
"๐๐๐๐๐๐ข๐๐ฃ ๐๐ฎ๐ค๐ ๐ค"
Raya : Aku pulang!
Pelayan : Selamat datang Tuan..
Raya : Rei ada di kamarnya?
Pelayan : Iya, nona sedang istirahat..
Raya : Begitu ya.. aku masuk Rei. *membuka pintu
Rei : Uh? Niisan?
Raya : Bagaimana kondisimu?
Rei : Sudah membaik kok, tadi nenek sudah merawatku.
Raya : Begitu ya? Kalau kau tidak bisa berjaga lagi jangan di paksa.
Rei : Tidak, aku masih bisa kok..
Raya : Rei.. tidak perlu khawatir, sekarang kita adalah saudara, aku yang akan menanggung kelulusan mu.
Rei : Tapi niisan tidak perlu sampai sebegitu nya, aku sudah membaik jadi tidak perlu khawatir lagi.
Raya : Kau ini..
Rei : Uh? Benar juga.. niisan..
Raya : Hm?
Rei : Saat ini.. berapa point yang Niisan miliki?
Raya : Kenapa bertanya soal itu?
Rei : Uh? Aku hanya penasaran saja kok, hanya itu..
Raya : Oh. Ini.
Rei : Uh?
" 3.500.450 "
Rei : 3 juta?!
Raya : Ini belum seberapa, aniki lebih banyak daripada diriku, belum lagi Ketua OSIS.
Rei : Hebat.. saat lulus nanti, point itu bisa di tukar dengan uang bukan?
Rai : Ya.
Raya&Rei : Hih!
Raya : Uh? Oh, kau sudah pulang Aniki?
__ADS_1
Rei : Selamat datang niisama..
Rai : Ya.. Rei, apa kau tertarik bergabung dengan OSIS?
Rei : Uh?
Raya:Benar juga, tahun depan aku sudah lulus sih.
Rei : Tapi, saat ini aku belum bisa mengalahkan siapa pun.. OSIS tidak selemah saat Ujian pertandingan itu.. maaf.
Raya : Bagaimana lagi? Aniki dan senior Hinotama sudah memegang jabatan OSIS lebih dari 5 tahun.
Rai : Tapi jika aku yang memasukan mu beda lagi ceritanya.
Rei : Uh? Tidak bisa begitu, aku tidak bisa hanya bergantung pada kalian. Aku ingin berjuang sendiri, aku akan mendapatkan posisi OSIS dengan caraku sendiri.
Raya : Kau hebat ya.. *memegang kepala Rei. Ya kan aniki?
Rai : Ya..
Raya : Oh ya, mumpung aniki ada disini kenapa kau tidak tanyakan soal point nya?
Rei : Uh?
Rei : Point?
Rei : Etto, tadi aku hanya penasaran saja jadi..
Rai : Ini.
" 25.000.000.500 "
Rei : Banyak sekali (โโธโใ)
Raya : Rei, berapa point mu sekarang?
Rei : Eh! Maaf, aku masih sangat sedikit..
Raya : Bohong, saat itu ada nama mu di daftar siswa dengan point terbanyak di masing-masing kelas..
Rei : Tapi kelas ku berada paling bawah kan?
Rai : Raya, lihat.
Raya : Uh?
Rei : Niisama?! Tunggu!
Raya : Heh..
" 200.000 "
Rei : Maaf.
Raya : Kenapa malah meminta maaf? Ini lumayan banyak lo.
__ADS_1
Rei : Itu aku dapat dari hasil voting waktu itu, jadi itu hanya-
Rai : Rei, itu bukan kebetulan. Itu adalah hasil dari usaha mu sendiri, mengerti?
Rei : Maaf.
Raya : Lagi-lagi minta maaf?
Rei : ( อ ยฐ อ อส อก อ ยฐ)
Raya : Eh? Apa-apaan ekspresi mu itu? Ini pertama kalinya lo.
Rei : Bukan apa-apa.
Raya : Karena aniki sudah disini, aku pergi ke kamar dulu.
Rei : Iya.
Rai : Huh.. *menyender di bahu Rei
Rei : Niisama?
Rai : Biarkan aku begini, hanya sebentar saja..
Rei : Aku tidak masalah kok..
Rai : Apa kau menyukai seseorang?
Rei : Uh? Etto, saat ini tidak sih.. karena aku belum tertarik dengan hal itu.
Rai : Benarkah? Aku dengar banyak Siswa yang menyukaimu, tapi belum ada yang menyampaikan perasaan nya padamu.
Rei : Eh?? Serius?
Rai : Ya, aku mendengarnya sendiri kok.
Rei : Syukur lah mereka belum menyampaikan nya, aku takut mereka akan tersinggung saat perasaan mereka ku tolak.
Rai : Ada saat nya kau harus bersikap baik dan ada saatnya kau harus bersikap normal, aku pikir Raya sudah memberitahumu?
Rei : Uh? Memang sih, tapi..
Rai : Wajar saja jika kau menolak seseorang, mungkin mereka akan merasa sedih, tapi itu tidak akan lama.
Rei : Apa benar begitu?
Rai : Ya, aku akan membawakan makan malam mu ke kamar nanti. Istirahat saja dulu.
Rei : Iya.
...๐๐๐ข๐๐๐ง๐๐ฉ๐๐๐ช๐๐ฃ!...
๐๐ฅ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐จ๐๐ฉ๐๐๐ฅ ๐๐๐ง๐ ๐ ๐ช๐ข'๐๐ฉ, ๐๐๐๐ฉ๐ช, ๐๐๐ฃ ๐๐๐ฃ๐๐๐ช..
๐๐๐ก๐๐ช ๐๐๐ ๐ ๐ง๐๐ฉ๐๐ ๐๐๐ฃ ๐จ๐๐ง๐๐ฃ ๐๐๐จ๐ ๐๐ ๐๐ค๐ข๐๐ฃ๐ฉ, ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ก๐๐ ๐ ๐๐ช๐๐..
__ADS_1
๐๐๐๐ฃ๐ ๐จ..