
(Keesokan harinya)
"๐๐ช๐๐ฃ๐ ๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐๐๐ก๐๐ฃ"
Sayon : Sekarang saatnya..
Haruka : Aku khawatir..
Asuna : Aku juga..
Hyuki : *masuk ruangan
Naka : Senior Rai?
Rai : Dimana Hinotama?
Konan : Uh? Saat ini, ketua sedang pergi.. jadi..
Rai : Lupakan saja.
Hidane : Kenapa dia terlihat marah?
Hirai : Jangan bertanya.
Rai : Sekarang adalah sidang mengenai penghianatan Hida Hyuki. Seperti yang kita tau, akademi Heiki adalah akademi yang dijaga oleh pemerintah, jika sampai ada penghianat di akademi ini, hukuman nya mungkin bisa lebih parah.
Rei : Hyuki.. tuhan, aku mohon.. semoga Hyuki tidak dalam masalah..
Rai : Terkecuali kesalahan nya bisa dimaafkan oleh semua orang yang sudah hadir di sidang alua ini. Maka hukuman nya bisa dikesampingkan. Kalau begitu, sidang ini akan di pimpin oleh kepala akademi Heiki, Pak Razor.
Razor : Kalau begitu, aku akan mulai sidangnya. Hida Hyuki, dulu kau adalah muridku dan juga salah satu murid terbaik di akademi ini. Ada yang ingin ku tanyakan padamu, kenapa kau melakukan hal ini?
Hyuki : Kenapa kalian ingin tau?
Semuanya : Uh-huh?!
Siswa : Apa yang dia bicarakan? *bisik
Siswa : Dia benar-benar sudah berubah.. *bisik
Razor : Hida Hyuki, dengan bicara begitu sama saja kau sudah mencoreng nama baik akademi, juga nama baik keluarga mu.
Hyuki : Memangnya kenapa? Bukankah sidang ini hanya membuang-buang tenaga kalian untuk bicara?
__ADS_1
Hidane : Dia berbeda dari Hyuki yang ku kenal dulu.
Hirai : Ya, kau benar..
Raya : Tch!
Semuanya : Uh?
Raya : Saat ini aku tidak terlalu peduli denganmu Hyuki, tapi Rei sangat menganggap mu sebagai teman. Jika bukan karena kau adalah adiknya Hinotama-senpai aku pasti sudah menghukum mu. *kesal
Rei : Niisan?
Hyuki : Tch! Aku sudah tidak ada ikatan apa pun dengannya! *berteriak sembari menahan tangis
Sayon : Hyuki.
Razor : Tenanglah Hyuki. Raya juga, silahkan duduk..
Raya : Tch.
Razor : Saat ini seharusnya kau lihat situasi nya Hyuki. Kau sedang berbicara di depan seluruh siswa akademi Heiki. Tolong jangan-
Hyuki : Diamlah.
Semuanya : Uh-huh?!!
Asuna : Gawat!!
Yachi : Heh?!! Es?!!
Hyuki : *membekukan seluruh ruangan
Rei : Hyuki!!
Hyuki : Uh-huh?! Apa ini? Kenapa terjadi lagi? Kenapa aku tidak bisa mengendalikan kemampuan ku sendiri? Uh?! Gawat, rasanya tubuhku sakit sekali, rasanya aku mau muntah..
Hinotama : *masuk ruangan *menampar Hyuki
Semuanya : Uh-huh?!
Hyuki : Huh?
Hinotama : Katakan dengan jujur. Sekarang juga. *kesal
__ADS_1
Hyuki : Tahan.. Tahan lah.. *menahan sakit. Tidak boleh, aku tidak boleh mengotori lantainya *teringat masa lalunya
Hinotama : Masih tidak mau bicara?!! *menendang tiang
"๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐ช-๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐ช ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฐ๐ค๐ฐ๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ณ๐ข๐ฉ๐ข๐ด๐ช๐ข ๐ช๐ฏ๐ช. ๐๐ข๐ฏ ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ญ๐ข๐จ๐ช, ๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐ช ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฌ๐ข๐ฃ๐ถ๐ณ. ๐๐ข๐ถ ๐ต๐ข๐ถ ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช ๐ข๐ฌ๐ช๐ฃ๐ข๐ต๐ฏ๐บ๐ข. ๐๐ข๐ณ๐ช๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฑ๐ฐ๐ต๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ช๐ฏ๐ฐ๐ต๐ข๐ฎ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช๐ฎ๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐จ๐ถ๐ฏ๐ข, ๐ฅ๐ข๐ด๐ข๐ณ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐จ๐ถ๐ฏ๐ข. "
Hyuki : *mengingat pesan Hikaru. Kalian, kenapa malah membuang-buang waktu dan tenaga kalian untuk memukul, merusak, dan juga bertanya?
Semuanya : Uh?
Asuna : Apa yang dibicarakan Hyuki?
Rei : Jangan Hyuki, jangan lakukan ini..
Hyuki : Jika kalian memang muak dan membenciku. Kenapa tidak.. membunuhku saja?
Semuanya : Uh!! *terkejut
Hinotama : Kurang ajar!
Hyuki : Hmp.. *muntah darah
Semuanya : Uh?!
Hyuki : Huh? Gawat.. Dia pasti akan marah.. *menahan rasa takut
Hinotama : Tch! *memukul dinding
Semuanya : Uh-huh?!! *syok
Hinotama : Pak Razor..
Razor : Uh? Huh.. terserah kau saja Hinotama..
Hinotama : Persidangan nya selesai. Kalian semua bubar lah. Bawa dia ke dok-
Hyuki : Aku tidak membutuhkan nya.
Hinotama : Kau masih berani untuk menjawab?!
Hyuki : Tidak ada gunanya kalian mengkhawatirkan ku. Jika ujung-ujungnya akan di tampar lagi untuk apa di obati? Jika kau memang mau memukul ku, maka lakukan saja disini.
Rei : Sudah ku duga, semua masalah ini. Pasti dimulai dari keluarga mereka *khawatir
__ADS_1
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....