Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 1 : #12. Musuh lama


__ADS_3

Konan:Kenapa kau bicara seolah-olah aku akan kalah?


Xio:Jadi kau pikir aku yang akan kalah? Jangan membuat lawakan, dasar manusia hina.


Konan:Kita lihat saja nanti, siapa yang akan menang.


Xio:Heh! Coba saja..


(di sisi lain)


Saka:Tch!


Hinotama:Kau mau kemana Saka?


Saka:Aku bosan melihat ruangan putih ini, aku ingin keluar dulu.. Daa..


Rai:Kau mau membiarkannya keluar? *menghidupkan rokok*


Hinotama:Dia tidak bisa diatur, aku juga tidak mau mengaturnya.


Wuan:Kau disini rupanya.


Saka:Ha?


Wuan:Hishiro Saka. *tatapan sinis*


Saka:Siapa kau?


Wuan:Kau tidak mengenalku? Apa kau lupa?! *marah*


Saka:Aku benar-benar lupa..


Wuan:Kau ini!!


Sayon:Niisan!


Saka:Uh? Sayon?


Sayon:Uh? Siluman? Niisan, siapa dia?


Saka:Entahlah..


Wuan:Dasar sialan! Kau bahkan tidak mengingatku?!


Saka:Tidak..


Wuan:Baiklah, akan ku buat kau mengingatnya.. 10 tahun lalu..


(10 tahun yang lalu)


Wuan:Ah!! *terpukul*


Wasit:Pemenang taruhan! Hishiro Saka!

__ADS_1


Wuan:Tch! Sial!! *melontarkan pukulan*


Wasit:Oi!! Pertarungannya sudah selesai!! *berteriak*


Wuan:Siapa peduli?!! *berteriak*


Saka:Tch! *menghindar* *melawan balik*


Wuan:Ah!! *terhempas*


Saka:Kalau sudah kalah tidak perlu bangkit lagi.. Jangan terlalu banyak berharap, dirimu yang sekarang tidak akan mampu mengalahkan ku. Butuh waktu yang lama agar kau bisa menang.


Wuan:Uh-huh!! Mata merah sialan.. *kesal*


(sekarang)


Wuan:Sejak saat itu, aku sangat ingin balas dendam padamu. Saat kau bilang "Kalau sudah kalah tidak perlu bangkit lagi".. Kau sudah mempermalukan ku!! *kesal* *benci*


Sayon:Niisan.. apa benar? kau melakukan itu?


Saka:Jadi kau yang waktu itu ya?


Sayon:Niisan.. kata-kata mu malah membuat orang lain merasa putus asa..


Saka:Karena adikku sendiri yang bilang begitu, aku rasa aku memang salah..


Wuan:Uh?


Saka:Maaf ya.. *mengulurkan tangan*


Sayon:Uh?!


Saka:Sakit juga kau menepis tanganku..


Sayon:Niisan! Jangan bicara begitu..


Wuan:Lihat saja Hishiro Saka. Aku akan membalas kekalahan ku 3x lipat. *tatapan sinis*


(setelahnya)


Sayon:Niisan.. kau terlalu santai.. aku kasihan padanya..


Saka:Kau tidak perlu ikut campur urusan orang dewasa


Sayon:Tapi.. kau terlalu berlebihan..


Saka:Menurutmu begitu?


Sayon:Seharusnya kau sadar diri dong.


Saka:*menghidupkan rokok*


Sayon:Niisan.. dia.. siluman yang berbahaya kan?

__ADS_1


Saka:*menghisap rokok*


Sayon:Jawab aku dulu..


Saka:Ya, dia memang siluman yang berbahaya


Sayon:Lalu, kau berani main-main dengannya?


Saka:Kau khawatir padaku kan?


Sayon:Eh-? Tidak juga sih..


Saka:Sudah lah.. jujur saja..


Sayon:Jangan mengalihkan pembicaraan.


Saka:Dia memang siluman yang berbahaya. Tapi kau tidak perlu sekhawatir itu padaku


Sayon:Tapi-!


Saka:Ngomong-ngomong.


Sayon:Uh?


Saka:Kenapa kau mencariku?


Sayon:Uh? Ya.. tadinya aku.. ingin bicara denganmu.. tapi tidak jadi..


Saka:Begitu toh..


Sayon:Eh-! Dasar tidak peka! *kesal*


Saka:Sakit.. sakit.. sakit..


Sayon:*memukul Saka*


(di arena)


*pertarungan masih berlangsung sangat sengit


Shiomi:Aku tidak bisa melihat pertarungan nya dengan jelas


Yachi:Benar. Pertarungan nya semakin lama semakin sengit.


Haruka:Kita hanya bisa berdoa agar bisa menang.


(di sisi lain)


Ryuen:Hebat..


Rei:Mereka sama-sama cepat,, di pertarungan kali ini, siapa yang lebih cepat dia adalah pemenang nya. Tapi, terlihat jelas kalau senior Konan masih bersusah payah, pertandingan sudah berlangsung selama 8 menit lamanya, dan orang itu.. masih belum kalah juga.. *berfikir*


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2