
/////////////////////////////////////////////////////////////
Yuika : Aku dengar kau sempat ikut turun tangan dalam setsujin. Tapi ya.. sayangnya kau ada dipihak siluman. Selain itu.. oh!
Rei : Uh?
Yuika : Kau lawan Hyuki waktu itu kan?
Rei : Eh? iya.
Yuika : Kalian berdua bisa seri begitu, kenapa?! bukankah kau punya kesempatan untuk mengalahkan Hyuki..?!
Rei : Itu..
Sayon : Oi.. kau ini siapa sih?! Jangan malah ngajak berantem.
Yuika : Eh? memangnya aku terlihat seperti mencari rusuh ya?
Saka : Ξ£ Sadar diri kek bego! *berfikir *tercengang
Hyuki : Sudahlah.. aku mau kembali.
Hinotama : Eh? Tunggu Hyuki.
Yuika : Pfft. Ada yang mencoba kabur nih.
Hinotama : Oi! π’
Hyuki : Sebenarnya kau mau apa?! *menarik kerah baju Yuika
Hinotama : Tung-. Ck. Hyuki.
Yuika : Agresif banget sih.. itu sebabnya aku.. sangat.. membencimu.
Hyuki : *melepas genggamannya.
Hinotama : Ya.. Hyuki.. sebaiknya kita kembali saja. Akan kubelikan camilan untukmu..
Yuika : Kak.. kau terlalu baik padanya tau. Ini urusan kami berdua, jadi tolong jangan ikut campur.
Hyuki : Hmph. Dasar babi.
Semuanya : Eh-? οΌβ΅οΌοΌ
Yuika : A-apa katamu..?!!
Hyuki : Tampangmu itu seperti babi tau.
Yuika : Beraninya kau-!! π’π’
Hinotama : Yuika, kenapa kau ada disini?
Yuika : Hmm.. ya.. kau tau kan Hinotama oniisama.
Hyuki : Siapa yang mengizinkanmu memanggil oniisama?!!
Hinotama : Sudahlah Hyuki..
__ADS_1
Yuika : Sejak akademi ditutup aku merasa bosan.. karena posisi akademi yang kurang baik, jadi akademi ditutup.. kenapa ya..? kalau begitu para murid jadi merasa senang karena dirumah.
Rei : Akademi sudah dibuka kembali.
Yuika : Eh? benarkah?
Raya : Makanya jangan asal ngomong.
Yuika : Tapi kenapa kalian disini?
Rai : Liburan tau!
Yuika : Ohh.. begitu ya.. jadi kalian perlu healing juga ya?
Sayon : π’
Rei : Kalau tidak salah.. dia adalah murid kelas 2 yang dulu pernah hampir mengalahkan senior Konan. Dia.. Ruri Yuika. *berfikir
Yuika : Hmph.. andaikan dulu aku menjadi anggota OSIS, kau pasti tidak akan berani menunjukan wajahmu lagi.
Hyuki : Aku sudah keluar dari akademi, memangnya kenapa..?
Semuanya : Uh?
Hinotama : Yuika sudah hentikan. Kau selalu saja memprovokasi orang lain, hanya karena ayah mempercayai mu jangan malah bersikap seenaknya.
Yuika : Huh.. maaf saja ya.. aku tidak bermaksud begitu kok. Nah.. kalau begitu Hyuki, sampai ketemu besok.
Hyuki : Uh?!
Saka : Besok?
Yuika : Kita bertemu di kasino besok ya.
Hyuki : Uh?
Yuika : Kalau mundur kuanggap kau pecundang. Te-ehh π€ͺ
Hyuki : π’π’
Saka : Tu cewek ngeselin banget dah!
Sayon : Kenapa dia datang dan pergi seenaknya saja?!
Raya : Dikira ni kapal punya neneknya apa?!
Rai : Orang gak jelas.
Rei : (´ºβΒΊο½) kenapa tiba-tiba jadi saling sindir..?
Sayon : Hyuki, kau mau-?
Hyuki : Tentu saja.
Sayon : Eh?
Hinotama : Oi.. kita kesini untuk-
__ADS_1
Hyuki : Aku benci gadis itu. π’
Hinotama : Iya.. aku mengerti kok. Tapi..
Hyuki : Oniisama lebih memilih dia sebagai adik?!!
Hinotama : Eh-?! Ξ£(οΎΠοΎοΌ)
Saka : Naa ayo.. kau menyakiti perasaan Hyuki tau.
Rai : Gak mikir dulu kek. Dasar.
Hinotama : Tu-tunggu dulu Hyuki.. aku tidak bermaksud begitu.
Hyuki : Aku mau kembali. //pergi
Hinotama : (γoγοΌ)
Sayon : Ahh.. Hyuki, kau lupa donat-
Rei : Hyuki terlihat sangat sedih.
Sayon : Itu karena gadis brengsek itu! π’
Raya : Senior.. bicarakan dulu dengan Hyuki.
Hinotama : Huh.. Hyuki itu baperan amat sih.
Saka : Adik perempuan memang begitu kok.. apalagi kalau punya kakak laki-laki. Biasanya dia lebih mudah baperan.
Rai : Ha?! kata siapa?!
Saka : Ayolah.. aku sudah biasa mengurus adik-
Sayon : Idih najis.
Saka : Sayon sendiri baperan kok, bahkan lebih parah daripada Hyuki.
Sayon : Ha?!! aku tidak seperti itu..!
Saka : Tuh kan.
Sayon : Uh!
Rei : Sayon.. jangan dibawa ke hati dong.
Sayon : Tch!
Saka : Jadi permainannya terpaksa kita hentikan ya.
Sayon : Kalau direncanakan pasti hancur.
Rei : Iya juga.
Hinotama : Huh.. kalau begitu aku duluan.. aku mau menemui Hyuki.
Saka : Oke. Daa..
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....