Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #32. Permainan


__ADS_3

Rei : Tenang saja Hyuki.. jangan-


Hyuki : Kalau menang beneran ditraktir lo ya.


Saka : Iya, santai. Oke, kita mulai ya..


Sayon : Dia cuma memikirkan traktiran saja..?!


Hinotama : Awas sampai salah langkah lo ya!


Rai : Berisik. //menjalankan pion


Hinotama : Ke-kenapa yang diujung?! ๐Ÿ’ข


Rai : Supaya berkebalikan dengan yang kau inginkan.


Hinotama : Dasar-! ๐Ÿ’ข


Hyuki : Oh iya juga, kalau kalah bagaimana?


Semuanya : Eh-?


Sayon : Kau masih bertanya soal hadiahnya?!


Hinotama : Perhitungan banget..


Hyuki : ( อ ยฐ อŸ อœส– อก อ ยฐ) //menjalankan pion.


Semuanya : Eh-?! (ใ€€๏ผ›โˆ€๏ผ›)


Hyuki : Lupakan saja.


Rei : N-ngambek?


Saka : Ya ampun..


Hinotama : Huh.. dasar Rai. //menjalankan pion


Rei : //menjalankan kuda


Hinotama : Uh?


Saka : Ya.. di awal memang terkadang ragu-ragu ya.


Sayon : Kenapa giliran ku barengan dengan niisan?! Nyebelin.


Saka : Sesekali katakan hal bagus dong.


Sayon : (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅ‡ธ


Saka : Yosh. Kumakan ya.


Sayon : Bagaimana-?!


Saka : Hehe.


Sayon : Ck.


//bermain serius


*disisi lain..


โ€œ ๐˜Š๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ข - ๐˜ˆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข โ€


Hikaru : Huh.. mereka sudah pergi. Mereka pergi sangat cepat dari dugaanku, padahal seharusnya aku memasang jebakan disini.


โ€œ ๐˜ˆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฉ โ€


Hikaru : Tch.


*2 hari yang lalu..


โ€œ 22.55 pm โ€


Hinotama : Oh, hallo.


Hyuki : Uh?


Hikaru : Kenapa kau menelpon ku? aku masih harus bekerja.


Hinotama : Hei.. kami ingin kesana.


Hikaru : Ha?


Hinotama : Kami akan ke California, anggap saja hanya sekedar liburan.

__ADS_1


Hikaru : Bodoh. Jangan menambah bebanku.


Hinotama : Jangan bicara seolah-olah kami tidak bisa menjaga diri. //mengelus kepala Hyuki.


Hikaru : Terserah kau saja. Aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian.


Hinotama : Hyuki ingin bicara denganmu.


Hyuki : Uh?


Hikaru : Dia belum tidur?


Hinotama : Hmph, ternyata kau juga bisa bertanya seperti itu.


Hikaru : Berisik.


Hyuki : //menggelengkan kepala


Hinotama : Ayolah..


Hyuki : Uh? Hallo ayah?


Hikaru : Ya. Apa yang ingin kau bicarakan?


Hyuki : Ti-tidak ada hal penting..


Hikaru : Ha?


Hinotama : (๏พ‰_-;)โ€ฆ


Hyuki : Ayah.. aku-


Hikaru : Huh.. Uh?!


//telepon mati


Hyuki : //mematikan telepon


Hinotama : Eh-?! ฮฃ(๏พŸะ”๏พŸ๏ผ›)


Hyuki : (เฎ‡ะดเฎ‡; ) //ingin menangis


Hinotama : Heh-?!


Hyuki : Aku tidak bisa mengatakannya.


Hyuki : Kakak.. jahat banget dah..


Hinotama : (@ใƒปะดใƒป@๏ผ‰? yasudahlah.. kau tidur saja. Selamat tidur.


Hyuki : Selamat tidur.


*sekarang..


(*di kapal pesiar)


Rei : Skakmat.


Hinotama : Heh-?! tu-tunggu dulu! Sejak-?


Rai : Uh?! Bukankah itu yang kau jalankan?!


Saka : Ya.. aku pikir ini salahku.


Hinotama : Memang salahmu bego.


Saka : ( อ ยฐ อŸ อœส– อก อ ยฐ)


Hinotama : Huh.. padahal aku belum dapat bermain.


Saka : Jika dilihat ini agak membosankan ya.


Semuanya : (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅ‡ธ


Saka : Di kapal pesiar lumayan gabut ya.. kalau tau begini harusnya kita naik pesawat saja.


Sayon : Sudah ku sarankan tapi kau menolaknya kan?


Saka : Iya sih.


Sayon : Gak usah pake " sih " .


Saka : //menghancurkan papan catur


Semuanya : Hah-?!!!! ฮฃ(๏พŸะ”๏พŸ๏ผ›)

__ADS_1


Rai : Oi apa maksudmu?!! ๐Ÿ’ข


Hinotama : Oi Saka!!


Sayon : Kalau tidak mau mengaku kalah bilang saja!!


Saka : Huh.. ini membosankan. Kita cari permainan lain saja.


Sayon : Terus mau main apa?! jangan cuma ngomong doang.


Saka : Main apa enaknya ya..?


Raya : Astagah. Di musim dingin seperti ini kalau main diluar ruangan rasanya aneh.


Rai : Tapi, permainan didalam ruangan tidak ada yang asik.


Hinotama : Uh?


โ€œ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ โ€


๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ : ๐˜ˆ๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ


๐˜—๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ :


๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.


Hinotama : Uh?


โ€œ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ โ€


Hinotama : Apaan sih? //bergumam


Semuanya : Uh?


//beberapa orang masuk


Saka : Siapa kalian?


Hyuki : Uh? Yuika?


Yuika : Yo!


Hinotama : Hmph. Jadi kau ya?


Rai : Siapa?


Hinotama : Teman masa kecil Hyuki dulu.. di Kanagawa, dia selalu datang kerumah.


Yuika : Lama tidak bertemu ya Hyuki.


Hyuki : Lama.. tidak bertemu juga, Yuika.


Yuika : Kak Hinotama, kau terlihat lebih tinggi ya.. Hyuki sendiri agak pendek sih.


Semuanya : (ใ€‡oใ€‡๏ผ›) to the point banget!


Hyuki : ๅ‡ธ( โ€ขฬ€_โ€ขฬ )ๅ‡ธ Hei.. kalau mau menghinaku jangan disini. //intimidasi


Yuika : Hm? kenapa..? bukankah lebih baik disini..? //merendahkan


//tatapan sinis


Saka : O-oi.. apa maksud ini semua Hinotama?


Hinotama : Hyu-Hyuki, tenanglah..


Rei : Pertama kalinya aku melihat Hyuki semarah itu


Sayon : Keliatannya ada dendam pribadi.


Yuika : Ya.. aku rindu masa-masa kita bersama dulu lo Hyu-


Hyuki : Jangan berharap aku mau bernostalgia bersamamu.


Yuika : Jahat banget dah. Kak Hinotama, bujuk Hyuki dong. Hyuki itu paling nurut denganmu kan?


(ใ€‚\=๏ฝ€ฯ‰ยด\=)


Hyuki : (โ€ขห‹ _ หŠโ€ข) } tatapan Hyuki ke Hinotama.


Hinotama : Kenapa tatapanmu begitu?! ๐Ÿ’ข


Yuika : Hyuki.. kau masih saja seperti dulu ya. Payah.


Hyuki : Ha? //jengkel

__ADS_1


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2