Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S5 : #16. Akibat


__ADS_3

*keesokan harinya..


Chishou : Silahkan dinikmati semuanya!


Semuanya : Eh-!


Saka : Wahh.. serius ini untuk kami?


Hyuki : Selamat makan.


Haruo : Tidak diisi oleh racun kan?


Raya : Oi πŸ’’


Chishou : Ahahahaha.. aku serius, silahkan dinikmati.


Semuanya : Selamat makan.


Sayon : Aduh.. duh.. duh.. tangan kiri ku masih sakit.


Saka : Mau disuapin?


Sayon : Tidak perlu, yang sakit itu tangan kiri bukan kanan.


Saka : Oh, ya sudah..


Chishou : Ngomong-ngomong Hikaru dimana?


Hyuki : Ayah sedang-


Hinotama : Hyuki kalau makan jangan sambil ngomong.


Hyuki : Iya, maaf.


Hinotama : Dia masih mengecek soal jamur itu.


Rai : Iya juga ya.. meskipun kita sudah mengalahkan siluman itu jamur nya masih berada disana.


Hyuki : Eh? memangnya ada siluman dibawah sana? *polos


Semuanya : ε‡Έε‡Έ dia gak nyadar


Hinotama : Sudahlah.. kita makan dulu.


Hyuki : Hump.


Chishou : Kalau begitu aku akan menemui Hikaru dulu. Nikmati makanannya ya..


Hyuki : Tolong tambah.

__ADS_1


Hinotama : Kamu beneran lapar? ε‡Έ


Hyuki : *Kruyukk~. Aku masih lapar.


Hinotama : Yaampun.


Saka : Porsi makanmu jadi bertambah ya, awas nanti tambah gendut lo.


Hyuki : Eh?


Saka : Hmmm.. iya juga ya.. kalau kamu tambah gendut Hinotama pasti akan menjauhimu.


Hyuki : Huh! //syok_-


Hinotama : Oi. πŸ’’


Saka : Habisnya dia pasti malu punya adik yang gendut. Hmmm.. tidak salah lagi.


Hinotama : AKU BUKAN KAKAK SEPERTI ITU!! πŸ’’πŸ’’


Hyuki : (-""-οΌ›) terimakasih atas makanannya.


Hinotama : O-oi Hyuki, aku tidak-


Saka : Pfftttt.. Hahahahahaha..


Hinotama : πŸ’’πŸ’’ dasar.


Sayon : Jangan malah jahil! πŸ’’


Saka : Tidak sopan melempar sendok ke wajah orang yang lebih tua tau.


Sayon : Ha? kalau keterlaluan aku bisa melemparkan meja ini ke wajahmu. *risih


Saka : Eh-! ( ̄へ οΏ£ ε‡Έ. Dik Hyuki, aku cuma bercanda kok. Maaf ya.


Hyuki : Humm. (β•―οΈ΅β•°)


Hinotama : Yosh..yosh.. *mengelus kepala Hyuki


*disisi lain..


Hikaru : *duduk di tepian


Chishou : Sedang melihat pemandangan?


Hikaru : Ya.


Chishou : *duduk. Melihat tepian laut seperti ini membuat ku teringat dengan Yuki.

__ADS_1


Hikaru : Ya, aku juga.


Chishou : Aku ingat dulu kau bilang ingin mengajak Yuki ke Amerika, kau pasti ingin dia melihat suasana di Amerika kan?


Hikaru : Bukan cuma itu. Aku ingin mengubah kehidupannya, supaya dia tidak terbebani oleh keluarga nya lagi.


Chishou : Begitu.


Hikaru : Tapi entah kenapa nasib selalu merubah semua rencana, apapun yang kita inginkan selalu berada diluar ekspektasi. Yuki meninggal sebelum aku membawanya kemari.


.


.


.


Chishou : Tapi lihat sisi baiknya, bukankah ada putrimu?


Hikaru : *mengingat Hyuki. Ya.


Chishou : Dan juga ada Hinotama, mereka ada disini bersama mu kan? Di Amerika.


Hikaru : Iya juga.


Chishou : Sekarang kau tidak mau bergabung dengan yang lainnya untuk sarapan?


Hikaru : Tidak perlu, aku sedang tidak mood makan.


Chishou : Kenapa? apa kau masih memikirkan soal jamur itu?


Hikaru : Tidak. Aku hanya ingin memastikan sesuatu.


Chishou : Eh?


Hikaru : Kau tau kan.. kalau sebenarnya Hyuki sudah tidak punya darah abadi lagi?


Chishou : Uh?!


Hikaru : Karena itulah lukanya tidak langsung pulih. Mungkin dia masih punya darah abadi, tapi tidak sebanyak dulu.


Chishou : Berarti.. kalau..


Hikaru : Ya. Jika dia menggunakan kemampuan nya melewati batas maka berakhir sudah. Dia.. sudah tidak bisa ditolong lagi.


Chishou : Kalau begitu kita tidak boleh membiarkan nya menggunakan kemampuan nya kan? Kau sudah bicarakan ini dengan Hyuki?


Hikaru : Tidak, aku yakin Hyuki sendiri sudah tau. Nasib dari pemilik kemampuan es dan darah abadi.


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2