Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #13. Masa kelam


__ADS_3

Sayon : Niisan.. bagaimana pertarungan nya?


Saka : Kita kalah.


Sayon : Uh? Kita.. kalah?


Ryuen : Uh?!


Rei : Uh? Apa maksudmu Sayon?


Saka : Hirai dan Naka, mereka berdua sudah tiada.


Sayon : Bohong kan?! Bagaimana bisa kita kalah?


Saka : Sayon. Apa kau di kendaraan yang sama dengan Rei dan Ryuen?


Sayon : Iya..


Saka : Aku ingin kalian semua mendengar ini.


Sayon : Baik.


Ryuen : Senior Saka, apa kita benar-benar kalah?


Saka : Ya..


Ryuen : Sial.


Saka : Dengar, ada yang ingin ku katakan pada kalian. Ini mengenai racun yang digunakan oleh para siluman itu.


Rei : Racun yang mematikan itu? *berfikir


Saka : Racun itu.. terbuat dari darah Hyuki.


Rei : Huh?! *terkejut


Sayon : Darahnya Hyuki? Tapi bagaimana bisa?


Saka : Kemampuan milik Hikaru adalah dia bisa meracik dan memodifikasi apa pun. Kemungkinan dia hanya memanfaatkan darah Hyuki saja untuk membuat racun itu.


Rei : Tunggu dulu senior. Bukankah, darah Hyuki bisa menyembuhkan segala jenis penyakit dan luka? Tapi racun itu berkebalikan dengan kemampuan darah milik Hyuki bukan?

__ADS_1


Saka : Memang benar.. Tapi aku belum selesai bicara. Kemungkinan pimpinan mereka, Hideyoshi. Dia juga menggunakan racun yang ia miliki.


Ryuen : Maksud senior.. kedua darah mereka dicampurkan?


Saka : Kurang lebih begitu.. ini juga tergantung darah siapa yang lebih kuat. Ada kemungkinan saat dicampurkan, darah milik Hideyoshi kemampuan nya lebih besar daripada Hyuki.


Sayon : Lalu, apa gunanya darah Hyuki? Bukankah lebih baik mereka hanya menggunakan darah milik Hideyoshi?


Saka : Darah Hyuki hanya sebagai penambah saja. Jika mereka menggunakan darah Hideyoshi, itu akan memakan banyak darahnya. Jadi mereka juga menggunakan darah Hyuki untuk panambah dan menyalurkan darahnya.


Ryuen : Mereka jahat sekali.


Saka : Hanya itu yang ingin ku beritau.


Sayon : Terimakasih niisan..


Saka : Bukan masalah.. Sampai nanti..


Sayon : Sampai nanti..


Rei : Hyuki..


"π˜—π˜¦π˜―π˜«π˜’π˜³π˜’ π˜›π˜’π˜©π˜’π˜―π˜’π˜― 𝘏π˜ͺπ˜₯𝘒"


Sawaki : Permisi.. Nona Hyuki..


Hyuki : Uh? Sawaki?


Sawaki : Bagaimana kondisi anda?


Hyuki : Aku baik-baik saja..


Sawaki : Saya membawakan makan malam anda kemari


Hyuki : Seharusnya itu tidak perlu..


Sawaki : Nona, anda sudah tidak makan setelah pertarungan anda. Apa anda baik-baik saja?


Hyuki : Sudah ku bilang aku baik-baik saja..


Sawaki : Tadi itu pertarungan yang hebat

__ADS_1


Hyuki : Tidak.. itu pertarungan yang payah..


Sawaki : Menurut anda begitu?


Hyuki : Bahkan sangat payah..


Sawaki : Kenapa anda bicara seperti itu?


Hyuki : Aku.. tidak bisa membuat ayah bangga denganku. Aku kalah begitu saja dari Rei..


Sawaki : Tapi Nona, hasil pertarungan nya itu seri. Tidak ada yang kalah dan menang


Hyuki : Tapi.. karena ayah marah, itu berarti aku kalah kan? Bahkan.. *ragu


Sawaki : Ada apa Nona?


Hyuki : Tidak.. bukan apa-apa..


Sawaki : Kalau ada yang mau anda ceritakan, silahkan saja.. Saya akan mendengarkan nya..


Hyuki : Aku.. menurutmu.. apa aku.. bisa menggantikan posisi ibu?


Hinotama : *menguping


Sawaki : Tentu saja anda bisa.


Hyuki : Sebisa mungkin.. aku selalu berusaha untuk menggantikan posisinya.. tapi.. aku.. selalu saja gagal.. aku.. malah membuat mereka kesal.. aku hanya beban bagi mereka..*meneteskan air mata


Sawaki : Nona Hyuki, anda memang bisa menggantikan posisi nona Yuki, tapi jangan buat diri anda sama dengan nona Yuki.


Hyuki : Lalu berarti! Aku-!


Sawaki : Nona.


Hyuki : Uh?


Sawaki : Anda cukup menjadi diri anda sendiri.. tidak perlu sampai terbebani oleh kehidupan orang lain. Saya yakin, itu yang diinginkan tuan Hinotama..


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....

__ADS_1


__ADS_2