Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S2 : #20. Sidang


__ADS_3

(Keesokan harinya)


"๐™๐™ช๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™™๐™ž๐™ก๐™–๐™ฃ"


Sayon : Sekarang saatnya..


Haruka : Aku khawatir..


Asuna : Aku juga..


Hyuki : *masuk ruangan


Naka : Senior Rai?


Rai : Dimana Hinotama?


Konan : Uh? Saat ini, ketua sedang pergi.. jadi..


Rai : Lupakan saja.


Hidane : Kenapa dia terlihat marah?


Hirai : Jangan bertanya.


Rai : Sekarang adalah sidang mengenai penghianatan Hida Hyuki. Seperti yang kita tau, akademi Heiki adalah akademi yang dijaga oleh pemerintah, jika sampai ada penghianat di akademi ini, hukuman nya mungkin bisa lebih parah.


Rei : Hyuki.. tuhan, aku mohon.. semoga Hyuki tidak dalam masalah..


Rai : Terkecuali kesalahan nya bisa dimaafkan oleh semua orang yang sudah hadir di sidang alua ini. Maka hukuman nya bisa dikesampingkan. Kalau begitu, sidang ini akan di pimpin oleh kepala akademi Heiki, Pak Razor.


Razor : Kalau begitu, aku akan mulai sidangnya. Hida Hyuki, dulu kau adalah muridku dan juga salah satu murid terbaik di akademi ini. Ada yang ingin ku tanyakan padamu, kenapa kau melakukan hal ini?


Hyuki : Kenapa kalian ingin tau?


Semuanya : Uh-huh?!


Siswa : Apa yang dia bicarakan? *bisik


Siswa : Dia benar-benar sudah berubah.. *bisik


Razor : Hida Hyuki, dengan bicara begitu sama saja kau sudah mencoreng nama baik akademi, juga nama baik keluarga mu.


Hyuki : Memangnya kenapa? Bukankah sidang ini hanya membuang-buang tenaga kalian untuk bicara?

__ADS_1


Hidane : Dia berbeda dari Hyuki yang ku kenal dulu.


Hirai : Ya, kau benar..


Raya : Tch!


Semuanya : Uh?


Raya : Saat ini aku tidak terlalu peduli denganmu Hyuki, tapi Rei sangat menganggap mu sebagai teman. Jika bukan karena kau adalah adiknya Hinotama-senpai aku pasti sudah menghukum mu. *kesal


Rei : Niisan?


Hyuki : Tch! Aku sudah tidak ada ikatan apa pun dengannya! *berteriak sembari menahan tangis


Sayon : Hyuki.


Razor : Tenanglah Hyuki. Raya juga, silahkan duduk..


Raya : Tch.


Razor : Saat ini seharusnya kau lihat situasi nya Hyuki. Kau sedang berbicara di depan seluruh siswa akademi Heiki. Tolong jangan-


Hyuki : Diamlah.


Semuanya : Uh-huh?!!


Asuna : Gawat!!


Yachi : Heh?!! Es?!!


Hyuki : *membekukan seluruh ruangan


Rei : Hyuki!!


Hyuki : Uh-huh?! Apa ini? Kenapa terjadi lagi? Kenapa aku tidak bisa mengendalikan kemampuan ku sendiri? Uh?! Gawat, rasanya tubuhku sakit sekali, rasanya aku mau muntah..


Hinotama : *masuk ruangan *menampar Hyuki


Semuanya : Uh-huh?!


Hyuki : Huh?


Hinotama : Katakan dengan jujur. Sekarang juga. *kesal

__ADS_1


Hyuki : Tahan.. Tahan lah.. *menahan sakit. Tidak boleh, aku tidak boleh mengotori lantainya *teringat masa lalunya


Hinotama : Masih tidak mau bicara?!! *menendang tiang


"๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช-๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช. ๐˜‹๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜จ๐˜ช, ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ณ. ๐˜’๐˜ข๐˜ถ ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข. ๐˜‹๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข. "


Hyuki : *mengingat pesan Hikaru. Kalian, kenapa malah membuang-buang waktu dan tenaga kalian untuk memukul, merusak, dan juga bertanya?


Semuanya : Uh?


Asuna : Apa yang dibicarakan Hyuki?


Rei : Jangan Hyuki, jangan lakukan ini..


Hyuki : Jika kalian memang muak dan membenciku. Kenapa tidak.. membunuhku saja?


Semuanya : Uh!! *terkejut


Hinotama : Kurang ajar!


Hyuki : Hmp.. *muntah darah


Semuanya : Uh?!


Hyuki : Huh? Gawat.. Dia pasti akan marah.. *menahan rasa takut


Hinotama : Tch! *memukul dinding


Semuanya : Uh-huh?!! *syok


Hinotama : Pak Razor..


Razor : Uh? Huh.. terserah kau saja Hinotama..


Hinotama : Persidangan nya selesai. Kalian semua bubar lah. Bawa dia ke dok-


Hyuki : Aku tidak membutuhkan nya.


Hinotama : Kau masih berani untuk menjawab?!


Hyuki : Tidak ada gunanya kalian mengkhawatirkan ku. Jika ujung-ujungnya akan di tampar lagi untuk apa di obati? Jika kau memang mau memukul ku, maka lakukan saja disini.


Rei : Sudah ku duga, semua masalah ini. Pasti dimulai dari keluarga mereka *khawatir

__ADS_1


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2