Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S2 : #19. Tahanan : Hida Hyuki


__ADS_3

Raya:Apa kau baik-baik saja Rei?


Rei:Iya, tapi Hyuki.


Raya:Uh?! Dia disini?!


Kuro:Kebetulan sekali ya. Ada yang ingin ku tanyakan pada kalian berdua, Ryoko bersaudara. Siapa di antara kalian yang sudah membunuh saudara ku?


Semuanya:Uh?


Hyuki:Bodoh! Ah.. *kesakitan*


Rei:Hyuki!


*terkena peluru di bagian tangan lagi*


Kuro:Rasanya sakit kan? Di saat kau tersiksa, rasanya kau ingin langsung mati tapi kau tidak bisa mati. Pasti kau sangat kesakitan.


Hyuki:Tch!


Hinotama:Aku yang membunuh saudara mu!


Semuanya:Uh?


Hyuki:Uh-huh?


Raya:Ketua?


Rai:Ini ulahmu?


Hinotama:Benar. Besar juga nyalimu karena berani datang ke akademi ini, Hyuki.


Kuro:Bukan dia yang mau kemari! Aku yang mengajaknya agar kalian segera keluar! *kesal*


Hinotama:Berisik!


Semuanya:Uh-huh?!


Rei:Aura ini, menakutkan sekali..


Rai:Dia benar-benar marah *dingin*


Hyuki:Uh?


Hinotama:Aku sedang bicara dengan mantan siswa di akademi ini, bukan denganmu.


Kuro:Beraninya kau mengabaikan ku!! *marah dan kesal* Rasakan ini!! *menyerang*


Hinotama:*menghindar*


Kuro:Ah!


Hinotama:Pergilah.. Ke tempat saudara mu.. *menginjak Kuro*


*Kuro sudah mati*

__ADS_1


Hyuki:Uh-huh? Ku.. ro?


Konan:Kau diamlah.


Naka:Jika bergerak kau hanya akan terluka lebih parah.


Hidane:Kau terpaksa ikut dengan kami. Menyerah saja..


Rei:Tunggu! Uh?


Raya:Jangan ikut campur Rei, ini bukan urusanmu. Mengerti?


Rei:Tapi Hyuki..


Rai:Rei! Kau mau mendengar kan kami kan?


Rei:Maafkan aku..


Hinotama:Bawa dia, obati lukanya *dingin* *pergi*


(setelahnya)


"π™Žπ™šπ™‘ 𝙏𝙖𝙝𝙖𝙣𝙖𝙣 -- π˜Ώπ™–π™šπ™§π™–π™ π˜Όπ™ π™–π™™π™šπ™’π™ž π™ƒπ™šπ™žπ™ π™ž"


Konan:Seharusnya lukamu diperiksa. Bagaimana jika makin parah?


Hyuki:Sudah lah, tidak perlu mengkhawatirkan ku.


Konan:Ini perintah dari ketua, jangan sampai dia sendiri yang turun tangan. Lalu, besok kau akan di sidang karena perbuatan mu, setidaknya kau harus istirahat yang cukup *khawatir*


Hyuki:*terdiam*


(setelahnya)


Polisi:Kau mendapatkan tamu..


Rei:Hyuki, kau baik-baik saja?


Hyuki:Rei, maaf karna sudah membuatmu terluka.. Maafkan aku..


Rei:Tidak perlu membahas itu lagi. Ngomong-ngomong, tentang besok..


Hyuki:Aku akan disidang kan? Konan-senpai sudah memberitahu ku..


Rei:Tapi, kenapa kau setenang ini?


Hyuki:Karena ini memang salahku


Rei:Tapi.. *terpotong*


Hyuki:Rei, bukankah kau dilarang kemari?


Rei:Uh? Soal itu.. Aku pikir kau kesepian jadi..


Hyuki:Aku lebih suka sendirian..

__ADS_1


Rei:Uh?


Hyuki:Tidak ada yang menganggumu, menindas mu, atau bahkan mengejekmu.. Sendirian itu, sangat menyenangkan bukan?


Rei:Sendirian?


(Teringat masa lalu nya)


Raya:Dasar! Kenapa ponsel nya tidak bisa di hubungi?! Padahal sudah di larang masih saja melawan!


Rai:Di usia seperti itu wajar saja dia egois..


Rei:Sendiri itu tidak menyenangkan.. Manusia bukan lah mahkluk yang bisa hidup sendirian! Mengerti?!


Hyuki:Baru kali ini aku melihatmu marah begitu.. Atau cuma perasaan ku saja..


Rei:Uh? Hyuki, ambil kembali..


(memeberikan Liontin Hyuki)


Hyuki:Kenapa kau masih menganggap ku sebagai temanmu? Apa kau bodoh?


Rei:Aku memang bodoh, karena itulah aku memberikan liontin ini padamu.. Kita ini teman kan?


Hyuki:Uh? Teman?


(Membekukan ruangan)


Rei:Uh?!


Polisi:Apa-apa an ini?!


Rei:Hentikan Hyuki!


Hyuki:Uh-huh?! Apa yang aku perbuat? Kenapa aku?


Raya:Uh?! Rei?!


Rai:Uh?!


Hyuki:Aku.. Tidak bermaksud.. Kenapa kemampuan ku keluar tiba-tiba?


Rai:Urus dia, ayo kita pulang..


Rei:Tunggu, aku belum.. Uh-huh?!


(Tamparan)


Raya:Aniki?! Apa yang kau lakukan?!


Rai:Pulang.. Sekarang juga..


Rei:Maaf..


Hyuki:Jika dia tau apa yang ku lakukan, dia pasti akan marah.. Dia pasti akan memukul ku lagi..

__ADS_1


π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό..


π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ..


__ADS_2