
Wan : Langsung saja! Pertandingan keempat babak ketiga!! Dimulai!!
Wuan : Rasakan ini!! *menyerang
Saka : Masih saja ceroboh. *bersiap menyerang
*di sisi lain
Hikaru : Dasar Hideyoshi bodoh. Apa yang dia pikirkan?
Linglyng : Apa tuan Hideyoshi ingin menenggelamkan kita juga-?!
Sui : Dia sudah menghianati kita.
Kirin : Ketua, bagaimana ini?
En : Kita tidak bisa mempercayai Hideyoshi lagi.
Xio : Rasanya aku ingin membunuhnya.
Kuu : Ya, aku juga.
Rat : Jadi kita juga akan berhianat?
Zuki : Kalian itu bodoh ya?
Linglyng : Uh?!
Rat : Siapa?
Zuki : Kalian ingin berhianat?
Xio : Bukan urusanmu kan?
Zuki : Oi ketua.. aku.. ada urusan dengan putramu itu.. jadi izinkan aku untuk bertarung dengannya.
Kirin : Uh? Ketua?
Zuki : Walaupun kau tidak mengizinkan nya aku juga akan tetap melawannya.
Hikaru : Jika kau menyentuh Hyuki akan kubunuh. *dingin
Semuanya : Uh-?!
Linglyng : Apa.. apaan semua ini? aura mengerikan ketua seketika keluar?
Zuki : Dia putrimu ya,, awalnya ku pikir kau sangat kesal padanya hingga ingin-
Hikaru : Intinya jika kau kelewatan akan kubunuh. Tidak ada perlawanan. *dingin
*di tempat Rei
Rei : Arghh.. *terjatuh
Haruka : Rei! kau baik-baik saja?
Rei : *kesakitan
Haruka : Rei..
Rei : Bendungan nya.. masih jauh ya..?
Haruka : Lumayan sih..
Rei : Ayo kita lanjutkan.
Haruka : Eh? Rei?
Rei : Kita harus segera menemukannya.. Jika tidak akan ada banyak orang yang mati disini.
__ADS_1
Haruka : Baik.
Rei : Uh-?
Haruka : Ada apa Rei?
Rei : Haruka, aku minta pamflet yang tadi..
Haruka : Ini.. *memeberikan pamflet nya
Rei : Kita ada disini kan?
Haruka : Hmp. Jangan-jangan kau ingin mencari jalan pintas?
Rei : Jika memungkinkan kita seharusnya bisa melewati jalur ini.
Haruka : Rei, itu mustahil.
Rei : Kenapa?
Haruka : Karena ada tanda dilarang masuk di wilayah ini. Kita juga tidak tau apa yang ada disana.
Rei : Tapi hanya itu cara satu-satunya..
Haruka : Baiklah. Kalau Rei kesana aku juga akan kesana.. percayakan padaku.
Rei : Haruka..
*di tempat Hyuki
Asuna : Lewat sini!
Sayon : Uh-huh?! AWAS ASUNA!!!
Asuna : Uh-huh?!
Hyuki : *mendorong Asuna
*Hyuki dan Asuna terperangkap di antara bebatuan
Asuna : Hyuki?! Kau baik-baik saja?!
Hyuki : Gawat.. Sayon..
Sayon : Sial! Hyuki! Asuna! apa kalian bisa mendengar ku?!
Asuna : Iya!!
Hyuki : Sayon! kau pergilah duluan!
Sayon : Uh?
Hyuki : Kau mengingat petanya kan?! Pergilah ke bendungan di belakang arena!
Sayon :Bagaimana dengan kalian?!
Hyuki : Tidak ada waktu lagi!!
Sayon : Uh?
Hyuki : Usahakan kau mematikan peledak nya sebelum 10 menit.
Sayon : Apa-?!
Hyuki : Cepatlah!!
Sayon : *pergi
Asuna : Hyuki, tanganmu yang-
__ADS_1
Hyuki : Aku masih bisa bangkit. Rei.. mungkin dia sudah tau rencananya.. sekarang dia pasti sedang menuju bendungan di sisi lain. Kita harus cepat..
Asuna : Kau terlalu memaksakan diri kan?! Kau dicap sebagai penghianat akademi dan sekarang kau malah-?!
Hyuki : Sudahlah.. aku tidak peduli lagi.. aku hanya ingin.. menjadi seseorang yang berguna bagi orang lain.
*di arena
Raya : Apa-?! Sayon dan yang lainnya tidak kembali?!
Hidane : Mereka itu keras kepala sekali ya.. Tapi aku suka tipe wanita seperti itu sih..
Raya : Ini bukan saatnya untuk bercanda!
Rai : Mereka kemana?
Raya : Entahlah.. tadi mereka pergi ke arah sumber ledakan.
Hinotama : Uh-huh?!
Rai : Ledakan yang tadi itu?
Ryuen : Benar.
Semuanya : Uh?
Hinotama : Uh-?! Hyuki pergi bersama Sayon?
Ryuen : Lalu sekarang Shiomi dan Yachi sedang menyusul mereka.
Rai : Dasar keras kepala. Apa yang mereka pikirkan?!
*dipertarungan
Saka : Jadi kau sudah tau tentang rencana itu?!
Wuan : Ya.. seharusnya ledakan itu dimulai saat kami sudah pergi darisini sih.. Tapi sepertinya.. pimpinan kami ingin membunuh kami juga.
Semuanya : Uh?!
Wuan : Karena itulah.. ayo kita selesaikan pertarungannya sebelum ledakan selanjutnya terja-
Saka : Membosankan.*memegang kepala
Wuan : Uh-huh?!! *syok berat
Saka : Wuan.. kau sangat membosankan.
Wuan : Bagaimana bisa..? kenapa kepalaku terpenggal..?
Saka : Yang kau lakukan ini hampir membunuh nyawa adikku. Jika Sayon dalam masalah aku bisa menyiksamu lebih dalam dan lama lagi.
Wuan : Argh! *kesakitan
Wan : Pe-pemenang di ronde keempat babak ketiga adalah!! Hishiro Saka!!
(suara ledakan)
Semuanya : Uh-huh?!! *syok
Saka:Ck.
Hidane : Jika kita menang pun rasanya sia-sia saja.. tapi jika kita kalah itu akan sangat menyebalkan.
Rai : 7 kemenangan bagi para siluman, dan 6 kemenangan untuk kita.. Seharusnya pertarungan nya sudah selesai, tapi kelima pertarungan harus diselesaikan dalam sehari.
Raya : Merepotkan..
Hinotama : Mau bagaimana pun pertarungan harus tetap diselesaikan. Walaupun hasilnya sering sekalipun, pak Razor pasti sangat mengharapkan kemenangan.
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....