Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #10. Kembali #2


__ADS_3

*di perjalanan..


Hinotama : Hyuki, kenapa kau memutuskan untuk pulang?


Hyuki : Uh? itu karena.. aku pikir jika aku terus di rumah sakit, itu hanya akan membuat ku semakin menjadi pecundang. Terlebih lagi, aku bisa saja membuat semua orang khawatir.


Hinotama : Aku juga heran kenapa ayah tiba-tiba mengizinkan mu untuk pulang. Kau masih syok dengan yang ayah katakan waktu itu?


Hyuki : Tidak, aku sudah membaik.


Hinotama : Ayah pasti sangat menyayangimu.


Hyuki : Aku.. juga merasa begitu.


Hinotama : Aku belum memaafkan mu karena bertindak ceroboh saat bendungan hancur.


Hyuki : Huh-! ฮฃ(โ—ะดโ—) *tercengang


Hinotama : Kau seenaknya pergi dari rumah sakit, apa kau sadar kalau itu lebih merepotkan daripada kau hanya duduk diam di rumah sakit?


Hyuki : Aku minta maaf.


Hinotama : Kenapa kau bisa dipihak siluman?


Hyuki : I-itu karena.. aku juga berhutang budi pada ayah.


Hinotama : Ha? pada ayah? memangnya apa yang dia lakukan selain memarahi dan membentak mu?


Hyuki : Ayah memang selalu marah, tapi ayah juga peduli padaku. Ayah tetap memberikan ku makan, lalu membelikan mainan saat aku kecil dulu.


Hinotama : *merenung


Hyuki : Ya, meskipun ayah selalu ketagihan dengan darah ku. Tapi berkat itu aku bisa tetap mendapatkan tempat tinggal dan dekat dengannya. *merenung sesaat


Hinotama : Begitu.


Hyuki : O-oniisama sendiri.. seingatku tidak pernah menghisap darah ku bukan.?


Hinotama : Hm?


Hyuki : Awalnya aku pikir, oniisama tidak membutuhkan ku karena darah ku sudah tidak berguna. Semakin bertambah usia semakin aku ketakutan, maka darah ku akan semakin tidak berguna. Aku.. sangat.. memin-


Hinotama : *memeluk Hyuki


Hyuki : Uh-!


Hinotama : Jangan berfikiran sembarangan dasar bodoh. Kau adalah satu-satunya saudara yang ku punya. Aku memang tidak begitu tertarik dengan darahmu karena aku belum membutuhkan nya. Jika aku benar-benar membutuhkan nya, aku pasti akan meminumnya darimu. Pasti.


Hyuki : Uh-?! Ha-hangat..


Hinotama : Hm?


Hyuki : Rasanya hangat saat oniisama memelukku.


Hinotama : Iya.


*setelahnya..


" ๐˜๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข - ๐˜’๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข "


Supir : Kita sudah sampai.


Hyuki : *teringat perkataan Hikaru

__ADS_1


โ€œ ๐˜’๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ! โ€


Hinotama : Hyuki?


Hyuki : Uh-?!


Hinotama : Kenapa hanya diam?


Hyuki : Bukan apa-apa.. maaf..


Hinotama : Kami pulang!


Hikaru : Selamat datang.


Sawaki : Selamat datang kembali tuan Hinotama, nona Hyuki.


Hinotama : Kami pulang Sawaki.


Sawaki : Apa mau saya buatkan minum?


Hinotama : Tidak perlu.


Sawaki : Makan malam sebentar lagi siap, apa nona mau saya-?


Hyuki : Uh? tidak perlu. Aku makan disini saja.


Sawaki : Begitu ya, silahkan duduk


Hinotama : Besok akan ada pelantikan OSIS.


Hyuki : Tapi kata Sayon besok hanya latihan OSIS


Hinotama : Anggap saja seperti sebuah kejutan. Mereka bertiga sudah siap menjadi OSIS.


Hikaru : Uh? *mengingat Yuki


Hyuki : Uh? A-ayah..?


Hikaru : Uh?!


Hyuki : Apa ayah baik-baik saja?


Hikaru : Ya.


Hinotama : Ngomong-ngomong, aku tidak bisa menginap disini.


Hyuki : Kenapa?


Hinotama : Aku harus mengurus pelantikan besok, jadi aku harus kembali ke Tokyo. Tidak masalah jika di tinggal kan?


Hyuki : Iya.


" 22.44 malam.. "


Hinotama : Ayah, jangan membuat Hyuki stress lagi.


Hikaru : Hmph. Anak zaman sekarang masih bisa sok mengajarkan orang tuanya. Kau pergi saja.


Hinotama : Aku pergi.


Hikaru : Hati-hati..


*di kamar Hyuki

__ADS_1


Hyuki : Aku tidak bisa tidur *keluar kamar. Uh? kalau tidak salah, dulu ayah pernah mengurung ku disini. *masuk ke ruangan


Hikaru : Hyuki!


Hyuki : Uh-!


Hikaru : Apa yang kau lakukan disini?


Hyuki : Huh?! A-ayah?? maaf.. aku hanya melihat-lihat saja. *pergi


Hikaru : Tunggu.


Hyuki : *terhenti


Hikaru : Ada yang ingin ku bicarakan dengan mu. Ikuti aku.


Hyuki : Baik.


Hikaru : *membuka pintu


Hyuki : Uh?! Kamarnya ibu?


Hikaru : Sudah ku duga kau langsung mengenalinya. Masuklah.


Hyuki : Uh?


Hikaru : Duduk disini.


Hyuki : *duduk di sofa


Hikaru : Yuki pernah menitipkan sesuatu untukmu.


Hyuki : Uh?


Hikaru : Kau sudah tau soal permata itu kan.


Hyuki : Iya..


Hikaru : Permata itu salah satu dari pemberian Yuki.


Hyuki : Uh? Milik ibu?


Hikaru : Ini ambil lah.


Hyuki : Pita?


Hikaru : Saat Yuki pertama kali datang kemari dia menggunakan pita itu.


Hyuki : *memakai pita


Hikaru : Awalnya-. Uh! *melihat Hyuki


Hyuki : A-


Hikaru : Kenapa.. kenapa kau semakin mirip dengannya..?


Hyuki : Uh?


Hikaru : Ternyata perkataan Yuki memang benar, anak perempuan tetap akan menyayangi ayahnya meskipun ayahnya membencinya.


Hyuki : *memeluk Hikaru


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....

__ADS_1


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2