Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S5 : #19. Permainan


__ADS_3

.


.


Saka : Yo kami kembali!


Hyuki : //serius


Hinotama : Apa yang sedang mereka mainkan? ε‡Έ


Rei : Permainan yang dulu mereka mainkan.


Yuika : Ini adalah 9by9.


Hinotama : Eh-? aku belum pernah dengar.


Yuika : Jelas saja, karena ini adalah permainan yang dulu kami buat.


Sayon : Sebenarnya berapa permainan yang kalian buat sejak kecil? πŸ’’


Yuika : Entahlah.. yang pasti sangat banyak.


Hyuki : Oke aku menang.


Yuika : HA?!! MUSTAHIL KAU PASTI CURANG!!


Hyuki : Tidak ada bukti yang bilang kalau aku curang.


Yuika : Ck. Ini gara-gara kalian yang mengajakku bicara.


Hinotama : Kenapa malah menyalahkan orang lain? πŸ’’


.....


Hikaru : //memikirkan Yuki. Sebentar lagi ya..


.


.


.


*setelahnya..


Saka : Arghh!! aku kalah lagi!!


Sayon : Sudah kubilang ambil kartu yang di atas saja, kenapa masih egois juga?! ha?! πŸ’’


Saka : Sayon hentikan ekspresi mu itu. ε‡Έ


Sayon : Ck.


Rei : Ngomong-ngomong tidak ada yang menggunakan kartu atas ya?


Sayon : Karena tidak ada yang mau mendengarkan ku!! πŸ’’ sudahlah!! aku keluar saja! πŸ’’


Saka : Hei kenapa sih kamu marah-marah? lagi pms ya? (。-`Ο‰-)ο½°. Aduh!


Sayon : //plak. Berisik.


Saka : Aduh.. duh.. duh..


Sayon : Ck.


Rei : Sayon tidak berubah ya


Hyuki : Baguslah dia masih seperti dulu.


Saka : Oh, sayon tolong gantikan aku ya.


Sayon : Ha?


Saka : Rai, Hinotama, ayo lakukan permainan lain.


Rai : Ha? πŸ’’

__ADS_1


*setelahnya..


Saka : Paman Hikaru sibuk memikirkan apa sih?


Hinotama : Entahlah.. aku juga kurang tau.


Rai : Bukannya kau itu putranya?


Hinotama : Bukan berarti aku tau semua hal tentangnya πŸ’’


Saka : Ahahahahahaha..!


Hinotama : Apa yang kau tertawakan?! πŸ’’


Saka : Maaf.. maaf. Rasanya sudah berapa kali kita berkumpul seperti ini? 3?


Rai : Mungkin lebih.


Saka : Oh iya juga. Bukankah sudah saatnya penerimaan siswa baru di akademi?


Rai : Itu bukan tanggungjawab kami lagi.


Saka : Setelah ini bagaimana kalau kita menemui direktur?


Hinotama : Boleh juga.


Hyuki : Oniisama!


Hinotama : Eh-? Hyuki? sejak kapan kamu-


Hyuki : Direktur akademi bilang kalau dia mengirim beberapa anak kelas 3 untuk membantu menyelesaikan masalah di California.


Hinotama : Lalu kenapa kau panik begitu?


Hyuki : Habisnya.. direktur bilang..


.


.


.


.


.


.


Hinotama : Apa..?!


________________________________________


(*sesampainya di California)


Hinotama : HIDANE!!


Hidane : Ke.. tu.. a..?


Hinotama : Uh-huh!


Ryuen : Rei?!


Rei : Uh?! Ryuen?! Kau juga..?!


Ryuen : Akan ku jelaskan ceritanya.


Saka : Cepat jelaskan. Kita tidak punya waktu lagi.


Sayon : Niisan? apa maksudmu?


Ryuen : 2 hari yang lalu kami sampai di California. Kami dikirim oleh tuan Razor untuk membantu kalian. Tapi kemarin, siluman level 5 datang dan menyerang senior Hidane.


Saka : Uh?


Sayon : Ada siluman level 5 lagi?!! Tapi bagaimana bisa?!!

__ADS_1


Hyuki : Uh-?! Oniisama?


Hinotama : Hidane.. sudah..


Semuanya : Uh?!!


*sebelumnya..


Hidane : Siluman.. itu.. tau mengetahui rahasia dari pohon siluman. Sa.. at ini.. mungkin.. tuan Razor.. dan bu Reina.. sedang.. dalam.. masalah. Kalian.. harus segera pergi dari sini.. //kesakitan


Hinotama : Ck. Kenapa direktur mengambil resiko seperti ini?!! kenapa dia tidak menghubungi ku?!!


Hidane : Bukankah.. ketua sedang berlibur?


Hinotama : Uh-huh.


Hidane : Direktur.. tidak mau mengganggu ketua.. aku juga.. tidak mau mengganggu Ketua.. Ketua sudah sangat membantu.. dalam mempertahankan akademi. Ka.. rena.. Akh!! //memuntahkan darah.


Hinotama : Hidane!! Jangan banyak bergerak tubuhmu-!!


Hidane : Ketua.


Hinotama : Uh-huh!


Hidane : Huh.. huh.. huh.. sampaikan salam ku pada gadis-gadis itu. //tersenyum.


Hinotama : Kau sampaikan saja sendiri dasar playboy!


Hidane : Ini semua.. tidak lebih hanya permainan milik Hideyoshi. Ingatlah.. ka.. lau.. Hideyoshi itu.. tidak.. benar-benar ada.


Hinotama : Uh-huh!!


*sekarang..


Rei : Senior Hidane.. dia..


Raya : Dasar bodoh.


Yuika : Ini bukan saatnya untuk menangisi kepergiannya kan.


Hinotama : Ya. Hidane sudah bilang, kalau ini hanyalah permainan milik Hideyoshi. Dengan kata lain kita hanya perlu memenangkan permainan ini. //kesal


Saka : Tadi.. kau bilang Hideyoshi itu tidak benar-benar ada. Apa maksudnya itu paman?


Hikaru : //merenung. Hideyoshi itu.. hanya anak kecil yang dipaksa tumbuh.


Ryuen : Uh?


Rei : Apa maksudnya?


Hikaru : Aku dan dia adalah hasil eksperimen dari dokter Atlas. Hideyoshi dijadikan sebagai kelinci percobaan kedewasaan. Dengan kata lain Hideyoshi saat ini hanyalah Hideyoshi kecil. Dia masih polos dan memiliki pemikiran yang dangkal.


Rai : Lalu.. semua rencana penghancuran itu darimana?


Saka : Apa kau yang jadi otak dari Hideyoshi sendiri?


Hikaru : Tidak, aku tidak pernah jadi otak dari Hideyoshi. Hanya saja.. dia memiliki seseorang yang mengaturnya. Seorang bocah yang memiliki kecerdikan, dan juga.. kelicikan yang benar-benar membuatku muak.


β€œ π˜–π˜―π˜¦π˜¦π˜€π˜©π˜’π˜―π˜―~ ”


Sayon : Uh-huh!!


Rei : Sayon ada apa?!


Sayon : Ti-tidak. Kepala ku agak sakit. Maaf.


Hikaru : Ngomong-ngomong, tujuan asli kita kemari untuk bertemu dengan kakek itu kan.


Haruo : Siapa?


Hikaru : Hida Akimitsu. Dia sudah ada disini.


Semuanya : Uh!


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2