
Sayon : Aku pulang!
Saka : Oh, kebetulan sekali
Hinotama : Aku pikir kau akan langsung kerumah
Hyuki : Tapi kunci rumahnya oniisama yang bawa.
Hinotama : Eh-! (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅธ
Saka : Kau ini bagaimana sih..?
Sayon : Ini..
Saka : Eh? apa ini?
Hyuki : Cookies, itu gratis.
Hinotama : Kalian pergi kemana sih?
Hyuki : Ke Caffe.
Hinotama : Ohh
Sayon : ๐ขHei.. kenapa malah asal comot aja..?!
Saka : Eh? tidak boleh..?
Hyuki : Tidak pekaan.
Sayon : Sudahlah, Hyuki kekamar yuk.
Hinotama : Apaan sih maksud mereka?
Saka : Entahlah, kenapa tanya aku..?
Hinotama : Ya, siapa tau kamu tau.
Saka : Gak tau.
Hinotama : Dasar ๐ข๐ข
*dikamar Sayon
Sayon : Hyuki, kau pernah main game Samurai?
Hyuki : Tidak..
Sayon : Serius? padahal kupikir senior punya game nya.
Hyuki : Aku rasa oniisama memang punya game nya.
Sayon : Aku meminjamnya dari kakakku, game nya lumayan seru sih.
Hyuki : Kak Saka masih suka main game juga ya?
Sayon : Ya, itu wajar sih.. masa kecil kurang bahagia.
Hyuki : Eh-? (ใ๏ผโ๏ผ) kamu ngomong soal kakakmu di depan temanmu?
Sayon : Iya, habisnya dia juga ngeselin sih.. jadi males ngomong sama dia. Mending acuhin aja..
Hyuki : Nusuk banget (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅธ
*sementara itu..
Saka : Oh ya, aku ingin bicara soal paman Hikaru.
Hinotama : Eh? soal ayah?
Saka : Ya.
Sayon : Sebentar ya Hyuki, aku ambil camilan dulu..
Hyuki : Oke.
Sayon : Eh? apa lihat-lihat?
__ADS_1
Saka : Bukan apa-apa..
Sayon : Ohh.. aku ambil camilan di lemari ya.
Saka : Iya.
Sayon : Oke.
Saka : Sebaiknya kita ngobrol di balkon aja.
Sayon : Uh?
Hinotama : Terserah kau saja.
Saka : Sayon, aku ada di-
Sayon : Di balkon kan?
Saka : I-iya.. (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅธ
Sayon : Yaudah sana aja.
Saka : Huh..
Sayon : Hyuki, aku bawa camilan nya..!
Hinotama : Apa sayon gaya bicaranya memang seperti itu..? Entah kenapa aku agak tersinggung ๅธ
Saka : Itu pasti karena tidak terbiasa. Adikmu Hyuki itu polos kan?
Hinotama : Iya juga ya..
Saka : Ngomong-ngomong ya.. soal paman Hikaru, kau tau dia kemana?
Hinotama : Dia bilang mau pergi ke suatu tempat. Katanya mau menyelidiki tentang Hideyoshi.
Saka : Ini cuma rasa penasaranku sih. Kenapa tiba-tiba paman bisa berubah begitu?
Hinotama : Oh, soal itu? Entahlah.. Hyuki juga sekarang makin dekat dengannya.
Saka : Dia pasti merasa bersalah ya?
Saka : Hideyoshi masih hidup ya?
Hinotama : Tidak ada yang menyangkanya.. pada awal dimulainya pertarungan setsujin, dia tidak muncul.. bahkan aku sedikit terkejut karena mereka bisa mengumpulkan banyak siluman dengan waktu singkat. Dan juga, saat itu Hyuki juga ikut disana..
Saka : Hyuki gadis yang polos, dia gadis yang penurut, kebalikan dengan Sayon sih.. ๏ผยด๏ฝ๏ฝ). Kalau saja aku punya adik seperti Hyuki (โโธโใ)
Hinotama : Bersyukur aja kali punya adik kayak Sayon.
Saka : Tapi Sayon agak sulit diajak bicara. Ya.. mungkin karena aku tidak pernah bersamanya
Hinotama : Lagian, kamu ini kakak yang gk bertanggungjawab..!
