Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S5 : #5. Berkeliling #2


__ADS_3

*setelahnya..


[ Rei&Sayon


Sayon : Disini tidak begitu bagus sih, juga lumayan kotor


Rei : Iya, tapi paman Hikaru bilang kita harus berkeliling


Sayon : Syukurnya kali ini aku tidak bersama kakak


Rei : Y-ya..


Sayon : Hei.. ngomong-ngomong kita cuma keliling saja?


Rei : Kata paman tadi, kalau merasakan sesuatu yang aneh langsung hubungi dia


Sayon : Memangnya ada yang aneh?


Rei : Entahlah.. sejauh ini tidak ada.


Sayon : Oh ya Rei, apa menurutmu Hyuki belakangan ini sedikit pendiam?


Rei : Eh?


Sayon : Semenjak dari kapal pesiar itu, Hyuki terlihat pendiam.


Rei : Ya, aku juga berfikir begitu. Tapi aku rasa itu karena paman Hikaru


Sayon : Paman Hikaru? Hmmm.. iya juga ya, Hyuki itu anak yang penurut


Rei : Ngomong-ngomong Sayon, kenapa kau memotong rambutmu?


Sayon : Eh? ini? O-ohh.. ya.. *teringat adiknya


Rei : Hm?


Sayon : Sebenarnya ya.. aku begini karena depresi.


Rei : Eh? depresi? kenapa..?


Sayon : Kamu tau, kalau aku sebenarnya punya adik laki-laki


Rei : Adik laki-laki? tapi aku pikir kalian hanya..

__ADS_1


Sayon : Iya juga ya.. adikku itu.. siluman.


Rei : Uh?! Adikmu.. siluman?


Sayon : Adikku sangat tidak cocok dengan niisan, niisan juga pernah bertarung dengannya. Bisa dibilang alasan utama kenapa keluarga Hishiro hancur.. adalah karena adik laki-laki ku.


Rei : Bohong kan? kenapa adikmu bisa begitu?


Sayon : Entahlah. Belakangan ini aku kembali memimpikannya, aku merasa takut saat bersamanya. Sejak kecil aku selalu tidur dikamar niisan, itupun untuk menghindar darinya.


Rei : Adikmu itu.. orang yang seperti apa?


Sayon : Dia anak yang ceria, menurutku dia lumayan licik. Kalau niisan biasa memanggilnya dengan sebutan jahat dan kejam.


Rei : Aku baru tau senior Saka orang yang seperti itu


Sayon : Ya kan? dia itu sebenarnya sulit untuk dimengerti. Sejujurnya dia tidak semanja dan se humoris sekarang. Karena itulah aku agak heran saat dia kembali, sifatnya berubah drastis.


Rei : *tersenyum. Sayon pasti senang punya kakak seperti senior Saka ya.


Sayon : Ya. Aku sangat senang.


*disisi lain..


Saka : *senang. Ahhh.. entah kenapa rasanya sekarang aku jadi sangat bahagia.


Hikaru : Berisik jangan ngoceh


Saka : (Β΄ο½₯Ο‰ο½₯`) kau selalu saja bicara seperti itu paman. Sekarang aku mengerti kenapa kau cocok dengan Hyuki.


Hikaru : Ha?!


Saka : Habisnya Hyuki itu pendiam, jadi dia tidak banyak bicara. Kau pasti menyukai anak seperti-


Hikaru : Berisik πŸ’’


.


.


[Hinotama&Rai


Rai : Ck. Ayahmu benar-benar tidak sabaran sekali, sama seperti anaknya.

__ADS_1


Hinotama : Ha?! justru aku lebih sabar darinya.


Rai : Aku tidak percaya.


Hinotama : TerserahπŸ’’


Rai : Tapi kalau dilihat-lihat disini cocok untuk dijadikan arena bertarung.


Hinotama : Jangan bilang kau mau menggunakannya untuk Akademi.


Rai : Jangan bodoh. Jika lalai bisa-bisa terjadi peperangan antara Jepang dan Amerika. Terlebih lagi tempat ini sudah dijadikan penjara khusus.


Hinotama : Ternyata kau cukup bijak ya.


Rai : Kau saja yang kurang bijak.


Hinotama : Sudah dipuji malah menghina πŸ’’


[Raya&Haruo


Haruo : Jadi begitu, pantas saja kau terlihat berbeda dengan kakakmu.


Raya : Aku tidak seegois dia.


Haruo : Jadi kau mengakui kalau kakakmu itu egois?


Raya : Ya.


Haruo : Begitu. Jadi, kita hanya akan diam disini saja, atau ikut berkeliling?


Raya : Biarkan saja. Tempat ini sangat kecil, lagipula yang lainnya sudah berkeliling. Ada baiknya jika kita diam saja disini, menunggu mereka.. sekaligus berjaga.


Haruo : Hmph. Terserahlah.


[Hyuki&Yuika


//tidak bicara sepatah katapun_-*


(*semuanya untuk menghindari adanya cek cok atau pertengkaran)


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....

__ADS_1


__ADS_2