
*setelahnya..
(*setelah beberapa saat berkeliling)
Hinotama : Yaampun.. aku tidak menemukan apapun.
Rai : Apa ini? tidak ada yang bisa kita temukan disini.
Raya : Tapi Rei dan yang lainnya masih belum kembali.
Hinotama : Iya juga, mungkin mereka menemukan sesuatu.
Saka : Jadi paman Hikaru, sebenarnya apa yang kau ketahui tentang tempat ini?
Hikaru : Akan sulit untuk menjelaskannya, sebaiknya kita tunggu yang lainnya tiba setelah itu baru akan ku jelaskan.
Saka : Cihh.. kalau begitu tinggal hubungi saja mereka apa susahnya.
Hikaru : Jangan.
Saka : Eh?
Hikaru : Jangan sampai ada getaran, beberapa tempat disini sangat sensitif terhadap getaran. Kita juga tidak tau mereka berkeliling dimana.
Hinotama : Apa tempat ini di design seperti itu?
Hikaru : Ya. Untuk menghindari adanya narapidana yang kabur, dan juga untuk mengungkap soal siluman yang ada disini.
//getaran telfon
Raya : Uh? Rei menelfon
Hinotama : Tunggu dulu, tadi ayah bilang tidak boleh ada getaran kan?!
Hikaru : Aku bilang di area tertentu. Kemungkinan saat ini dia ada di area aman.
Hinotama : Ck.
Raya : Halo Rei?
Rei : Oh, niisan.
Raya : Ada apa?
Rei : Bisa cepat datang kesini?!
Raya : Uh?!
.
.
.
.
.
.
*setelahnya.
Hinotama : Uh!
Rei : Uh?
Raya : Ini.. apa?
Rei : Aku tidak tau, di batu itu menggunakan aksara china.
Hinotama : Boleh dipindahkan?
Hikaru : Ya.
__ADS_1
//Hinotama dan Rai memindahkan batu tersebut
Hikaru : Uh?!
Hinotama : Pintu?
Sayon : Pintunya terlihat sudah sangat tua, bahkan gemboknya juga sudah berkarat. //mencoba menghancurkan gembok. Eh?
Saka : Tidak bisa dibuka?
Sayon : Bohong kan? padahal gemboknya sudah hancur.
Rei : Atau mungkin karena pintunya yang macet?
Raya : Bisa jadi.
Rai : Tidak bisa kita hancurkan saja?
Hikaru : Tidak tunggu.
Semuanya : Uh?
Hikaru : Hyuki dan Yuika.
*disisi lain..
Yuika : Kau tau kalau tanaman seperti itu bisa saja beracun kan?
Hyuki : Ya aku tau, karena itulah bantu aku mencabutnya.
Yuika : Heh. Untuk apa aku membantumu mencabutnya? aku bisa saja terkena racun dari tanaman jamur itu.
Hyuki : Apa kau tidak mengerti juga?! π’ Dengar.. tanaman ini bukan sembarang tanaman, kau pasti tau kalau ini adalah pohon siluman kan?!
Yuika : Uh! Ha?
Hyuki : Eh? Jangan bilang kau tidak tau..
Yuika : Kalau iya kenapa?
Yuika : Bagaimana kau bisa tau kalau ini pohon siluman?
Hyuki : Aku pernah membacanya di perpustakaan. Jamur dengan tinggi 10 cm, berwarna biru juga memiliki bintik ungu. Seperti bisa ular.
Yuika : Lalu?
Hyuki : Kalau yang kubaca, dikatakan kalau jamur ini hanya hidup saat ada bangkai siluman tingkat tinggi yang mati.
Yuika : Maksudmu siluman level 5?
Hyuki : Ya.
Yuika : Jadi kemungkinan ada siluman level 5 yang mati disini?
Hyuki : Itu baru kemungkinan sih. Tapi mungkin ada baiknya kita cari info nya di internet. Uh?!
Yuika : Tidak ada sinyal?
Hyuki : Bo-bohong kan?! bukankah daerah ini masih bisa diakses oleh jaringan?
Yuika : Ya, seharusnya masih bisa.
//terdengar suara menggeliat
Hyuki : Uh-huh!!
Yuika : Uh?!
Hyuki : *berbalik. Uh-huh!!!
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Chishou : Jadi begitu ya. Ya, memang benar batu itu sudah lama ada disana. Sejak pertama kali aku ditugaskan disini, aku langsung tertarik dengan batu itu. Di batu itu tertulis aksara kuno yang dipercaya memiliki arti sebuah mantra. Karena tidak ingin mengusik keyakinan dan juga ingin mengurangi resiko, akhirnya kami membiarkan batu itu.
Hinotama : Apa sebelumnya pernah ada yang memindahkannya?
Chishou : Ya. Ada 1 orang narapidana yang mencoba untuk memindahkannya, tapi.. keesokan harinya dia menderita gangguan jiwa dan akhirnya kami pindahkan ke ruangan khusus.
//di tempat tahanan..
Rai : Dia?
Chishou : Ya. Sebenarnya ada 1 hal juga yang janggal mengenai batu itu.
Raya : Apa itu?
Chishou : Karena batu itu yang tempatnya berdekatan dengan sel 14D membuatnya terlihat sangat menyeramkan. Ada 1 kepercayaan kalau tahanan yang mati di sel 14D karena adanya batu misterius itu.
Hikaru : Hinotama, coba kau hubungi Hyuki.
Hinotama : Sudah kucoba tapi dia tidak menjawab. Ponselnya diluar jangkauan.
Hikaru : Uh?!
Rei : Diluar jangkauan?! tapi tadi Hyuki membawa ponselnya kan?
Sayon : Sinyalnya juga masih bagus, atau mungkin ponsel Hyuki kehabisan baterai?
Hikaru : Bagaimana dengan Yuika?!
Haruo : Aku sudah mencoba menghubungi nona sebanyak 3 kali, semuanya tidak terjawab.
Chishou : Kalau begitu kita bisa melihat rekaman CCTV di daerah sini.
*diruang CCTV
Hikaru : Putar ulang dari awal kita berpencar
Raya : Ya.
Hikaru : //memperhatikan
Sayon : Mereka pergi cukup jauh.
Raya : Uh? hilang? hanya sampai segitu?!
Rei : Uh! niisan, coba ulang videonya.
Raya : Eh? bagian mana?
Rei : Putar saja.
Raya : Oh, okee..
Rei : Hentikan.
Raya : Uh?
Rei : Itu.. ponsel milik Hyuki kan?
Hinotama : Coba kulihat. Uh! iya, ada gantungan yang ayah berikan.
Hikaru : Kita harus memeriksa tempat itu.
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
__ADS_1
...πππΌππππΉπΉ.....