
*keesokan harinya..
Rei : Huh.. yosh. Aku siap.
Raya : Yang benar saja.. kita harus berangkat sepagi ini?
Rai : Mau bagaimana lagi, lagipula yang memimpin itu ayahnya Hinotama.
Raya : Iya juga sih. Aku masih ngantuk
Rai : Kan bisa tidur di jalan nanti.
Raya : Iya juga ya.
Rai : Yaudah yuk pergi.
Rei : Iya!
Raya : Osu!
(*setelahnya..)
Raya : εΈ
Rai : Kayaknya bukan kamu doang yang ngantuk.
Raya : Iya deh kayaknya
Hyuki : Oniisama aku masih mengantuk.
Hinotama : Salahin ayah lah. Kenapa kita berangkat sepagi ini sih? Udah tau anaknya kemarin begadang.
Hikaru : Itu salah kalian kan? Lagipula kalau kalian niat pasti gak bakal ngantuk. Bego.
Semuanya : Eh-!! π’
Sayon : Jadi.. untuk ke pulau Alcatraz itu.. berapa lama?
Hikaru : 14 menit.
Semuanya : Ha?!! π’π’
Saka : Toh kenapa berangkat sepagi ini?!! π’
Hikaru : Karena waktunya cuma sampai jam 12 siang. Memangnya kalau berangkat jam 8 bisa dapat informasi?
Hinotama : Memangnya kalau berangkat jam 4 pagi bisa dapat informasi?!
Hikaru : Aku jelasin lagi nanti. Sekarang naik ke mobil.
Hinotama : Tunggu dulu!! ayah yang nyetir?!
Hikaru : Terus? kamu mau nyetir?
Rai : Mendingan kamu aja.
Hinotama : Ogah!
Hikaru : Aku sudah memesan 2 mobil, kalian berdua ikut dengan kami.
__ADS_1
Yuika : Ck.
Hikaru : Kalian bisa menyetir kan?
Rai : Bi-
Saka : Aku saja!
Rai : Nggk! mendingan aku.
Saka : Yaudah dehh.. (ββΈβγ)
Hinotama : Kalau begitu naik. Hyu-. Heh-?!!! Ξ£(γΠγοΌ)
Hyuki : *tertidur pulas
Sayon : Hyuki pasti ngantuk banget dah εΈ
Rei : K-kau benar.. (β‘^β^β‘) εΈ
Rai : Ayo berangkat.
Hikaru : Ck. Huh.. Hyuki, kita harus berangkat.
Hyuki : Hngg..
Yuika : Payah.
Hyuki : π’
Hinotama : Yuika, sebaiknya kau duduk di depan.
Yuika : Terserah.
Hyuki : I-iya.
Hinotama : Yosh. Kita berangkat.
Rai : //gas
Hinotama : Heh-?!!! (ΰΉβ’ΜΠ΄β’ΜΰΉ) OI RAI!!! TU ANAK!! //gas
Raya : Tu-tunggu dulu kak!! ini terlalu berlebihan!!
Rai : Semakin cepat semakin baik. Lagipula aku suka mobil ini.
Saka : Sudah kuduga seharusnya aku saja yang menyetir!
Sayon : Kalau niisan yang menyetir bisa makin parah tau.
Saka : Eh-!
Hinotama : Tu anak ngajak berantem!!
Hyuki : Tunggu dulu.. tidak boleh melebihi kecepatan maksimal.
Hikaru : Biarkan saja.
Hyuki : Eh?
__ADS_1
Hikaru : Kalau kita cepat sampai tujuan, kemungkinan dia tidak punya kesempatan untuk kabur.
Hyuki : Tapi-
Hikaru : Hyuki duduk yang benar.
Hyuki : Iya.
Yuika : Pftt..
Hyuki : π’
Hikaru : Yuika.
Yuika : Maaf.. maaf tuan Hikaru.
Hyuki : π’ dasar babi.
*di tempat lain..
Raya : Kau terlihat ahli menggunakan mobil ya.
Saka : Padahal sebenarnya aku lebih ahli.
Sayon : Diam jangan memotong pembicaraan.
Saka : (οΏ£γΈ οΏ£ εΈ
Rai : Ini memang mobil untuk kecepatan tinggi.
Saka : Entah kenapa ada yang aneh dengan pulau itu.
Rei : Eh? apa maksud senior?
Saka : Sudahlah panggil kak saja.
Rei : Oh, iya.
Saka : Kalau tidak salah, pulau itu juga memiliki penduduk yang tinggal disana.
Raya : Tapi kegunaan utama pulau itu adalah sebagai penjara.
Saka : Iya. Tapi kalau memang ada siluman disana, seharusnya para penduduk disana sudah mengetahuinya juga kan?
Rai : Warga Amerika tidak percaya dengan hal seperti itu. Karena itulah mereka hanya menganggap itu sebagai lelucon belaka.
Rei : Jadi.. para penduduk disana juga tidak tau?
Rai : Kemungkinan mereka tau. Tidak, setidaknya hanya beberapa dari mereka saja.
Saka : Karena itulah mungkin sulit menjelaskan pada mereka, mengingat level siluman mereka tidak bisa dilihat manusia biasa.
Rai : Kemungkinan penduduk yang tau pernah mendengar ataupun diganggu oleh mereka, tidak mungkin mereka bisa melihatnya.
Saka : Sudah jelas. Apalagi kalau siluman itu mengubah wujud menjadi wujud asli mereka
Sayon : Itu sih lebih merepotkan lagi.
Saka : Iya.
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....