Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #18. Penyerahan diri


__ADS_3

Nana : Apa-apaan pria ini? Seharusnya manusia tidak memiliki aura se-. *heran *berfikir


Hidane : Kenapa ekspresi mu begitu? Tenang saja.. aku tidak akan menyiksa mu kok. Tapi ya.. itu juga tergantung bagaimana cara mu bertarung nanti.


Nana : Uh-huh?! *syok


Hidane : *melesat menyerang*


Nana : Uh?! *tergores


Hidane : Kenapa reflek mu jadi melambat?


Nana : Tch. Dia benar-benar berbahaya.


Hidane : Heh..? kau takut? dimana senyuman jahat yang kulihat tadi? *menggila


Nana : *kesal. Aku tidak punya kesempatan untuk menyerang.. menyebalkan.


Hidane : Membosankan. *menjilat darah di tangannya


Nana : Argh! Sial!


Semuanya : *syok


Rei : Senior Hidane?


Raya:Dia benar-benar menggila.


Saka : Menarik sekali..


Linglyng : Nana-?


Sui : Lemah. Dia pantas untuk mati.


Linglyng : Nana tidak selemah itu!


Sui : Kau juga seharusnya mati saja.


Linglyng : Uh-?


Sui : Kau hanya siluman lemah. Siluman tidak akan ketakutan jika bertemu dengan manusia. Dasar bodoh.


Linglyng : Tch.


Nana : Aku tidak punya tenaga untuk bertarung lagi. Padahal aku tidak terlalu banyak menggunakan-! Uh-huh! Jangan-jangan-! *berfikir

__ADS_1


Hidane : Baru sadar sekarang? Ini adalah Haska, disebut juga tombak pembelah. Tapi selain membelah, dia juga akan menyerap tenaga milih lawannya.


Nana : Sudah ku duga. Dia ini berbahaya.


Hidane : Jujur saja aku tidak bisa melupakan moment dimana kau menghina kakakku. Tapi entah kenapa.. kakakku..


(13 tahun yang lalu)


" kediaman Hida cabang - Hiashi "


Hanna : Aku pulang..


Hidane : neesan?!


Hanna : Uh? Hidane?


Hidane : Tch! Sudah kuduga gadis itu adalah seorang siluman.


Hanna : Hidane.. apa yang pernah ku katakan soal balas dendam?


Hidane : Tapi-!


Hanna : Dengar ya Hidane.. manusia memang dikatakan mahkluk yang sempurna, tapi terkadang sifat mereka tidak sesempurna seperti mahkluk lainnya. Jujur saja, sifat manusia itu seperti siluman.. kadang terlihat baik, kadang juga terlihat jahat..


Hanna : Tapi itulah yang dibutuhkan dunia saat ini.. dengar Hidane, tetaplah tersenyum dan berbuat baik pada semua orang. Tidak peduli kesalahan yang mereka perbuat, maafkan saja.


(sekarang)


Hidane : Kakakku percaya, kalau tidak ada mahkluk jahat di dunia ini. Tapi karena masalah kecil kadang bisa membuat mereka menjadi jahat. Beberapa diantara mereka mungkin bisa memaafkan kesalahan orang, beberapa mungkin tidak bisa, bahkan ada yang tidak bisa memaafkannya sama sekali.


Nana : Uh?


Hidane : Aku tidak pernah memaafkan dirimu. Tapi, kakakku berkali-kali memaafkanmu.. bukankah itu tidak adil?


Nana : Ya.. kau benar juga sih.. jadi sekarang kau sudah punya alasan untuk membunuhku kan?


Hidane : Ya.. kau benar.. *tersenyum


Nana : Ternyata manusia itu.. tidak buruk juga ya..


Semuanya : Uh?


Nana : Aku jadi tertarik.. *berlutut. Silahkan.. aku menyerahkan diri..


Semuanya : Uh-?!! *syok*

__ADS_1


Siluman : Apa maksudmu?!!


Siluman : Jangan buat kami kesal!!


*kesal


Nana : Tidak perlu mendengar mereka.. lakukan apa yang harus kau lakukan.. kau tidak mau menyiksa seorang gadis kan?


Hidane : Ya.. terimakasih.. Nana.. *menyerang


๐™Ž๐™ž๐™ฉ๐™ช๐™–๐™จ๐™ž ๐™—๐™š๐™ง๐™ช๐™—๐™–๐™ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™ ๐™–๐™˜๐™–๐™ช.


๐™‹๐™–๐™ง๐™– ๐™Ž๐™ž๐™ก๐™ช๐™ข๐™–๐™ฃ ๐™ฉ๐™ž๐™™๐™–๐™  ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ž๐™ข๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™–๐™ฅ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™™๐™ž๐™ก๐™–๐™ ๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ค๐™ก๐™š๐™ ๐™‰๐™–๐™ฃ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™–๐™ ๐™๐™ž๐™ง๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ฌ๐™– ๐™ ๐™š๐™ข๐™š๐™ฃ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™–๐™™๐™– ๐™ช๐™ข๐™–๐™ฉ ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™ช๐™จ๐™ž๐™–.


Semuanya : Uh?


Wan : Pertandingan pertama di babak ketiga dimenangkan oleh..! Hiashi Hidane!


Manusia : Akhirnya!


*bersorak


Siluman : Tch.


*masih kesal dengan tindakan Nana


Linglyng : Bagaimana bisa.. Nana melakukan hal itu? *syok


Raya : Hidane.


Hidane : Ohh,, ternyata Raya ya.. apa ada masalah?


Raya : Tidak, bukan apa-apa..


Hidane : Heh.. Ini pertama kalinya kau menghampiri ku lo.


Raya : Abaikan saja.


Hidane : Oke.


Ray : Kau memang hebat.. Hidane.


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....

__ADS_1


__ADS_2