
*di tempat Hinotama
Haruo : Argh!! *tersungkur
Hinotama : Sudahlah Haruo, kau sudah kalah. Menyerah saja.
Haruo : Ck.
Hinotama : Kami harus memastikan semua yang ada di kapal selamat, termasuk kalian berdua.
Haruo : Kami tidak perlu-!
Hinotama : Itu hanya kata-kata orang putus asa. Aku tau kau punya bakat, Yuika juga. Jadi berhentilah melawan dan ikut dengan kami. Kita bisa bicarakan baik-baik soal akademi.
Haruo : Memangnya..
Hinotama : Ng?
Haruo : Memangnya apa yang perlu dibicarakan baik-baik?!! saudara ku..!
Hinotama : Uh!
Haruo : Saat itu.. saat itu.. *depresi
β π¬π’π¬π’π¬..!! β
Haruo : SAAT ITU..!! JIKA SAJA KALIAN DATANG!!
.
.
.
.
//SWINGG
*pedang melesat
.
.
.
.
Haruo : SEMUA SAUDARA KU TIDAK AKAN MATI!!
Hinotama : Uh!
Haruo : Bahkan.. jika saja kalian tidak melaksanakan pertandingan itu.. seharusnya saudara-saudara ku masih hidup!!
Hinotama : Uh!!
Haruo : Apa..? sekarang kau bisa bicara apa..? senior.
__ADS_1
Hinotama : Huh.. kami-
Hikaru : Pantas saja kalian lama sekali.
Hinotama : Uh-huh?!
Haruo : Uh?!
Hinotama : Kau-?! ayah?! kenapa kau disini?!
Hikaru : Menurutmu kenapa?
Hinotama : Jangan malah membalikkan pertanyaan.. sialan π’. Lagian kau ini kemari naik apa sih?! memangnya di California sudah baik-baik saja?!!
Hikaru : Urusan di California kita biarkan dulu.
Hinotama : Ha?! π’
Hikaru : Sekarang sebaiknya kita mengontrol situasi disini. Nahkoda kapal ini dikendalikan oleh alat pengendali, ini pasti ulah Yuika.
Haruo : Uh?! ketahuan-?!
Hinotama : Pantas saja jalurnya berubah.
Hikaru : Hyuki dimana..?!
Hinotama : Uh! aku tidak tau, terakhir kali dia bersama Rei.
Hikaru : Ck. Tahan dia, aku punya firasat buruk disini.
Hinotama : Uh?!
Hyuki : Tch! *mengayunkan pedang
Yuika : *menghindar. Ugh! dari belakang-?!
Hyuki : *melontarkan serangan
Yuika : Tch! *berusaha bangkit. Jadi sebegitu inginnya kau membunuhku ya..? Hyuki?
Hyuki : Jangan bercanda Yuika! memangnya ada orang yang bisa memaafkan mu?!
Yuika : Ya.. mari kita ingat-ingat dulu.. kalau aku memberitahu mereka soal tujuan mulia ku, mereka pasti mau memaafkan ku. Iya kan?
Hyuki : Kalau dipikir-pikir lagi.. kita bermusuhan dengan alasan yang aneh. *bergumam
Rei : Uh!
Hyuki : Tapi meskipun begitu.. entah kenapa.. kita seperti ditakdirkan untuk bermusuhan.
Yuika : Memang benar.. ini.. adalah takdir. *tatapan gila
*ditempat Saka & Sayon
Saka : *memukul Sayon
Sayon : Aduh! sakit.. (/β‘οΌΌ*)
__ADS_1
Saka : Dasar.. suka cari masalah.
Sayon : Kau ini beneran marah atau gimana sih? seingatku biasanya kau tidak pernah memukul ku begini.
Saka : Hmm.. menurutmu aku marah atau tidak? *mengemas alat-alat
Sayon : Marah. *bergumam
Saka : Ng?
Sayon : Hmm.. yasudahlah. Yang penting bom nya sudah ditemukan.
Hinotama : Saka?!
Saka : Uh? Hinotama?
Sayon : Uh-?! Paman Hikaru?!
Saka : Eh-? tunggu dulu Hinotama.. kau bilang paman Hikaru sedang di California kan? ( Ν Β° Ν ΝΚ Ν‘ Ν Β°)
Hinotama : Ya.. memang sih, tapi..εΈ
Hikaru : Yuika sialan, dia benar-benar ingin menjatuhkan kapal ini.
Hinotama : Ayah.. kau tau.. kenapa Hyuki dan Yuika bisa bertengkar?
Hikaru : Ya. Aku tau.
Semuanya : Uh?
Sayon : Ka-karena apa?!
Hikaru : Itu karena Hyuki tidak mau bermain dengan Yuika.
Semuanya : Eh-? (´ºβΒΊο½)
Saka : A-alasan gak jelas (γβΠ΄β)
Sayon : Masa iya cuma karena gak mau main doang?!
Hinotama : Tu anak baperan amat dah.
Sayon : Uh-! oh ya.. apa Hyuki dan Rei baik-baik saja?
Hinotama : Entahlah.. kalau Rei sepertinya masih melawan Yuika.
Saka : Bagaimana kalau Hyuki juga ada disana?
Hinotama : Uh!
Hikaru : Mungkin saja dia akan menghabisi Yuika.
Semuanya : Uh?!
Hinotama : Bohong-?! memangnya Hyuki sebegitu bencinya-?!
Hikaru : Kau tidak akan mengerti.. dia itu memang sulit dikendalikan.
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....