
Nana : Apa-apaan pria ini? Seharusnya manusia tidak memiliki aura se-. *heran *berfikir
Hidane : Kenapa ekspresi mu begitu? Tenang saja.. aku tidak akan menyiksa mu kok. Tapi ya.. itu juga tergantung bagaimana cara mu bertarung nanti.
Nana : Uh-huh?! *syok
Hidane : *melesat menyerang*
Nana : Uh?! *tergores
Hidane : Kenapa reflek mu jadi melambat?
Nana : Tch. Dia benar-benar berbahaya.
Hidane : Heh..? kau takut? dimana senyuman jahat yang kulihat tadi? *menggila
Nana : *kesal. Aku tidak punya kesempatan untuk menyerang.. menyebalkan.
Hidane : Membosankan. *menjilat darah di tangannya
Nana : Argh! Sial!
Semuanya : *syok
Rei : Senior Hidane?
Raya:Dia benar-benar menggila.
Saka : Menarik sekali..
Linglyng : Nana-?
Sui : Lemah. Dia pantas untuk mati.
Linglyng : Nana tidak selemah itu!
Sui : Kau juga seharusnya mati saja.
Linglyng : Uh-?
Sui : Kau hanya siluman lemah. Siluman tidak akan ketakutan jika bertemu dengan manusia. Dasar bodoh.
Linglyng : Tch.
Nana : Aku tidak punya tenaga untuk bertarung lagi. Padahal aku tidak terlalu banyak menggunakan-! Uh-huh! Jangan-jangan-! *berfikir
__ADS_1
Hidane : Baru sadar sekarang? Ini adalah Haska, disebut juga tombak pembelah. Tapi selain membelah, dia juga akan menyerap tenaga milih lawannya.
Nana : Sudah ku duga. Dia ini berbahaya.
Hidane : Jujur saja aku tidak bisa melupakan moment dimana kau menghina kakakku. Tapi entah kenapa.. kakakku..
(13 tahun yang lalu)
" kediaman Hida cabang - Hiashi "
Hanna : Aku pulang..
Hidane : neesan?!
Hanna : Uh? Hidane?
Hidane : Tch! Sudah kuduga gadis itu adalah seorang siluman.
Hanna : Hidane.. apa yang pernah ku katakan soal balas dendam?
Hidane : Tapi-!
Hanna : Dengar ya Hidane.. manusia memang dikatakan mahkluk yang sempurna, tapi terkadang sifat mereka tidak sesempurna seperti mahkluk lainnya. Jujur saja, sifat manusia itu seperti siluman.. kadang terlihat baik, kadang juga terlihat jahat..
Hanna : Tapi itulah yang dibutuhkan dunia saat ini.. dengar Hidane, tetaplah tersenyum dan berbuat baik pada semua orang. Tidak peduli kesalahan yang mereka perbuat, maafkan saja.
(sekarang)
Hidane : Kakakku percaya, kalau tidak ada mahkluk jahat di dunia ini. Tapi karena masalah kecil kadang bisa membuat mereka menjadi jahat. Beberapa diantara mereka mungkin bisa memaafkan kesalahan orang, beberapa mungkin tidak bisa, bahkan ada yang tidak bisa memaafkannya sama sekali.
Nana : Uh?
Hidane : Aku tidak pernah memaafkan dirimu. Tapi, kakakku berkali-kali memaafkanmu.. bukankah itu tidak adil?
Nana : Ya.. kau benar juga sih.. jadi sekarang kau sudah punya alasan untuk membunuhku kan?
Hidane : Ya.. kau benar.. *tersenyum
Nana : Ternyata manusia itu.. tidak buruk juga ya..
Semuanya : Uh?
Nana : Aku jadi tertarik.. *berlutut. Silahkan.. aku menyerahkan diri..
Semuanya : Uh-?!! *syok*
__ADS_1
Siluman : Apa maksudmu?!!
Siluman : Jangan buat kami kesal!!
*kesal
Nana : Tidak perlu mendengar mereka.. lakukan apa yang harus kau lakukan.. kau tidak mau menyiksa seorang gadis kan?
Hidane : Ya.. terimakasih.. Nana.. *menyerang
๐๐๐ฉ๐ช๐๐จ๐ ๐๐๐ง๐ช๐๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ช.
๐๐๐ง๐ ๐๐๐ก๐ช๐ข๐๐ฃ ๐ฉ๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐ง๐๐ข๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐ฅ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐๐๐ก๐๐ ๐ช๐ ๐๐ฃ ๐ค๐ก๐๐ ๐๐๐ฃ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐๐๐ง๐ฃ๐ฎ๐ ๐ข๐๐ข๐๐๐ฌ๐ ๐ ๐๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ฅ๐๐๐ ๐ช๐ข๐๐ฉ ๐ข๐๐ฃ๐ช๐จ๐๐.
Semuanya : Uh?
Wan : Pertandingan pertama di babak ketiga dimenangkan oleh..! Hiashi Hidane!
Manusia : Akhirnya!
*bersorak
Siluman : Tch.
*masih kesal dengan tindakan Nana
Linglyng : Bagaimana bisa.. Nana melakukan hal itu? *syok
Raya : Hidane.
Hidane : Ohh,, ternyata Raya ya.. apa ada masalah?
Raya : Tidak, bukan apa-apa..
Hidane : Heh.. Ini pertama kalinya kau menghampiri ku lo.
Raya : Abaikan saja.
Hidane : Oke.
Ray : Kau memang hebat.. Hidane.
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....
__ADS_1