Saka : Lah, kamu juga kan..?!
Hinotama : Eh-?!
Saka : Kamu bahkan lebih parah karena mukul, menjarain, terus bentak adik sendiri.
Hinotama : (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅธ iya sih.. tapi aku melakukannya demi kebaikan Hyuki sendiri. Sekarang sih.. kupikir Hyuki sudah mengerti dan mulai berani bicara langsung.
Saka : Tukeran adik yuk
Hinotama : Eh-? ๏ผโต๏ผ๏ผ NGAWUR..! KAMU PIKIR AKU MAU..?!! ใฝ(`ะดยด๏ผ)/
Saka : Bercanda kok.
Hinotama : Ck.
Saka : Aku yakin kau tidak akan bisa mengatasi Sayon.
Hinotama : Oi, tadi katanya mau bicara soal ayahku.
Saka : Cuma mau tanya sedikit, sebenarnya aku hanya bosan di ruang tamu.
Hinotama : Dasar kau ini. Cuacanya dingin begini ngajak tamu diem di balkon.
__ADS_1
Saka : Memangnya apa gunanya kemampuan api mu itu? Apa kau tidak bisa menghangatkan tubuhmu?
Hinotama : (๏ฟฃใ๏ฟฃ๏ผแดดแดนแดน
Saka : Ngomong-ngomong, aku jadi teringat sesuatu.. kau masih ingat saat kau pertama kali menjalankan tugas sebagai ketua OSIS?
Hinotama : Ya, saat itu kudengar kau sudah mengundurkan diri.
Saka : Sebenarnya aku ingin Rai yang menjadi ketua OSIS. Tapi.. dia menolaknya. Pada akhirnya dia sendiri yang menentukan siapa yang cocok menjadi ketua OSIS.
Hinotama : Mungkin saja dia tidak mau diberi kerjaan yang ribet. Kalau tugas wakil OSIS itu kan lebih santai, setidaknya mereka hanya bekerja saat ketua OSIS libur.
Saka : Ahahaha.. iya juga ya.
Hinotama : Tapi setelah kutelusuri, ternyata aku baru tau kalau kau adalah ketua OSIS sebelumnya.
Saka : Saat itu kau sudah bersama Hyuki ya.
Hinotama : Ya.
Saka : Sekarang berapa usia Hyuki? Seusia Sayon?
Hinotama : Tidak, sekarang Hyuki 17th.
Saka : Ohh, kau tidak mau merayakan ulang tahunnya?
Hinotama : Dia sendiri yang tidak mau dirayakan ulang tahunnya.
Saka : Eh? kenapa?
Hinotama : Katanya dia tidak suka keramaian. Alasannya bisa diterima sih.
Saka : Sayang sekali..
Hinotama : Apanya yang sayang?
Saka : Habisnya Hyuki itu masih remaja, seharusnya dia menghabiskan masa remajanya dengan perayaan ulang tahun dan juga bersenang-senang dengan temannya.
Hinotama : Memangnya di situasi seperti ini masih bisa bersenang-senang apa? ๐ข
Saka : Tentu saja bisa. Setidaknya kabulkan keinginannya, dia bisa saja membencimu suatu hari nanti.
Hinotama : Eh? Uh?
โ ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฎ๐ข๐ถ ๐ฐ๐ฏ๐ช๐ช๐ด๐ข๐ฎ๐ข ๐ด๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช๐ฌ๐ถ โ //teringat kata-kata Hyuki
Hinotama : Aku ragu dia akan membenciku.
Saka : Kenapa?
Hinotama : Tidak, bukan apa-apa. Aku mau pulang dulu.
Saka : Oh, oke.
Hinotama : Hyuki..! ayo pulang!
Hyuki : Iya! Makasih ya Sayon.
Sayon : Sama-sama.
Hyuki : Kak Saka, aku-
Saka : Oh ya kami berencana bertukar adik.
Sayon&Hyuki : ฮฃ(โะดโ) //tercengang
Hinotama : Oi!! jangan ngomong sembarangan!!
Saka : Cuma bercanda kok.
Sayon : Bercanda tapi nusuk (-"-;)
Hinotama : Ck. Kami pulang dulu..
Hyuki : Daa.. Sayon
Sayon : Daa..
__ADS_1
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....