Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S2 : #15. Pertarungan sesungguhnya


__ADS_3

"π™Žπ™šπ™‘ 𝙩𝙖𝙝𝙖𝙣𝙖𝙣 𝙠𝙀𝙩𝙖 π™Šπ™¨π™–π™ π™–-π™…π™šπ™₯π™–π™£π™œ"


Hinotama:Akan ku usahakan..


Midori:Tch! Uh-huh?!


Jin:Menghindar!


Midori:*Menghindar* gawat..


Aka:Merepotkan, awalnya ku pikir kalian memihak pada kami. Ternyata kita memang tidak bisa berteman ya


Hinotama:Uh?! Yuno?


Aka:Ohh, dia ini temanmu kan? Silahkan.. Diambil kembali.. *melempar Yuno*


Yuno:Ah! *terhempas*


Hinotama:Yuno!


Aka:Jadi kau ya? Ketua OSIS akademi Heiki. Suatu kehormatan bisa berjumpa denganmu disini


Hinotama:Begitu ya? Kau adalah anak buahnya Hideyoshi kan?


Aka:Ya, kau benar..


Hinotama:Melawan mu disini memang sangat merepotkan. Ya, aku sudah lama tidak bertarung serius sih


Aka:Terakhir kali kau bertarung saat penyerangan itu kan? *sombong*


Hinotama:Ya, kau benar.. Kalian berdua, bawa Yuno dan kembalilah ke akademi. Hubungi anggota OSIS yang lainnya *melempar kunci mobil* Pastinya di antara kalian ada yang sudah bisa mengendarai mobil kan?


Jin:Aku bisa.


Hinotama:Pergilah..


Midori:Baik!


Jin:Ayo


Aka:Kau memang pengertian ya. Menyuruh teman-teman mu untuk kembali, apa agar mereka tidak kecewa melihat kematianmu disini?


Hinotama:Heh! "Kematian ku"? Bukankah kau terbalik mengatakan nya? Ini adalah kematian mu.


(di lokasi yang berbeda)


Raya:Jadi, apa rencana kita selanjutnya?

__ADS_1


Rai:Untuk saat ini kita kembali saja ke akademi. Kita bicarakan disana saja


Raya:Rei sudah tertidur ya? Sepertinya dia sangat kelelahan


Rai:Ya, pedang itu juga menggunakan banyak tenaga. Tapi aku yakin suatu hari nanti dia bisa menggunakan nya


Raya:Kau benar..


Jin:Uh? Bukankah itu mobilnya?!


Midori:Tunggu Jin!


Raya:Uh-huh?! *berhenti mendadak*


Rei:Uh?!


Rai:Ada apa Raya?!


Raya:Uh?


Jin:Wakil ketua.


Rai:Uh?


Raya:Kalian?! Lagi-lagi?!


Rei:Uh?


Rai:Dimana yang lainnya?!


Jin:Ketua saat ini sedang bertarung melawan anak buah Hideyoshi. Yang lainnnya, kemungkinan mereka sedang bertarung melawan Rio.


Rei:Uh? niisama, kita harus ke sana!


Raya:Rei benar.


Rai:Aku saja yang kesana. Kalian kembali lah ke akademi.


Rei:Tapi!


Raya:Rei, kita serahkan saja pada aniki. Kalian naiklah, kita akan kembali ke akademi.


Jin:Baik!


Rai:Merepotkan..


(di tempat Hinotama)

__ADS_1


Hinotama:Huh..


Aka:Uh-huh?! Ah.. *terhempas*


Hinotama:Mungkin untuk anggota OSIS yang lainnya, kau adalah lawan yang imbang. Sayang sekali, kau bukanlah lawan yang imbang untukku, mau sampai kapan kau terus bertarung denganku? Tidak peduli apa yang kau lakukan, hasilnya akan tetap menjadi kemenangan ku


Aka:Jangan sombong dulu! *menendang*


Hinotama:*menahan tendangan* Masih tidak mengerti?


Aka:Uh?! Tch! Ternyata kau juga bisa bersikap kasar ya.. *sombong*


Hinotama:Aku akan bersikap kasar pada siapa pun yang membuatku kesal. Terutama masalah akademi dan juga keluargaku. Hanya karena ekspresi ku polos, belum tentu sikapku juga bisa se polos ekpresi ku.


Aka:Pertarungan sesungguhnya, baru saja di mulai! *menyerang*


Hinotama:*Menghindar*


Aka:Menarik sekali! *terus melancarkan serangan*


(di tempat Sawaki)


Sawaki:Ah.. *pingsan*


Asuka:Senior Sawaki?!


Rio:Kenapa akademi selalu saja ikut campur dalam urusan ini?! Apa kalian tidak bisa berhenti mencampuri urusan kami?! *marah dan berteriak*


Rai:Karena prioritas utama akademi adalah membasmi semua siluman yang ada


Rio:Uh?


Asuka:Wakil ketua?


Rai:Kerja bagus kalian bisa bertahan. Sisanya serahkan saja padaku


Asuka:Baik.


Rio:Wakil ketua OSIS, Ryoko Rai. Lama tidak bertemu..


Rai:Bukankah kau Rio? Aku pikir kau sudah di tahan karena perbuatan mu. Apa kau melarikan diri?


Rio:Itu demi kepentingan ku sendiri, senior.


π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό..


π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ..

__ADS_1


__ADS_2