuki, kau masih mengingat tempatnya?
Hyuki : Ya..
Sayon : Ayo!
Hyuki : Hmp. Bohong kan? kenapa di keadaan seperti ini aku malah khawatir? jantungku berdetak kencang, rasanya aku ingin berada di kehangatan, aku ingin menangis didekat kehangatan. Kenapa? *berfikir *ragu
(di arena)
Wan : Selanjutnya!! Pertarungan ke empat di babak ketiga akan segera dimulai!! Dari pihak para manusia, kita memiliki mantan ketua OSIS yang dulunya terkenal dengan gaya bertarung nya! Salah satu anggota keluarga cabang Hida. Hishiro Saka!
Manusia : Tuan Saka!!
*sorakan
Wan : Dari pihak para manusia! seorang siluman yang memiliki ambisi dan ingin membalas dendam pada Saka adalah! Wuan!!
Wuan : Akhirnya waktunya tiba juga ya, Saka..
Siluman : Wuan!!!
*sorakan
Saka : Ya..
Wan : Langsung saja! Pertandingan keempat babak ketiga!! Dimulai!!
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....