Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S2 : #13. Hari ketiga -- Takakonuma Greenland Park


__ADS_3

Rei:Yosh.. Sekarang saatnya..


Rai:Kalau aku tidak salah, seharusnya disini ada anak buah Hideyoshi. Di tempat seluas ini, pastinya ada 1 atau mungkin 3 siluman level 4. Jika secara kebetulan kami bertiga bertemu dengan anak buahnya, mungkin itu lebih baik daripada harus melawan 2 siluman sekaligus


(di sisi lain)


Rei:Taman bermain ini di tutup 2 tahun setelah di bangun. Alasan di tutupnya taman bermain ini juga belum di ketahui dengan jelas. Tapi banyak rumor yang beredar kalau taman bermain ini banyak memakan korban, entah itu karena kesalahan teknisi atau karena campur tangan dari siluman, itu masih belum pasti. Uh-huh?! *menoleh ke arah belakang* Apa? yang barusan lewat? Uh?! *menghindar*


Kei:Wah.. Wah.. Siapa yang ada disini?


Rei:Uh?! Gadis ini.. Auranya sangat kuat, apa dia siluman level 3?


Kei:Heh! *sombong*


Rei:Tidak, dia lebih kuat. Mungkin kah, level 4? Sebelumnya niisama pernah bilang kalau siluman level 4 adalah siluman yang lebih kuat daripada siluman yang waktu itu menyerangku


Kei:Uh? Kau? Apa kau temannya gadis bernama Hyuki itu?


Rei:Uh-huh?! Bagaimana bisa dia tau soal Hyuki? Apa mungkin, dia tau dimana Hyuki?


Kei:Ya, tidak salah lagi. Jika aku membunuhmu disini, apa mungkin Hyuki akan marah? Atau ekspresi nya biasa saja? *merendahkan*


Rei:Kau tau dimana Hyuki?


Kei:Hah? Tentu saja aku tau. Dia ada di markas kami..


Kei:Uh? Hyuki, ada di tempat kalian?


Kei:Kau benar. Ngomong-ngomong kau sangat polos ya. Berbeda dengan Hyuki yang super dingin itu. Aku ragu kenapa kalian bisa berteman, kau sendiri pasti membencu Hyuki kan?

__ADS_1


Rei:Kau salah.. Aku dan Hyuki adalah teman. Aku tidak pernah membenci temanku *polos*


Kei:Kau benar-benar menarik ya. Aku jadi tertarik denganmu *sombong*


(di sisi lain)


Raya:Uh-huh?! *menghindar*


Azari:Uh?! Meleset!


Raya:Baru kali ini aku melihat siluman yang menyerang secara meleset. Apa kau kurang istirahat?


Azari:Uh-huh?! Ah! *terhempas*


Raya:Sekarang kau tidak bisa bergerak lagi. Katakan apa rencana kalian sebenarnya.


Azari:Hahahaha! *tertawa licik* Kami tidak punya rencana apa pun. Ah! *dipukul*


(di tempat Rai)


Rai:Jadi, kau ingin bertarung denganku?


Ayano:Tugas kami adalah menghadang kalian. Kemungkinan rekan ku sudah bertarung dengan rekan mu yang lainnya.


Rai:Ha? "rekan"? Mereka bukan rekanku.


(hembusan angin)


Rai:Tapi.. mereka adalah adik-adikku. *menyerang*

__ADS_1


Ayano:Ah! *terhempas* Tch! Sial! *membalas serangan*


Rai:Kau boleh juga. Tapi masih belum cukup kuat.


Ayano:Tch! Dia adalah salah satu OSIS, merepotkan sekali harus berhadapan dengannya. Uh-huh? Ah.. *muntah darah*


Rai:Aku ingin bertanya 1 hal padamu, soal rencana kalian.


Ayano:Tidak akan ku beritau..


Rai:Jika kau memberitahu ku, aku tidak akan menyiksamu disini, kau juga tidak perlu merasakan sakit


Ayano:Tch! Jangan remehkan aku! *menyerang* Uh?!


Rai:*menahan serangan*


(di tempat Rei)


Rei:Uh-huh? *menghindar*


Kei:Uh?! Apa?! *menghindar*


Rei:Huh.. huh.. huh.. *kelelahan*


Kei:Kau sudah memasang jebakan ya? Seperti yang dikatakan ketua kau memang sangat cerdas ya. Meskipun tidak terlalu pandai bertarung.


Rei:Kau tau ya? Sepertinya kalian sudah mendapatkan informasi tentang kami lebih lanjut..


Kei:Kau benar. Tapi, hanya dengan kecerdasan mu itu belum tentu kau bisa mengalahkan ku. Dengan kemampuan berpedang ku, kita lihat sampai mana kau bisa bertahan! *menyerang*

__ADS_1


π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό..


π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ..


__ADS_2